Connect with us

Metropolitan

Iqbal: Pembangunan Penataan Sarana dan Prasarana PKL dan Lokbin Sesuai Perpres No 54 Tahun 2010

D. Alamsyah

Published

on

Iqbal: Pembangunan Penataan Sarana dan prasarana Pedagang Kaki Lima (PKL), di Lokasi Sementara (Loksem) di wilayah Jakbar,
Pekerjaan pemeliharaan pembangunan penataan sarana dan prasarana Pedagang Kaki Lima (PKL), di Lokasi Sementara (Loksem)

CAKRATARA.com – Kepala Suku Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Barat Iqbal, ditemui dikantornya mengatakan, pekerjaan pemeliharaan pembangunan penataan sarana dan prasarana Pedagang Kaki Lima (PKL), di Lokasi Sementara (Loksem) di wilayah Jakbar, sudah sesuai Perpres No 54 tahun 2010, tentang pengadaan barang/jasa pemerintah, Selasa (13/09/22).

“Proyek tersebut di kerjakan, PT Miliyati Putri Gemilang (MPG), telah habis masa waktu pekerjaan, sesuai batas waktu kontrak kerja tanggal 25 Juli sampai tanggal 8 September 2022,” kata Iqbal.

Masih dijelaskan Kasudin PPKUKM Jakbar Iqbal, pekerjaan penataan prasarana di wilayah Jakbar ini, mengalami keterlambatan waktu sesuai dengan kontrak kerja, sampai kontrak kerja tanggal 8 September, baru mencapai bobot 79 persen, dalam keterlambatan tersebut, pihak penyedia dalam hal ini PT Miliyati Putri Gemilang diberikan waktu perpanjangan waktu 7 hari kerja kalender.

“Dalam pemberian perpanjangan waktu, sesuai dalam lampiran Perpres 54 tahun 2010, tentang pengadaan barang/jasa pemerintah, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 118 ayat (1), Penyedia Barang/Jasa yang terlambat menyelesaikan pekerjaan, dalam jangka waktu sebagaimana ditetapkan dalam Kontrak karena kesalahan Penyedia Barang/Jasa, dikenakan denda keterlambatan sebesar 1/1000 (satu perseribu), dari nilai Kontrak atau nilai bagian Kontrak untuk setiap hari keterlambatan,” jelas Iqbal.

Dalam aturan tersebut, Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), atas pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut. Pekerjaan tambah, perubahan disain, keterlambatan yang disebabkan oleh PPK, masalah yang timbul diluar kendali penyedia dan akibat keadaan Kahar.

Advertisement

“Pada saat pekerjaan dimulai, masih ada pedagang yang belum meninggalkan lokasi tersebut, dari faktor itulah sehingga terjadi keterlambatan. Tapi, tetap kita terapkan sesuai aturan yang berlaku, kita lihat aja hari Jumat tanggal 15 September 22, sesuai penambahan kontrak kerja mereka, semoga saja bisa tepat waktu dan sesuai dengan apa yang kita bersama inginkan,” tutup Iqbal.

Advertisement
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications