Connect with us

Nusantara

PW GNPK-RI Soroti Dugaan Material Ilegal Pelaksanaan P3TGAI

Published

on

PW GNPK-RI menyoroti program Proyek Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) yang diduga menggunakan material pasir ilegal

LEBAK, CAKRATARA – PW GNPK-RI menyoroti program Proyek Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) yang diduga menggunakan material pasir ilegal atau pasir laut yang mana proyek tersebut sudah berjalan di beberapa wilayah.

Pelaksanaan program Proyek Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) diketahui pekerjaannya sudah berjalan berlokasi di beberapa desa salah satunya di wilayah Lebak Selatan, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Ketua PW GNPK-RI, Sudarmanto mengatakan, bahwa pemerintah sudah mengajurkan para pelaksana P3TGAI untuk menggunakan pasir legal.

Sudarmanto juga mengungkapkan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Lebak sudah menutup lokasi pasir laut ilegal yang berada di Lebak Selatan melalui Muspika dan Satpol-PP kecamatan setempat

“Lokasi pasir laut ilegal itu seperti lokasi Pasir Cihara, Panggarangan dan Bayah sudah ditutup oleh Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Muspika dan Satpol-PP kecamatan, tapi pada kenyataannya semua proyek P3TGAI yang saya datangi ke lokasi kegiatannya rata-rata diduga masih menggunakan pasir laut atau pasir ilegal,” ungkap Ketua PW GNPK-RI Sudarmanto kepada wartawan saat buka bersama di Malingping pada Senin (26/4/2021).

Itu artinya, Sudarmanto menduga bahwa pelaksana proyek P3TGAI sama saja mendukung kegiatan penambangan pasir ilegal.

“Anehnya lagi dapat dari mana pasir laut tersebut, karena yang saya tahu sekarang ini lokasi tambang pasir laut yang ada di Lebak Selatan semua sudah ditutup. Tapi mereka masih bisa mendapatkan pasir tersebut,” kata Sudarmanto yang merasa heran.

Diketahui proyek P3TGAI ini merupakan Proyek milik Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) yang dikerjakan oleh kelompok pertanian setempat dengan nilai anggaran sebesar RP.195.000.000,- sumber anggarannya dari APBN Pemerintah Pusat tahun 2021,” tutup Sudarmanto.

Gunawan Belong
Cakratara.com

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Menjelang Milad GAM, Bupati Aceh Timur Himbau Perdamaian

Published

on

Menjelang Milad GAM ke-45 tahun pada 4 Desember 2021 mendatang, Bupati menghimbau masyarakat Aceh Timur tidak anarkis

ACEH, TIMUR, CAKRATARA – Menjelang Milad GAM ke-45 tahun pada 4 Desember 2021 mendatang, Bupati Aceh Timur H Hasballah Bin HM Thaib SH menghimbau masyarakat Aceh Timur tidak anarkis dan tetap menjaga perdamaian.

“Tolong pada empat Desember khusus kombatan dan umumnya masyarakat Aceh Timur jangan ada yang anarkis dan tetap menjaga perdamaian yang telah kita capai ini dengan baik,” harap Bupati Aceh Timur yang akrab disapa Rocky ini, dalam siaran pers yang dikeluarkan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Aceh Timur, Senin (29/11/2021).

Menurut Rocky, untuk kegiatan seperti bakti sosial dan doa bersama tidak jadi persoalan, apalagi bersifat untuk kebaikan dan kemaslahatan ummat. Asal jangan melakukan tindakan anarkis yang dapat melanggar dengan hukum.

“Kalau melakukan kegiatan bakti sosial maupun doa bersama itu silahkan saja, karena tidak tidak bertentangan dengan hukum apalagi tujuannya juga baik, yang penting dalam merayakan Milad 4 Desember tidak anarkis. Berbuat baik kepada masyarakat lebih bagus dari pada melakukan tindakan yang melanggar dengan hukum,” kata Rocky.

Terkait persoalan menaikkan bendera, menurut Bupati Aceh Timur ini alangkah baiknya menunggu intruksi pimpinan, kalau pimpinan katakan boleh baru bisa dinaikkan, namun jika kata pimpinan tidak boleh, maka tidak boleh dilakukan.

“Kalau terkait penaikan bendera Bintang Bulan kita tunggu intruksi dari pimpinan, jika intruksi dari pimpinan boleh baru bisa, kalau tidak maka tidak boleh,” tandas Bupati Aceh Timur Rocky.

Sebagai kepala daerah di Aceh Timur, Rocky sangat berharap agar kondisi di Aceh Timur tetap kondusif, dan masyarakat diminta tetap menjaga perdamaian Aceh yang telah berjalan selama 16 tahun sejak ditandatanganinya MoU Helsinki, pada 15 Agustus 2005 lalu.

“Menjelang Milad GAM yang ke 45 tahun, saya turut mengucapkan selamat, semoga Aceh tetap dalam kedamaian demi menuju masa depan Aceh yang lebih baik,” ucap Rocky mengakhiri keterangannya.

Rahmat
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading

Nusantara

Desa Mekarmanik Melaksanakan Perbaikan Jalan Tanjakan Kadusati

Published

on

Lokasi jalan ini memang titik lokasi yang benar-benar parah dan perlu perbaikan selain jalan utama menuju Desa Mekarmanik

LEBAK, CAKRATARA – Pemerintah Desa Mekarmanik, H Aliyudin melakukan sosialisasi dengan masyarakat setempat, untuk pengurugan dan sekaligus perbaikan jalan tanjakan kadusati pada hari Senin (29/11/2021).

Lokasi jalan ini memang titik lokasi yang benar-benar parah dan perlu perbaikan selain jalan utama menuju Desa Mekarmanik, lokasi ini juga merupakan perbatasan Desa Bojongmanik yang selama ini benar-benar butuh perbaikan dan sekaligus pembangunan.

Aliyudin mengharapkan kepada pemerintahan Lebak, agar bisa membantu dan mendukung pembangunan-pembangunan akses jalan poros Desa, yang selama ini perlu di perbaiki dan di bangun.

Saya sebagai kepala Desa Mekarmanik, berharap semoga kedepannya akses jalan menuju ke Mekarmanik bisa lebih bagus lagi karena dengan bagusnya akses jalan,sangat mempengaruhi kepada tumbuhnya perekonomian masyarakat.jadi kalau akses jalan bagus,masyarakat yang penghasilannya dari bertani,masyarakat kami pun bisa menjual hasil panen dengan harga bagus dan mudah untuk di pasarkan, tuturnya.

Entus yang merupakan salah satu warga Bojongmanik juga menuturkan kepada Awak Media,”Betul pak,jalan ini memang sudah lama rusak dan berlobang, dari mulai perbatasan Desa Bojongmanik sampai kampung baru.akses jalan ini bener-bener sulit untuk di lalui kendaraan karena selain jalanan hancur,juga badan jalan berlubang, ucap Entus.

Sekarang termasuk aga mendingan pak.dulu sangat parah,namun dulu sempat di urug dan di perbaiki oleh pemerintah Desa Mekarmanik (H Aliyudin)sehingga Alhamdulillah akses jalan menjadi sedikit mudah dan lancar untuk para pengguna jalan.

Sekarang Alhamdulillah, H. Aliyudin juga melakukan pengurugan lagi bersama masyarakat setempat untuk di perbaikinya.saya selaku masyarakat,mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Desa Mekarmanik yang begitu peduli,sekalipun beliau harus kehujanan, beliau tetap semangat dan selalu menyatu dengan masyarakat, tutupnya.

Suteja
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications