Connect with us

Metropolitan

Ade Multiawan Gelar Syukuran Usai Sumpah Sebagai Advokat

Published

on

Seorang Advokat Ade Multiawan (Wawan) mengadakan syukuran setelah disumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Banten belum lama ini.

TANGERANG, CAKRATARA – Seorang Advokat Ade Multiawan (Wawan) mengadakan syukuran setelah disumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Banten belum lama ini.

Ade Multiawan dengan amat penuh pertimbangan yang benar-benar matang, dan ingin lebih fokus lagi menaungi dunia hukum, serta ingin mengabdi kepada NKRI dan terutama bisa membantu masyarakat sekitar yang sekiranya membutuhkan bantuan hukum, tanpa memandang dari segi apapun.

“Hari ini dan ke depan kita melangkah dengan profesi baru, menjadi advokat yang tentunya punya tanggung jawab moral lebih tinggi lagi untuk melakukan pengabdian terhadap masyarakat banyak. Profesi ini adalah profesi terhormat “Officium Nobile,” kata Ade Multiawan atau Wawan.

Wawan berharap, bahwa pengakatan atau pengambilan sumpah yang menandakan sebagai Advokat mandiri, jangan membuat keluarga menyalahgunakan, artinya jangan ketika sudah pengacara sesuka hati membuat masalah, baik itu keluarga, maupun yang lainnya.

Menurutnya, Advokat muda menaruh harapan penegakan hukum lebih baik dan semakin terbukanya mengabdi kepada masyarakat.

“Advokat adalah sebuah profesi terhormat yang harus di jaga oleh advokat itu sendiri. Semoga dengan semangat baru para advokat muda bisa menjadi semangat positif untuk Peradi dan penegakan hukum di indonesia,” ungkapnya.

“Tentu harapan kita sebagai seorang advokat dapat mampu mengimbangi penegak hukum yang ada di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Artinya bagaimana orang itu mendapatkan haknya ketika berhadapan dengan hukum dan bagaimana keadilan itu ditegakkan di tengah tengah masyarakat,” paparnya.

Setelah resmi di sumpah di pengadilan tinggi Banten, Wawan mengajak seluruh keluarga besarnya dan rekan-rekannya dengan menggelar syukuran buka puasa bersama di rumah makan kampung kelapa, kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu (18/4/2021).

Doa syukuran yang dilaksanakan tentu suatu tanda terimakasihnya Kepada Allah SWT, yang telah memberikan berkat dan ilmu dan juga kepada keluarga yang selalu memberikan dukungan, semangat serta teman-teman advokat lainnya yang selama ini saling berbagi pengalaman dan ilmu satu sama lain.

“Maka, dengan disumpahnya jadi advokat, semoga amanah dan tetap menjunjung tinggi dasar negara dan hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia,” tutup Wawan.

Sebanyak 45 orang advokat yang disumpah dalam sidang terbuka di Pengadilan Tinggi Banten yang dipimpin oleh Ketua Pengadilan Tinggi Banten yakni Respatun Wisnu Wardoyo, S.H.

Dalam sumpah advokat yang digelar tersebut dihadiri oleh Pengurus DPP KAI Sekretaris Jendral Heytman Jansen Simamora, SH, Wasekjen Chairul Aman, SH.MH beserta jajarannya dan Pengurus DPD KAI Provinsi Banten beserta jajaranya.

Sekjen DPP KAI Heytman Jansen mengucapkan selamat atas Advokat yang baru di sumpah, semoga selalu amanah.

Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan Tinggi Banten Respatun Wisnu Wardoyo, SH mengucapkan selamat atas telah disumpahnya para advokat.

“Semoga para advokat sukses dalam menjalani karir karena menjadi advokat tidaklah mudah dimana untuk menjadi seorang advokat haruslah banyak melakukan praktek dan menambah ilmu-ilmu hukum dengan belajar kepada senior-senior yang telah berpengalaman untuk belajar dan menambah wawasan mengenai ilmu hukum yang terus berkembang,” ujarnya.

Kepada pengurus Organisasi Advokat Kongres Advokat Indonesia yang telah mempercayakan kepada Pengadilan Tinggi Banten untuk mengambil sumpah advokat demi memenuhi syarat dalam Undang-Undang Advokat dan beliau meminta maaf apabila ada salah dalam persiapan.

Sedangkan Ketua DPD KAI Provinsi Banten Bapak Damsik, SH., MH., CIL pun turut mengucapkan selamat kepada para Advokat yang telah disumpah hari ini.

“Sumpah advokat ini merupakan tahapan terakhir dari rangkaian proses untuk menjadi Advokat. Namun Damsik juga berpesan kepada Advokat muda yang telah disumpah agar menghayati sumpah yang telah diucapkan tadi agar memegang teguh sumpah yang diucapkan tadi dan menjaga kode etik advokat, dan harus wajib membantu orang yang membutuhkan keadilan tidak boleh menolak ketika orang yang minta bantu tidak mempunyai uang,” tutupnya.

Anton Hermawan
Cakratara.com

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Metropolitan

JCI Depok Adakan Local Convention Perkokoh Pondasi Organisasi

Published

on

Junior Chamber Internasional (JCI) Depok mengadakan local convention dengan tema "perkokoh pondasi organisasi dan terus bangkitkan semangat

DEPOK, CAKRATARA – Junior Chamber Internasional (JCI) Depok mengadakan local convention dengan tema “perkokoh pondasi organisasi dan terus bangkitkan semangat diri menuju tahun 2022 kita aktifkan” bertempat di Gedung Balai Pelatihan Koperasi dan UMKM (Balatkop) Jalan Bahagia Raya Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Sabtu (4/12/2021).

Diketahui, JCI Depok bersiap menghadapi tantangan baru di tahun berikutnya dengan bergantinya tonggak kepemimpinan dari sebelumnya Local President 2021 M. Yusuf Muttaqien TI.str., MMSI telah dilanjutkan kepemimpinannya oleh President 2022 terpilih Arinaldo melalui pemilihan yang diselenggarakan pada Local Convention 2021 setelah berhasil mengalahkan pesaingnya Yasirman Tarmizi melalui voting resmi.

Dengan diadakannya Local Convention ini menjadikan perubahan jabatan yang diemban M. Yusuf Muttaqien TI.str., MMSI dari sebelumnya sebagai Local President (LP) telah berganti menjadi Immediate Past President ( IPP).

Besar harapan Local President 2021 Yusuf untuk Local President 2022 Arinaldo S.Ds, agar dapat melanjutkan kesuksesan yang telah dibangun selama ini dimana pandemic covid telah merubah semua dinamika organisasi sehingga butuh perjuangan besar di tahun ini untuk melakukan program pengembangan kepemimpinan bagi anak muda yang berada di Kota Depok agar terus termotivasi dan bangkit untuk ke depan yang lebih baik.

Sebagai Local President JCI Depok 2022 Arinaldo yang akrab dipanggil Bang Edo mengajak seluruh pemuda Depok khususnya member JCI Depok atau yang biasa disebut Jaycees untuk berkontribusi dalam pengembangan diri anak-anak muda di Kota Depok untuk menjadi pribadi yang unggul dan kelak bisa menjadi pemimpin di Kota Depok yang selanjutnya mampu menghadirkan solusi untuk masalah-masalah yang ada di Kota Depok.

“Di tahun 2022 yang sebentar lagi akan kita sambut, Incoming Local President Arinaldo siap untuk membawa JCI Depok ke level yang lebih baik, JCI Depok ready to the nextlevel,” tutup Bang Edo.

Frans AP
Cakratara

Continue Reading

Metropolitan

MUI Kecamatan Jatiuwung Adakan Raker ke-6

Published

on

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Jatiuwung melaksanakan Rapat Kerja (Raker) ke 6 dengan mengangkat tema "Revitalisasi

TANGERANG, CAKRATARA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Jatiuwung melaksanakan Rapat Kerja (Raker) ke 6 dengan mengangkat tema “Revitalisasi Peran Ulama dalam Menjaga Kesatuan dan Persatuan Umat Demi Terwujudnya Masyarakat yang Mandiri dan Berdaya Saing di Kota Tangerang yang Berakhlakul Karimah” di Hotel Sollmarina Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang pada Jumat (3/12/21).

Turut hadir, Ketua MUI Jatiuwung, Ketua MUI Kota Tangerang, Walikota Tangerang, Kapolsek Jatiuwung, Danramil Jatiuwung, Camat Jatiuwung, lurah-lurah, serta ormas-ormas Islam dengan jumlah 85 peserta.

Saat membuka Rapat Kerja MUI Kecamatan Jatiuwung, Wakil Walikota Tangerang H. Sachrudin menyampaikan bahwa rapat kerja MUI Jatiuwung ke-6 kali ini menghasilkan program kerja yang mampu mencerahkan pemikiran umat, terutama bagaimana menanggapi faham-faham yang tidak sesuai dengan ajaran Islam dan undang-undang.

“Saya akan suport kegiatan MUI dari tiap tingkatan di Kota Tangerang,” ucap H. Sachrudin.

Sementara itu, KH. M. Shofa Abdul Rosyid menyampaikan Raker inj jangan hanya seremonial saja, tapi harus ada tindakan nyata dari kegiatan ini.

“Terimakasih kepada semua pihak yang sudah mendukung kegiatan Raker MUI Jatiuwung yang ke-6, harapan saya kegiatan ini bukan hanya duduk dan berdiskusi setelah itu tidak ada bekasnya, kegiatan ini harus menjadi acuan untuk kerja-kerja MUI Jatiuwung di Tahun yang akan datang, kita harus menjadi wadah yang mengajak bukan mengejek, merangkul bukan memukul,” harap KH. M. Shofa

Dikatakannya, tugas MUI diantaranya fokus mengenai fatwa dan dakwah.

“Walaupun pengurus MUI Jatiuwung tidak seluruhnya dari kalangan ‘ulama, tapi fokus kita tetap pada tugas MUI yaitu mengenai fatwa dan dakwah, dalam berdakwah acuannya mengenai kedamaian jangan sampai dalam berdakwah menghasilkan yang kontroversi ditengah masyarakat,” tutup KH. Shofa.

(Mustofa Ali)
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications