Kurangnya Transparansi, Galian Kabel di Badak Anom Diduga Proyek Siluman
TANGERANG, CAKRATARA – Tidak adanya papan informasi dalam pekerjaan galian kabel tanam menimbulkan dugaan proyek gelap akibat kurangnya transparansi publik.
Proyek galian kabel tanam tersebut dari Gardu Induk UPT Duri Kosambi di Desa Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya terakhir dikerjakan masih berada di sekitar Jalan Kampung Cilongok, Desa Daon, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang.
Tidak adanya papan informasi merupakan kurangnya transparansi bahkan lemahnya para rekanan CV, atau PT selaku pemborong pekerjaan. Padahal, papan inpormasi sangat penting untuk diketahui masyarakat terlebih menggunakan anggaran dari pemerintah.
Menanggapi hal itu, Ketua DPC Badak Banten Kabupaten Tangerang, S. Bahri mengatakan bahwa proyek tersebut bukti lemahnya pengawasan dan pengawalan pemerintah khususnya dinas terkait terhadap para pemenang tender/lelang seperti adanya pembiaran pengerjaan.
“Lemahnya pengawasan di lapangan, hasil pekerjaannya pun patut dipertanyakan,” ujar S. Bahri selaku Ketua DPC Badak Banten Kabupaten Tangerang saat hadir di lokasi pada Sabtu (21/8/21).
Dikatakannya, pekerjaan galian kabel terkesan aneh tapi nyata, karena saat pihaknya hadir di lokasi dimana sebuah proyek yang sedang dikerjakan tidak terlihat adanya Pimpro, pelaksana lapangan ataupun mandor yang seharusnya ada untuk mendampingi para pekerja.
“Saat kami di lokasi terlihat hanya ada para pekerja yang tidak dibekali dengan safety first. Sungguh sangat fatal jika kecelakaan terjadi karena para pekerja yang tidak menggunakan alas kaki sebagai safety, bahkan para pekerja tidak ada yang memakai masker sesuai prokes covid – 19,” kata Bahri.
“Sungguh miris jika masih ada ditemukan proyek yang tidak perduli dengan memasang papan informasi publik sesuai aturan yang ada. Ada apa dibalik semua itu,” tutupnya.
Beberapa hari sebelumnya, ketika dikonfirmasi melalui sambungan telephone/WhatsApp menanyakan perihal tidak adanya papan informasi tersebut pihak proyek seolah mengelak dengan tegas mengatakan, ada.
Namun hingga berita ini ditayangkan dan dicek ulang dari hulu ke hilir masih juga tidak terlihat dan terpasang papan informasi.
Samsul
Cakratara




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook