Cakratara.com – Sajira kini kembali dapat dilalui. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak melalui Bidang Bina Marga memastikan penanganan longsor yang terjadi pada 20 Desember 2025 telah selesai 100 persen.

Longsor yang dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem tersebut sebelumnya menutup sebagian badan jalan dan mengganggu mobilitas warga, termasuk aktivitas ekonomi dan distribusi logistik antarwilayah.

Menyikapi hal itu, PUPR Lebak langsung melakukan langkah cepat dengan menerjunkan alat berat dan tim teknis ke lokasi kejadian.Sidang Timbangan Lebak

“Penanganan longsor di ruas Rangkasbitung–Sajira sudah rampung. Saat ini jalan sudah bisa diakses dan digunakan kembali oleh masyarakat,” ujar perwakilan Bidang Bina Marga PUPR Lebak, Senin (22/12/2025).

Proses perbaikan meliputi pembersihan material longsor, perapihan badan jalan, serta penguatan struktur tebing untuk mencegah longsor susulan.

PUPR juga memastikan kondisi jalan aman dilalui baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Pemerintah daerah mengimbau pengguna jalan untuk tetap waspada, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi, mengingat sejumlah titik rawan longsor masih berpotensi terjadi di wilayah selatan Lebak.

Dengan selesainya penanganan ini, arus lalu lintas di jalur strategis Rangkasbitung–Sajira kembali normal dan diharapkan mampu menunjang aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah.

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook