CAKRATARA.com – Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, menegaskan Turnamen Mini Soccer 2026, Piala Wali Kota Jakarta Barat, bukan sekadar ajang perebutan gelar juara, melainkan menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, Forkopimko, TNI, Polri, dan masyarakat dalam membangun semangat kebersamaan melalui olahraga.

Pernyataan tersebut disampaikan Iin usai membuka Turnamen Mini Soccer Piala Wali Kota Jakarta Barat di Lapangan Meroedja Sport Park, Kembangan, Jumat (10/7/2026). Turnamen yang berlangsung selama tiga hari hingga Minggu itu diikuti 18 tim yang berasal dari unsur pemerintah dan masyarakat.

Iin mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan turnamen sehingga seluruh rangkaian kegiatan pada hari pertama berjalan dengan tertib dan lancar.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan hari pertama berjalan lancar. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga seluruh agenda dapat terlaksana dengan baik,” ujar Iin Mutmainah.

Menurutnya, Turnamen Mini Soccer Piala Wali Kota Jakarta Barat menjadi penutup rangkaian kegiatan olahraga dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun Kota Jakarta yang telah dimulai sejak Juni 2026 melalui Turnamen Bulu Tangkis. Ia berharap semangat olahraga yang telah dibangun tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berkembang menjadi budaya positif di tengah masyarakat.

Iin menegaskan Pemerintah Kota Jakarta Barat berkomitmen menjadikan turnamen tersebut sebagai agenda tahunan karena dinilai mampu mempererat hubungan antarlembaga sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.

“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun. Selain menyemarakkan HUT Kota Jakarta, turnamen ini menjadi wadah mempererat kebersamaan antara pemerintah, Forkopimko, TNI, Polri, dan masyarakat,” katanya.

Lebih jauh, Iin menaruh perhatian besar terhadap pembinaan atlet usia dini. Menurutnya, turnamen tersebut menjadi kesempatan bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan mereka sehingga dapat dipantau dan dibina secara berkelanjutan.

“Banyak talenta muda yang tampil dalam turnamen ini. Setelah kompetisi selesai, mereka akan diarahkan mengikuti pembinaan lebih lanjut melalui Suku Dinas Pemuda dan Olahraga bersama Pusat Pendidikan dan Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP). Anak-anak yang memiliki potensi juga dapat melanjutkan pembinaan di sekolah atlet agar menjadi atlet berprestasi,” tutur Iin Mutmainah.

Ia optimistis pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan akan melahirkan atlet-atlet sepak bola berbakat yang mampu mengharumkan nama Jakarta Barat hingga tingkat nasional.

Selain fokus pada pembinaan atlet, Iin juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat memanfaatkan fasilitas olahraga di Meroedja Sport Park yang baru diresmikan beberapa bulan lalu. Menurutnya, kawasan tersebut kini menjadi pusat aktivitas olahraga masyarakat dari berbagai kalangan.

“Setiap hari masyarakat datang ke sini untuk berolahraga, mulai dari jogging, bermain basket hingga mini soccer. Ini menunjukkan fasilitas publik seperti ini memang sangat dibutuhkan masyarakat. Ke depan kami berharap setiap wilayah di Jakarta Barat memiliki ruang olahraga yang memadai,” ungkapnya.

Menanggapi aspirasi masyarakat terkait penambahan fasilitas bermain anak di kawasan Meroedja Sport Park, Iin memastikan Pemerintah Kota Jakarta Barat akan menggandeng Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Jakarta Barat bersama Forkopimko untuk membangun kolaborasi dalam penyediaan sarana publik yang lebih lengkap.

“Kami akan berdiskusi bersama Forum CSR Jakarta Barat dan berbagai pihak agar kebutuhan masyarakat, termasuk ruang bermain anak, dapat diwujudkan melalui kolaborasi,” pungkas Iin Mutmainah. •angga/erwin 

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook