Connect with us

Metropolitan

Inpres Nomor 2 instruksikan Perlindungan Pekerja

Published

on

Inpres Nomor 2 Tahun 2021 Tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) setelah disahkan

JAKARTA, CAKRATARA – Inpres Nomor 2 Tahun 2021 Tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) setelah disahkan menginstruksikan seluruh kepala daerah untuk memastikan perlindungan jaminan sosial kepada pekerja di wilayahnya tanpa terkecuali pekerja rentan dan pegawai pemerintahan non-ASN.

Dalam Inpres Nomor 2 Tahun 2021 tersebut ditujukan kepada seluruh elemen pemerintahan, yakni 19 Menteri, Jaksa Agung, 3 Kepala Badan termasuk Ketua DJSN tingkat pusat, 34 Gubernur, 416 Bupati dan 98 Walikota yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Bima Arya Sugiarto menyambut baik.

Menurutnya, Inpres Nomor 2 tahun 2021 ini berkomitmen sangat kuat untuk melindungi tenaga kerja, baik formal, nonformal, rentan hingga pegawai pemerintah Non ASN.

“Ada beberapa hal yang akan kami lakukan, salah satunya mensosialisasikan substansi Inpres ke seluruh anggota, karena ini merupakan landasan bagi kita,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Wali Kota Bogor saat ditemui di kediamannya, Rabu (7/4/2021).

Kedua, sambung Bima, dirinya bakal melakukan perencanaan penganggaran, melakukan komunikasi dengan para stakeholder agar pola jaminan ini bisa diterapkan tidak hanya mengandalkan APBD, termasuk mensosialisasikan ke masyarakat luas terutama segmen pekerja.

Disinggung mengenai upaya mendorong kepesertaan khususnya pekerja rentan, Bima mengaku, sudah melakukan komunikasi dengan anggota DPRD Kota Bogor dalam menyusun Peraturan Daerah.

“Saya sudah meminta untuk disusun regulasinya, kita sudah komunikasi dengan dewan agar segera disusun Perda, karena sudah ada Inpresnya.  Semua akan kita lakukan, karena ini juga dalam rangka mengentaskan kemiskinan,” tegas Bima.

Di tempat yang sama, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Zainudin menjelaskan, pihaknya tengah gencar melakukan sosialisasi, promosi dan edukasi kepada masyarakat luas terkait program ini serta manfaatnya bagi masyarakat.

“Kami juga akan berkolaborasi dan menjaring partnership. Seperti hari ini, kita saat ini ketemu dengan ketua Apeksi Bima Arya Sugiarto. Kita tidak bisa sendiri, ada tiga pihak yang bakal kita gandeng. Yaitu, pemerintah, pengusaha dan teman-teman serikat pekerja,” kata dia.

Ke depan, masih kata dia, pihaknya akan melakukan komunikasi, menggerakan tim dari pusat dan daerah, agar segera melakukan koordinasi dengan pemerintah di masing-masing daerah.

“Karena pimpinan daerah merupakan sosok pengambil kebijakan dan bertanggung jawab terhadap masyarakat, salah satunya jaminan sosial,” ujarnya.

Sejalan dengan Zainudin, Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan, Asep Rahmat Suwandha yang turut hadir pada pertemuan itu berharap, apa yang akan dilakukan oleh Bima Arya mampu menjadikan Kota Bogor sebagai barometer pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan dan menjadi contoh bagi pemerintah kota lainnya di Indonesia.

“Sebagai badan penyelenggara tentunya kami akan melaksanakan apa yang sudah diamanahkan kepada kami, tujuan Inpres ini sangat mulia untuk kesejahteraan seluruh pekerja. Kami sangat mengapresiasi komitmen dari Pak Bima sebagai Walikota Bogor sekaligus sebagai Ketua Apeksi dan semoga optimalisasi program jamsostek segera terwujud di seluruh Indonesia,” kata Asep.

Eko Nugriyanto Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banten menambahkan untuk mensukseskan Inpres tersebut internal BPJAMSOSTEK membuat gerakan yang diberi nama I-Project.

“Kami ikut mensukseskan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 Tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dengan gerakan yang kami beri nama I-Project,” tutup Eko.

Samsuni
Cakratara.com

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Metropolitan

Nomor Urut 2 Kades Terpilih Desa Salaraja

Published

on

nomor urut 2 dengan warna bendera Biru Emboy Cahyana, yang terpilih secara demokrasi di Desa Selaraja Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak

LEBAK,, CAKRATARA – Massa geruduk rumah Kades ( Kepala Desa) terpilih nomor urut 2 dengan warna bendera Biru Emboy Cahyana, yang terpilih secara demokrasi di Desa Selaraja Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak Provinsi Banten, Minggu (24/10/2021) Pukul 15 : 00 Wib.

Massa yang Datang ke kediaman sang Pemenang Pilkades dengan Antusias merayakan merayakan kemenangan Kepala Desa Selaraja Terpilih, Emboy Cahyana.

Ini adalah bentuk rasa bersyukur para pendukung dan simpatisan JarBoy (Jaro Emboy) yang bersuka ria dan untuk menyampaikan selamat atas terpilihnya lagi Emboy Cahyana menjadi Kepala Desa Selaraja.

Ratusan warga yang bersuka ria tidak bisa dihalangi, bersorak sorai mendatangi rumah Jaro Emboy, warga yang mendengar Cakades nya menang hasil penghitungan suara mengungguli lawannya No. Urut Satu M. Jaya Rahmat bendera warna merah di Setiap TPS,

Saat wartawan Cakratara berusaha menghubungi Ketua Panitia Pilkades Desa Selaraja Juhaendi, melalui sambungan telepon maupun W-A belum memberikan jawaban.

Sementara itu Boik salah seorang tim sukses Cakades Desa Selaraja Urut 2 Emboy Cahyana menyampaikan rasa syukur kepada Allah dan kegembiranya kepada media Cakratara.

“Syukur alhamdulillah, beberapa bulan kami timses Emboy Cahyana bekerja tanpa pamrih, bersama seluruh warga masyarakat Desa Selaraja, dan mendapatkan hasil keluar sebagai pemenang. Kontestasi Pilkades 2021,Desa Selaraja, ungkapnya dengan dengan penuh haru

Begitu juga dengan tim sukses lainnya, yang menyampaikan rasa bersyukur kepada Allah SWT.

” Saya sangat bersyukur sekali, dan Alhamdulilah perjuangan kami (TimSes) tidak sia² Dan ini membuktikan bahwa di Desa Selaraja masih butuh sosok pemimpin yang terus membangun desa ini, ucap Salah satu Timses Jhon Coboy, biasa di panggil,

Suasana rumah Kepala Desa Selaraja terpilih yang ada di Kampung Bojong Pintu ini, tampak warga datang silih berganti untuk mengucapkan selamat atas kemenangan dan terpilihnya Emboy Cahyana, sebagai Kepala Desa Selaraja 2 Periode,

Saat di konfirmasi Lewat Media Sosial WA, Emboy Cahyana mengatakan ini Kemenangan Untuk seluruh Masyarakat Desa Selaraja tidak ada Nomor satu atau dua maupun bendera Biru atau bendera merah, mari sama” kita bangun Desa Selaraja tercinta kita Tutupnya,

M Wijaya
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading

Metropolitan

Memasuki Musim Hujan, Dinas SDA DKI Bangun Resapan Air

Published

on

Memasuki musim hujan, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mulai membangun sedikitnya 44 titik sumur resapan air atau kolam modular

JAKARTA, CAKRATA – Memasuki musim hujan, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mulai membangun sedikitnya 44 titik sumur resapan air atau kolam modular di Komplek Perumahan Green Garden, Kedoya Utara, Kebun Jeruk, Jakarta Barat.

Ketua RW 10 Pendi Dermawan mengatakan, Warga Perumahan Green Garden sangat berterima kasih atas dibangunnya sumur resapan atau kolam modular.

“Ini semua berkat aspirasi kita semua yang disampaikan langsung ke Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto waktu itu berkunjung ke sini,“ ujar Pendi Dermawan kepada media yang dikutip pada Jumat (22/10/21).

“Memang Jalan Boulevard antara RW 04 dan RW 10, itu rawan genangan air, kita sebagai orang tua sangat khawatir, apa lagi saat ini memasuki musim hujan yang punya anak perempuan sangat was-was kalau pulang kerja malam hari,” imbuhnya.

Ditemui di lokasi proyek, Projek Manager (PM), Dedi mengatakan, selaku penyedia dan konsultan PT Arvirotech berharap pembangunan modular dapat berfungsi dengan maksimal.

“Kami berharap modular ini dapat berfungsi secara maksimal. Sebagai sampling dan harapan program Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat banyak khususnya warga DKI Jakarta,” harap Dedi.

Sementara itu, Direktur Operasional, Yefie menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan air hujan meresap ke tanah, artinya ada sirkulasi air.

“PT Arvirotech mendapatkan kegiatan ini sebesar 4800 M3 dengan anggaran sekitar Rp. 30 Milyar, diseluruh DKI Jakarta selain Pulau Seribu, dengan sistem e-Katalog,” kata Direktur Operasional, Yefie belum lama ini.

Pelaksana PT Arvirotech, Rio juga optimis pembangunan modular atau sumur resapan ini, dapat selesai akhir bulan November 2021. Dalam kurun waktu lebih kurang 2 minggu ini, progres pekerjaan sekitar 65 persen,” tutup Rio.

Red
Cakratara

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
Continue Reading

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications