Subhan Aset Jakbar: Proyek Pemagaran Kita Utamakan Kualitas dan Kuantitas
CAKRATARA.com – Suku Badan Pengelolaan Aset Daerah (Subhan Aset) Jakarta Barat, melalui Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Deddy, memimpin rapat koordinasi tentang pelaksanaan pemagaran tanah aset milik pemerintah DKI Jakarta, di pos RW 5 Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (16/11/22).
Pada kesempatan itu, Deddy mengatakan, pemagaran aset pemerintah DKI Jakarta, atas usulan Ketua RW 05, pada saat Musrembang di Kelurahan Rawa Buaya pada tahun 2020. Karena, ada pagar yang mulai dari pemberian pengembang belum pernah di ganti oleh pemerintah DKI Jakarta, baik dari Subhan Aset maupun dari Pertamanan Jakarta Barat.
“Untuk Pagar yang dikerjakan oleh Pelaksana (PT Juida Karya Utama) itu, pagar BRC yang berada di pinggir Jalan Bojong Indah Raya. Karena, pagar itu masih pemberian pengambang untuk pemagaran Taman Bambu Betung. Sedangkan yang di dalam Komplek perumahan sudah pernah dikerjakan oleh Suku Dinas Pertamanan dan Kehutanan Jakarta Barat,” kata Deddy.
Deddy juga menambahkan, untuk pemagaran aset milik Pemerintah DKI Jakarta yang dikerjakan oleh PT Juida Karya Utama, ada dua titik lokasi pekerjaan. Meruya Utara dan Kelurahan Rawa Buaya. Yang berasal dari Anggaran Perbelanjaan Belanja Daerah (APBD), DKI Jakarta pada tahun anggaran 2022 dengan anggaran Rp1.719.460.673.28,- yang dimenangkan oleh PT Juida Karya Utama, dengan secara lelang terbuka.
“Satu paket pekerjaan pemagaran aset milik pemerintah DKI Jakarta, dengan 2 lokasi yang berbeda,” tambah Deddy.
Deddy menegaskan, dalam pekerjaan pemagaran aset milik pemerintah tentu dalam hal ini, bagi pelaksana biar tetap mengerjakan sesuai spek yang ada dalam perencanaan untuk menjaga kualitas pekerjaan.
“Kita utamakan Kualitas dan Kuantitas dalam pekerjaan ini, kalau sesuai konstruksi yang ada dalam gambar perencana, pasti pagar ini akan tahan lama untuk sekian puluh tahun,” ujar Deddy.
Dalam rapat koordinasi yang diikuti oleh beberapa wartawan dan LSM yang ada di Jakarta Barat Deddy berharap, untuk bisa berkoordinasi tentang seperti apa pelaksanaan dilapangan.
“Bagi rekan rekan media dan LSM silahkan aja, kalau ada kekurangan dalam pelaksanaan silahkan aja, kita membutuhkan masukan dari rekan rekan, kita sama-sama melihat dan sekaligus mengawasi, karena ini duit negara, kami harapkan kerja sama kita semua,” ungkap Deddy.
Dalam rapat koordinasi turut hadir Pelaksana PT Juida Karya Utama, PT. Duta Graha Enjinering, sebagai Perencana. PT. Sadya Graha Cara, sebagai Konsultan Pengawas, dari perwakilan Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman, Perwakilan dari Kelurahan Rawa Buaya dan Ketua RW 05 Rawa Buaya.



Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook