Connect with us

Metropolitan

BNSP Soal Larangan UKW: Tak Ada Statement Itu

Published

on

Soal Pemberitaan yang menyebutkan larangan Dewan Pers melaksanakan (UKW) dibantah oleh Kepala Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)
Foto ilustrasi BNSP (Cakratara)

JAKARTA, CAKRATARA – Soal Pemberitaan di beberapa media siber yang menyebutkan larangan Dewan Pers melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dibantah oleh Kepala Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Kunjung Maseta.

“Soal pemberitaan itu sudah dikonfirmasi ke Prof Nuh. Komisioner BNSP tidak membuat statement demikian. Kami di BNSP kalau ada pengajuan pendirian LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) di bidang pers harus ada rekomendasi dari Dewan Pers,” kata Kepala BNSP Kunjung Masehat kepada Ketua Dewan Pers Prof Dr Ir M. Nuh pada Senin (19/4/2021).

Beberapa media siber sebelumnya, menyiarkan berita soal Komisoner BNSP Henny Widyaningsih ketika menyampaikan arahannya kepada puluhan peserta pelatihan asesor BNSP bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2018 tentang BNSP.

BNSP merupakan satu-satunya lembaga yang diberikan kewenangan oleh Undang-Undang untuk melaksanakan sertifikasi kompetensi.

“Dewan Pers boleh melaksanakan sertifikasi kompetensi, tapi harus lewat LSP yang berlisensi BNSP,” tandas Henny.

Kepada Ny Tetty DS Ariyanto, Komisioner BNSP Bidang Penjaminan Mutu, Perencanaan, Kerjasama dan Hukum BNSP, Henny Widyaningsih membantah narasi tajam itu.

Ia mengatakan memang memberikan paparan mengenai sertifikasi profesi pada acara puluhan peserta pelatihan asesor BNSP yang berlangsung di Ruang Serba Guna LSP, Lantai 5 Kompleks Ketapang Indah Jakarta Pusat, 14-18 April 2021 lalu. Tapi, sama sekali tidak pernah mengatakan seperti yang ditulis sejumlah media.

“Prof, itu baru pelatihan asesor.  Belum dilisensi LSPnya. Saya sudah sampaikan kepada CLSP agar meminta rekomendasi ke Dewan Pers karena itu persyaratan lisensi,” jelas Ny Tetty DS Ariyanto, komisioner yang selama ini kerap berkomunikasi dengan Dewan Pers terkait masalah uji kompetensi wartawan.

Dewan Pers sendiri yang sah berdiri berdasarkan ketentua pasal 15 UU Pers no 40 tahun 1999 sudah sejak tahun 2010 melaksanakan program sertifikasi wartawan. Yakni, setelah merumuskan Standar Kompetensi Wartawan, hasil kesepakatan semua konstituen Dewan Pers. Yakni, wakil organisasi wartawan, wakil perusahaan media, wakil organisasi perusahaan media dalam pelbagai platform media. Impelentasi sertifikasi itu dilaksanakan melalui proses uji kompensi wartawan yang dilaksanakan lembaga uji kompetensi wartawan yang ditunjuk Dewan Pers.
Sejak dilaksanakan selama lebih 10 tahun oleh 17  lembaga uji kompetensi wartawan, program itu sudah memberikan lebih 18.000 sertifikat dan kartu kompetensi kepada para wartawan.

Dewan Pers sejak dua tahun terakhir,  sebenarnya sudah mendiskusikan dengan BNSP ihwal program sertifikasi wartawan. Sudah ada rencana untuk menjalin kerjasama secara fungsional dan profesional guna dapat meningkatkan terus kualitas dan profesionalitas wartawan Indonesia.

(Red/Jo)
Cakratara.com

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Metropolitan

Nomor Urut 2 Kades Terpilih Desa Salaraja

Published

on

nomor urut 2 dengan warna bendera Biru Emboy Cahyana, yang terpilih secara demokrasi di Desa Selaraja Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak

LEBAK,, CAKRATARA – Massa geruduk rumah Kades ( Kepala Desa) terpilih nomor urut 2 dengan warna bendera Biru Emboy Cahyana, yang terpilih secara demokrasi di Desa Selaraja Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak Provinsi Banten, Minggu (24/10/2021) Pukul 15 : 00 Wib.

Massa yang Datang ke kediaman sang Pemenang Pilkades dengan Antusias merayakan merayakan kemenangan Kepala Desa Selaraja Terpilih, Emboy Cahyana.

Ini adalah bentuk rasa bersyukur para pendukung dan simpatisan JarBoy (Jaro Emboy) yang bersuka ria dan untuk menyampaikan selamat atas terpilihnya lagi Emboy Cahyana menjadi Kepala Desa Selaraja.

Ratusan warga yang bersuka ria tidak bisa dihalangi, bersorak sorai mendatangi rumah Jaro Emboy, warga yang mendengar Cakades nya menang hasil penghitungan suara mengungguli lawannya No. Urut Satu M. Jaya Rahmat bendera warna merah di Setiap TPS,

Saat wartawan Cakratara berusaha menghubungi Ketua Panitia Pilkades Desa Selaraja Juhaendi, melalui sambungan telepon maupun W-A belum memberikan jawaban.

Sementara itu Boik salah seorang tim sukses Cakades Desa Selaraja Urut 2 Emboy Cahyana menyampaikan rasa syukur kepada Allah dan kegembiranya kepada media Cakratara.

“Syukur alhamdulillah, beberapa bulan kami timses Emboy Cahyana bekerja tanpa pamrih, bersama seluruh warga masyarakat Desa Selaraja, dan mendapatkan hasil keluar sebagai pemenang. Kontestasi Pilkades 2021,Desa Selaraja, ungkapnya dengan dengan penuh haru

Begitu juga dengan tim sukses lainnya, yang menyampaikan rasa bersyukur kepada Allah SWT.

” Saya sangat bersyukur sekali, dan Alhamdulilah perjuangan kami (TimSes) tidak sia² Dan ini membuktikan bahwa di Desa Selaraja masih butuh sosok pemimpin yang terus membangun desa ini, ucap Salah satu Timses Jhon Coboy, biasa di panggil,

Suasana rumah Kepala Desa Selaraja terpilih yang ada di Kampung Bojong Pintu ini, tampak warga datang silih berganti untuk mengucapkan selamat atas kemenangan dan terpilihnya Emboy Cahyana, sebagai Kepala Desa Selaraja 2 Periode,

Saat di konfirmasi Lewat Media Sosial WA, Emboy Cahyana mengatakan ini Kemenangan Untuk seluruh Masyarakat Desa Selaraja tidak ada Nomor satu atau dua maupun bendera Biru atau bendera merah, mari sama” kita bangun Desa Selaraja tercinta kita Tutupnya,

M Wijaya
Cakratara

Continue Reading

Metropolitan

Memasuki Musim Hujan, Dinas SDA DKI Bangun Resapan Air

Published

on

Memasuki musim hujan, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mulai membangun sedikitnya 44 titik sumur resapan air atau kolam modular

JAKARTA, CAKRATA – Memasuki musim hujan, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mulai membangun sedikitnya 44 titik sumur resapan air atau kolam modular di Komplek Perumahan Green Garden, Kedoya Utara, Kebun Jeruk, Jakarta Barat.

Ketua RW 10 Pendi Dermawan mengatakan, Warga Perumahan Green Garden sangat berterima kasih atas dibangunnya sumur resapan atau kolam modular.

“Ini semua berkat aspirasi kita semua yang disampaikan langsung ke Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto waktu itu berkunjung ke sini,“ ujar Pendi Dermawan kepada media yang dikutip pada Jumat (22/10/21).

“Memang Jalan Boulevard antara RW 04 dan RW 10, itu rawan genangan air, kita sebagai orang tua sangat khawatir, apa lagi saat ini memasuki musim hujan yang punya anak perempuan sangat was-was kalau pulang kerja malam hari,” imbuhnya.

Ditemui di lokasi proyek, Projek Manager (PM), Dedi mengatakan, selaku penyedia dan konsultan PT Arvirotech berharap pembangunan modular dapat berfungsi dengan maksimal.

“Kami berharap modular ini dapat berfungsi secara maksimal. Sebagai sampling dan harapan program Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat banyak khususnya warga DKI Jakarta,” harap Dedi.

Sementara itu, Direktur Operasional, Yefie menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan air hujan meresap ke tanah, artinya ada sirkulasi air.

“PT Arvirotech mendapatkan kegiatan ini sebesar 4800 M3 dengan anggaran sekitar Rp. 30 Milyar, diseluruh DKI Jakarta selain Pulau Seribu, dengan sistem e-Katalog,” kata Direktur Operasional, Yefie belum lama ini.

Pelaksana PT Arvirotech, Rio juga optimis pembangunan modular atau sumur resapan ini, dapat selesai akhir bulan November 2021. Dalam kurun waktu lebih kurang 2 minggu ini, progres pekerjaan sekitar 65 persen,” tutup Rio.

Red
Cakratara

Continue Reading

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications