Lima Tahun di Rumah Terpal, Warga Cigobang Harap Hunian Tetap Segera Dibangun
Cakratara.com – Sudah lebih dari lima tahun warga Kampung Cigobang, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, bertahan hidup di rumah darurat dari terpal dan bilik bambu pasca bencana banjir bandang dan longsor 2020. Hingga kini, hunian tetap (huntap) yang dijanjikan pemerintah belum juga terealisasi.
Kondisi warga kian memprihatinkan. Saat musim hujan, atap bocor dan lantai becek, sementara saat kemarau suhu di dalam huntara terasa menyengat. Akses air bersih juga terbatas, membuat mereka bergantung pada air hujan atau aliran sawah.
“Kami hanya ingin rumah yang layak. Jangan terus janji tanpa bukti,” keluh Baret, salah satu warga setempat, Senin (10/11/2025).
Pemerintah Kabupaten Lebak sebelumnya menyiapkan lahan seluas 5,4 hektare untuk membangun huntap bagi lebih dari 200 kepala keluarga, namun progres fisik belum berjalan karena persoalan lahan dan pendanaan.
Lembaga sosial dan aktivis kemanusiaan di Banten mendesak agar pemerintah segera menuntaskan pembangunan tersebut. Mereka menilai warga Cigobang sudah terlalu lama hidup dalam ketidakpastian.
“Hunian tetap bukan sekadar bangunan, tapi hak dasar warga untuk hidup aman dan bermartabat,” tegas perwakilan Lembaga Masyarakat Sipil Banten.




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook