Gencarkan Vaksinasi dan Optimalkan KASIRA, Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi Sukses Pertahankan Status ‘Zero Rabies’
Cakratara.com’
Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Sukabumi di bawah kepemimpinan drh. Asep Kurnadi sukses mempertahankan status Nihil Kasus (Zero Cases) Rabies secara konsisten. Berdasarkan catatan data kesehatan hewan, Kabupaten Sukabumi berhasil mempertahankan tren positif tanpa temuan kasus rabies baru sejak tahun 2018 silam
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, drh. Asep Kurnadi, menegaskan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras seluruh jajaran dinas, partisipasi aktif masyarakat, serta langkah mitigasi preventif yang masif di lapangan
Rabies merupakan salah satu penyakit zoonosis menular yang sangat berbahaya bagi hewan maupun manusia. Komitmen kami jelas, perlindungan berkala harus terus berjalan guna mewujudkan wilayah Kabupaten Sukabumi yang sepenuhnya aman dari ancaman penularan ini,” ujar drh. Asep Kurnadi
Ada dua pilar utama yang menjadi kunci keberhasilan Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi dalam menekan penularan, antara lain
Optimalisasi Kader Siaga Rabies (KASIRA): Peran para kader di tingkat desa dan kecamatan diperkuat secara berkala. Disnak juga mentransformasi Kasira menjadi kader zoonosis yang lebih luas untuk memberikan edukasi dini, deteksi cepat, serta penanganan taktis langsung di tengah pemukiman warga
Akselerasi Vaksinasi HPR Massal dan Gratis: Melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas Pusat Kesehatan Hewan (UPTD Puskeswan), program jemput bola rutin digelar di wilayah-wilayah rentan. Bertepatan dengan momentum penting seperti Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day) 2026, posko pelayanan kesehatan hewan terpadu dibuka secara gratis guna mempermudah akses bagi warga pemilik anjing, kucing, maupun kera.
Berkat keberhasilan manajemen pengendalian penyakit ini, Kabupaten Sukabumi kini menjadi salah satu daerah percontohan nasional dalam hal efektivitas penanganan dan pencegahan risiko penularan infeksi bersumber hewan
Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Disnak terus mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersinergi, melaporkan jika terjadi indikasi gigitan Hewan Penular Rabies (HPR), serta rutin membawa hewan peliharaannya ke Puskeswan terdekat untuk mendapatkan perlindungan kekebalan secara berkala.



Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook