Cakratara.com-
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, disorot oleh sejumlah organisasi pers dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) terkait dugaan kejanggalan dan transparansi anggaran pada proyek pembangunan seperti sumur bor. Proyek penyediaan sarana air bersih ini dinilai memiliki pagu anggaran yang tidak wajar serta penentuan titik lokasi yang dipertanyakan oleh publik. Banyak nya sorotan terhadap Disperkim dengan Kadisnya yang diduga begitu tertutup,apakah Bupati kabupaten sukabumi akan mengevaluasi kinerja bawahanya di DISPERKIM.

Adanya berbagai pemberitaan yang kurang sedap terhadap disperkim kabupaten sukabumi sepertinya bagi kadis sendi Apriadi maupun Kabid Disperkim bukan masalah untuk direspon , terbukti ketika di konpirmasi lewat whatsapp kadis maupun kabid disperkim tidak sama sekali menanggapi

Dengan sikap tertutup membatasi komunikasi kadis dan kabid disperkim sewajarnya menjadi evaluasi Bupati kabuoaten Sukabumi, dengan sikap bawahanya tersebut,sorotan sorotan akan terus tertuju pada disperkim dengan berbagai sudut pandang dan yang terutama terkait transparansi publik.

‘ Kalau Pak Bupati dengan kepala dinas seperti disperkim saya rasa akan jadi peemasalahan dalam pelaksanaan pembangunan,lalu apa akan tercapai harapan Kabupaten Sukabumi lebih maju dan tenang,sementara transparansi dinas nya terus dipertanyakan dan sikap pejabat publik nya tertutup?” Celoteh warga.

Dengan masih adanya para kepala dinas yang diduga merasa paling punya jabatan dan menjaga jarak komunikasi ,sepertinya akan jadi sandungan dalam mengejar percepatan pembangunan sukabumi lebih maju,hal tersebut selayaknya menjadi masukan ke Bupati dalam memberikan Jabatan kepala dinas, kepala dinas yang membuka luas komunikasi akan menjadi kelancaran dalam pelaksanaan dan informasi.

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook