CAKRATARA.com – Semangat juang dan kebanggaan terhadap budaya Indonesia terpancar kuat dalam gelaran Nyimas Banten Open Tournament 2025 yang sukses diselenggarakan di Pamulang Community Center 27 April 2025.

Kejuaraan ini menjadi ajang bergengsi khusus bagi para pesilat putri dari berbagai daerah, menggabungkan nilai prestasi, sportivitas, dan pelestarian budaya.

Sekitar 100 pesilat dari berbagai perguruan ambil bagian, bertanding dalam kategori usia dini, pra-remaja, remaja, hingga dewasa. Mereka menampilkan teknik dan mental yang luar biasa di setiap kelas pertandingan, dalam suasana kompetitif yang tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Devita Analisandra, ketua penyelenggara turnamen, dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga atas semangat luar biasa yang ditunjukkan para peserta.

Nyimas Banten Open 2025, Momentum Emas Pencak Silat Perempuan.
Nyimas Banten Open 2025, Momentum Emas Pencak Silat Perempuan.

“Nyimas Banten Open Tournament 1 adalah komitmen kami untuk memberikan ruang lebih luas bagi atlet perempuan dalam pencak silat. Ini bukan hanya soal kemenangan, tetapi tentang membangun karakter, semangat, dan cinta terhadap budaya bangsa,” ujar Devita.

Turnamen ini merupakan inisiatif dari Oksa Optima sebagai bentuk nyata dukungan terhadap perkembangan pencak silat di kalangan perempuan muda, serta sebagai sarana melahirkan atlet-atlet nasional masa depan.

Kejuaraan ditutup dengan pemberian medali dan penghargaan kepada para juara, termasuk tiga kontingen terbaik. Juara umum 1 diraih oleh Tapak Suci Pimda 142, juara umum 2 oleh PSHT Mediterania Ranting Cikupa, dan juara umum 3 oleh Tapak Suci Pamtim.

Antusiasme peserta, dukungan pelatih, ofisial, dan masyarakat umum menunjukkan bahwa pencak silat tetap menjadi kebanggaan bangsa dan patut terus dikembangkan.

Ketua Umum IPSI Banten, Ajat Sudrajat, yang turut hadir, menyampaikan apresiasi dan harapan agar kejuaraan ini dapat menjadi agenda tahunan bersama IPSI Banten. Ia menyatakan keinginan untuk bekerja sama dengan Oksa Optima di masa mendatang.

Ketua IPSI Kota Tangerang Selatan, Delima Bungsu Andy, juga mengungkapkan kebanggaannya karena turnamen khusus perempuan ini pertama kali digelar di wilayahnya.

Penyelenggara berharap Nyimas Banten Open Tournament dapat menjadi agenda tahunan dan menjadi bagian penting dalam perjalanan prestasi atlet putri Indonesia. •antorius gulo

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook