Cakratara.com-
Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi berkomitmen penuh untuk meningkatkan efektivitas pembangunan daerah melalui strategi pengawasan ketat di lapangan. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh proyek infrastruktur strategis, mulai dari peningkatan kemantapan jalan hingga rehabilitasi jaringan irigasi, dapat berjalan tepat mutu, tepat waktu, dan memiliki masa pakai yang optimal sesuai umur rencana

Langkah masif ini sekaligus menjadi respons strategis Dinas PU Kabupaten Sukabumi dalam menyikapi tantangan ruang fiskal dan dinamika penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 yang ditetapkan sekitar Rp4,065 triliun. Dengan keterbatasan fiskal yang ada, DPU menerapkan penanganan berbasis skala prioritas tinggi guna memastikan alokasi dana tetap berdampak langsung pada perekonomian masyarakat

Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Drs. Uus Firdaus, MM, menegaskan bahwa disiplin penyerapan anggaran dan pengawasan yang ketat menjadi kunci utama agar tidak terjadi penumpukan pengerjaan fisik di akhir tahun anggaran.

Kami menerapkan strategi pengawasan berlapis, mulai dari agenda Pre-Construction Meeting (PCM) bersama kejaksaan, optimalisasi peran Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev), hingga pelibatan pengawasan partisipatif dari masyarakat. Di tengah keterbatasan anggaran, setiap rupiah harus diimplementasikan secara efisien, transparan, dan akuntabel sesuai dengan spesifikasi teknis dalam kontrak kerja,” ujar Uus Firdaus dalam keterangannya

Untuk memitigasi kendala fiskal daerah, Dinas PU Kabupaten Sukabumi juga aktif bergerak menjajaki peluang bantuan pendanaan alternatif dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, didukung koordinasi intensif bersama anggota legislatif tingkat provinsi maupun DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Sukabumi

Di samping itu, guna mendorong keterbukaan informasi publik dan akuntabilitas, DPU telah meluncurkan sistem pengaduan resmi berbasis digital dengan QR Code interaktif yang diperkenalkan pada momentum Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156. Melalui inovasi ini, masyarakat dapat secara mandiri memantau progres fisik dan melaporkan kendala infrastruktur di wilayahnya secara real-time

Hingga triwulan akhir tahun 2026 ini, sejumlah proyek prioritas seperti peningkatan ruas jalan Caringin–Cidahu serta optimalisasi jaringan irigasi permukaan di berbagai kecamatan terus digenjot penyelesaiannya secara simultan demi menjaga konektivitas antarwilayah dan ketahanan pangan daerah

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook