CAKRATARA.com – Dalam menanggapi dinamika penyampaian aspirasi di ruang publik, Dosen Universitas Pamulang, Dea Annisa, S.E., M.Ak., mengimbau mahasiswa untuk menjaga semangat demonstrasi tetap berada dalam koridor damai, bermartabat, dan beretika.

Dea menekankan bahwa demonstrasi bukan merupakan tujuan akhir, melainkan sarana untuk mendorong dialog yang konstruktif. Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak terprovokasi melakukan tindakan kekerasan atau merusak fasilitas kampus maupun fasilitas umum.

“Aksi anarkis hanya akan mengaburkan pesan mulia kalian dan merusak kepercayaan publik. Silakan berdemonstrasi dengan kepala dingin, hati yang bijak, dan semangat yang membangun,” tutur Dea.

Ia juga menekankan pentingnya berpikir merdeka, namun tetap bertindak dengan budaya yang luhur. Menurutnya, etika dan tanggung jawab sosial merupakan pondasi penting, dalam menyampaikan pendapat di ruang publik.

“Kebebasan berekspresi harus disalurkan dengan cara yang elegan, sesuai aturan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi serta persatuan,” tutup Dea. (*)

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook