Connect with us

Nusantara

RC Badak Pandeglang Sediakan RSP Gratis Bagi Keluarga Pasien

Published

on

Tim relawan RC Badak Pandeglang (Cakratara)

PANDEGLANG, CAKRATARA – Tim relawan kesehatan Respon Cepat Badan Darurat Kemanusiaan (RC Badak) cabang Kabupaten Pandeglang menyediakan Rumah Singgah Pasien (RSP) gratis bagi keluarga pasien yang kurang mampu guna mengoptimalkan pelayanan pasien dan keluarga pasien.

Pengadaan unit RSP tersebut diinisiasi langsung oleh para relawan pendamping kesehatan warga Kabupaten Pandeglang yang beralamat di depan RS Berkah Jalan Labuan Kampung Cikoneng, Desa Palurahan, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Salah seorang penggagas, Robi mengatakan, bahwa memang masih membutuhkan bantuan dan perhatian dari Pemkab Pandeglang melalui Dinas terkait. Karena, kata dia, selama ini pengadaan RSP masih membiayai sendiri atau gotong royong swadaya para anggota relawan.

“Pemerintah Kabupaten Pandeglang memang memiliki rumah singgah yang terletak di Kadu pereng Pandeglang, namun lokasi tersebut terlalu jauh sehingga keluarga pasien harus merogo uang transportasi yang cukup lumayan. Bukan hanya itu saja, waktu juga habis di jalan sehingga kita tidak bisa nungguin pasien,” kata Robi pada Senin (29/3/21).

Dikatakan Robi, RSP ini sudah ada 3 bulan dengan biaya murni hasil swadaya para relawan, tidak menggunakan dana anggaran dari pemerintah.

”RSP ini gratis, bila memang ada masyarakat (pasien) dari dalam atau luar Pandeglang, yang berobat ke RSUD pandeglang, namun tidak punya biaya untuk menginap atau tidur selama pasien dirawat, silahkan saja pakai RSP yang sudah disediakan,” kata Robi.

Pihak pengelola menyebutkan, RSP ini sewa perbulannya sekitar Rp 1.5 juta, uangnya berasal dari sumbangan beberapa relawan kesehatan (pendamping).

”Tidak hanya gratis menginap saja, pasien yang bersangkutan juga mendapatkan pelayanan lainnya, seperti makan dan minum seadanya,” ujarnya.

Sementara, Warga Pandeglang, Yeni membenarkan adanya rumah singgah gratis untuk pasien yang hendak berobat ke RSUD Pandeglang.

“Bagi yang membutuhkan bantuan kekurangan biaya silahkan saja datang ke RSP gratis tidak dipungut biaya satu rupiah pun. Karena kami bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan untuk membantu warga tidak mampu yang memerlukan pendampingan kesehatan,” kata Yeni.

”Dalam sehari ada sekitar dua sampai tiga pasien, kalau seminggu bisa mencapai puluhan dengan berbagai macam penyakit yang kita bantu sesuai kemampuan. Nah, dengan pendampingan kesehatanlah kami bantu warga yang memang tidak mampu itu,” imbuhnya.

Sumimah yang salah seorang relawan RSP mengharapkan adanya bantuan dari Pemkab Pandeglang melalui dinas terkait.

“Memang selama ini masih belum ada bantuan dari pihak manapun. Untuk diketahui, RSP ini murni hasil gagasan atau ide dari para relawan Pandeglang,” terangnya.

Diketahui, Rc Badak Pandeglang adalah satu wadah relawan yang membidangi kesehatan bagi warga masyarakat yang tidak mampu atau di bawah garis kemiskinan khususnya di Kabupaten Pandeglang dan umumnya Provinsi Banten dan siap bersinergi dengan pihak terkait.

Samsuni
Cakratara.com 2021

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Ikatan Pedagang Obat Adakan Baksos Santuni Anak Yatim

Published

on

Ikatan Pedagang Obat Nanggro Aceh Darussalam (Iponad) mengadakan bakti sosial (Baksos) santunan kepada anak yatim

ACEH TIMUR, CAKRATARA – Ikatan Pedagang Obat Nanggro Aceh Darussalam (Iponad) mengadakan bakti sosial (Baksos) santunan kepada anak yatim di Desa Meurandeh, Kecamatan Bandar Dua Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Aceh Timur pada Minggu (5/12/21).

Ketua pelaksana Ikatan Pedagang Obat Nanggro Aceh Darussalam (Iponad), Saifullah A.Kadir menyampaikan bahwa kegiatan santunan kepada anak yatim ini adalah amanah dari para rekan Pedagang Obat Kaki Lima Aceh.

“Kegiatan santunan kepada anak yatim selalu dilakukan oleh Iponad, tidak harus pada bulan Ramadhan atau lebaran saja, karena sedakah itu adalah amanah dari Allah dan untuk kita laksanakan,” ucap Saifullah.

Dikatakannya, sesungguhnya banyak amanah yang dititipkan, namun apakah dapat menyampaikan amanah itu atau tidak.

“Anak yatim salah satu yang menjadi tanggung jawab kita bersama untuk dipelihara. Karena itu kita sebagai manusia harus memperhatikan keadaan mereka dan kalau bukan kita semua siapa lagi yang akan memperhatikannya,” katanya.

Iponad hanya segelintir dari sekian organisasi lain tapi bukan besar dan kecilnya yang dipertimbangkan, rasa kepedulian bersama yang kita harapkan.

“Ini yang kesekian kali bagi Iponad menggelar bakti sosial berupa santunan pada anak yatim dan fakir miskin. Kami mengucapkan terimakasih kepada para donatur yang telah membantu untuk membuat tersenyum anak yatim. Semoga di tahun mendatang bukan hanya sedesa tapi se-kecamatan sehingga lebih berkesan dan semakin banyak yang berbagi,” harap Saiful.

Beberapa orang tokoh yang dikutip komentarnya pada acara tersebut salah satunya Zainuddin, S.Pd Keuchiek Desa Meurandeh Alue memberikan apresiasi terhadap Iponad, dimana kegiatan ini adalah langkah kepedulian umat kepada para anak yatim.

“Memberikan santunan anak yatim sebagai upaya kita menjalankan amanah yang dititipkan oleh Allah dan Rasul yang menjadi kewajiban kita untuk dilaksanakan,” tutupnya.

Rahmat
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

Prades dan Kades di Cileles Adakan Pertemuan Perkokoh Sinergitas

Published

on

Adih Subakti, S.IP menggagas untuk menyatukan komunikasi antara perangkat desa (Prades) dan Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Cileles,

LEBAK, CAKRATARA – Adih Subakti, S.IP menggagas untuk menyatukan komunikasi antara perangkat desa (Prades) dan Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Banten.

Pertemuan antara Prades dan Kades se-Kecamatan Cileles tersebut berlangsung di Gedung SDN 1 Margamulya Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak Banten pada Selasa (7/12/21) dihadiri Camat Cileles Ahyani, Spd beserta Bhabinkamtibmas dan jajarannya.

Adih Subakti, S.IP menggagas untuk menyatukan komunikasi antara perangkat desa (Prades) dan Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Cileles,

Pada kesempatan itu, Selaku penggagas kegiatan tersebut, Adih Subakti mengatakan bahwa melihat foto Cileles di tahun 2021 sangat buram bahkan jadi sorotan publik. Oleh karena itu, Adih mengajak bersama-sama bangkitkan Kecamatan Cileles dari keterpurukan.

“Mari bangun bersama bangkit bersama dari semua elemen media, OKP, ormas, kalangan dan lapisan masyarakat bersama pemangku kebijakan pemerintah demi terwujudnya meningkatkan kinerja pemerintah desa, kepala desa dan para staf, RT, dan RW dengan harapan semua bekerja keras demi untuk berjalan roda pembangunan di Kecamatan Cileles,” harap Adih Subakti.

Sementara itu, Kasi Ekbang Kecamatan Cileles, Ade Saepudin, Spd saat ditemui awak media mengatakan bahwa pertemuan tersebut mengambil tema bangkitkan semangat kinerja perangkat desa.

“Gagasan Adih Subakti sangat bagus dan menunjang untuk keterbukaan pemerintah desa dengan kepala desa terpilih periode 2021-2027,” ujarnya.

“Alhamdulilah kegiatan tersebut berjalan lancar sepakat bersinergi demi kemajuan di desa masing masing. Saling terbuka dengan berbagi informasi publik ke masyarakat di Kecamatan Cileles,” imbuhnya.

Dalam sambutannya Camat Cileles, Ahyani mendukung penuh sebuah gagasan yang menghasilkan beberap poin diantaranya dari sepuluh poin terbangunnya komunikasi dan koordinasi perangkat desa se-Kecamatan Cileles dalam mewujudkan sinegisitas bersama pemangku kebijakan pemeritah dan pemerintahan di Kecamatan Cileles.

“Insya Allah ke depan Kecamatan Cileles akan maju dan cemerlang dengan semua program yang disiapkan,” tutup Ahyani.

Suarna Ronald
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications