CAKRATARA.com — Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Kevin Wu menyalurkan bantuan kursi roda kepada warga di lima kelurahan di Jakarta Barat, Selasa (29/9/2026). Penyaluran dilakukan dengan mendatangi langsung rumah para penerima untuk memastikan bantuan diterima warga yang benar-benar membutuhkan.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 14.00 hingga 17.45 WIB itu menyasar warga di Kelurahan Tomang RW 06, Glodok RW 03, Wijaya Kusuma RW 06, Kebon Jeruk RW 02, dan Kedoya Utara RW 08.

Para penerima bantuan memiliki latar belakang usia dan kebutuhan yang beragam. Salah satunya Dewi Sekar, anak berkebutuhan khusus berusia 10 tahun, hingga Muhammad Hasan yang telah berusia 99 tahun.

Penyaluran kursi roda tersebut turut didampingi petugas Dinas Sosial, lurah, camat, pengurus RW, serta tokoh masyarakat setempat. Kebutuhan warga sebagian besar diketahui melalui pengaduan masyarakat yang disampaikan melalui pengurus DPRt dan DPC PSI setempat maupun kanal aduan Sobat Kevin Wu.

“Menjadi anggota dewan berarti hadir dan bekerja menindaklanjuti aspirasi masyarakat setiap saat, bukan hanya datang ketika musim kampanye. Kursi roda mungkin terlihat sebagai bantuan yang sederhana, tetapi bagi penerima dan keluarganya, ini dapat berarti mobilitas, kemandirian, dan kualitas hidup yang lebih baik,” ujar Kevin.

Menurut Kevin, kunjungan langsung dari rumah ke rumah diperlukan untuk memastikan bantuan diterima oleh warga yang membutuhkan. Selain itu, cara tersebut juga memungkinkan dirinya melihat secara langsung berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

“Aduan warga tidak boleh berhenti sebagai pesan yang masuk atau sekadar angka dalam laporan. Setiap aduan mewakili manusia dan keluarga yang membutuhkan jalan keluar. Tugas kami adalah memastikan aspirasi itu diperiksa, dikawal, dan sebisa mungkin dituntaskan,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Kevin juga menemukan sejumlah warga kurang mampu yang tengah menghadapi kesulitan, namun belum tercatat sebagai penerima bantuan pemerintah. Salah satu persoalan yang mencuat berkaitan dengan klasifikasi desil kesejahteraan warga yang berada pada desil 6 hingga 10 sehingga tidak memenuhi kriteria sejumlah program bantuan, meskipun kondisi faktual di lapangan menunjukkan mereka masih membutuhkan dukungan.

“Data harus menjadi alat untuk memastikan bantuan tepat sasaran, bukan tembok yang membuat warga rentan terlewat. Jika kondisi faktual warga tidak sesuai dengan data, harus tersedia mekanisme verifikasi dan perbaikan yang mudah, cepat, dan manusiawi,” tegas Kevin.

Kevin menyatakan berbagai temuan selama kunjungan tersebut akan menjadi bahan tindak lanjut bersama instansi terkait. Ia juga mengajak warga yang membutuhkan pelayanan maupun menemukan persoalan sosial di lingkungannya untuk menyampaikan laporan melalui pengurus wilayah atau kanal aduan Sobat Kevin Wu.

Kevin turut mengapresiasi Dinas Sosial, jajaran kecamatan dan kelurahan, pengurus RW, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pendataan, pendampingan, hingga proses penyaluran kursi roda.

“Kolaborasi seperti inilah yang harus terus diperkuat. Tidak boleh ada warga yang luput dari perhatian hanya karena tidak tahu harus mengadu ke mana atau kesulitan mengakses pelayanan,” tutup Kevin. •angga

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook