CAKRATARA.com — Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi DKI Jakarta (PWI Jaya) akan menyelenggarakan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) pada Rabu, 19 November 2025, bertempat di Ruang Nusantara Lantai 6 Blok A, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan. Kegiatan dijadwalkan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

OKK PWI Jaya Angkatan XXIII Tahun 2025 diikuti sebanyak 53 calon anggota. Jumlah ini menunjukkan tingginya minat para pekerja media untuk bergabung dengan organisasi profesi kewartawanan terbesar di Indonesia.

Pada tahun ini, PWI Jaya menghadirkan inovasi baru berupa penerapan ujian tertulis sebagai salah satu bentuk penilaian peserta. Terobosan ini dilakukan untuk memastikan setiap calon anggota memiliki pemahaman yang kuat mengenai organisasi, etika profesi, dan standar kerja jurnalistik.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo telah membentuk Tim Penilai Ujian Tertulis yang diketuai oleh Dr. Bagus Sudarmanto. Ia dibantu oleh Stansislius Jumar Sudiyana dan Haresti Asysy Amrihani, masing-masing selaku Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah PWI Jaya dan Sekretaris II PWI Jaya.

“Ini sejalan dengan tekad kami untuk memperkuat organisasi dengan anggota yang kompeten dan berintegritas,” ujar Kesit Budi Handoyo, Selasa (18/11/25).

Kesit menjelaskan bahwa Tim Penilai Ujian Tertulis bertugas menyusun instrumen penilaian, melakukan koreksi, serta memberikan rekomendasi hasil ujian.

“Kami berharap seluruh peserta OKK mampu melewati ujian ini,” jelas Kesit.

Dr. Bagus Sudarmanto menegaskan bahwa penilaian tertulis ini bukan sekadar formalitas, melainkan alat ukur untuk memastikan setiap calon anggota memahami nilai dasar organisasi dan kode etik jurnalistik sejak awal.

Pada kegiatan OKK kali ini, sejumlah pemateri turut hadir dari lingkungan PWI Jaya, di antaranya Penerus Bonar, Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan, yang membawakan materi Peraturan Dasar/Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT). Hadir pula Z.A. Retno Intani, anggota Dewan Kehormatan, dengan materi tentang UU Pers No. 40/1999, Kode Etik Jurnalistik, serta Pedoman Pemberitaan Ramah Anak. Sesi esai dan penulisan berita akan dipandu langsung oleh Dr. Bagus Sudarmanto.

Dengan lokasi pelaksanaan yang representatif serta adanya sistem evaluasi baru, OKK tahun ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi calon anggota sekaligus memperkuat pemahaman mereka terhadap profesionalisme dan etika jurnalistik. •erwin

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook