Komunitas Indahnya Kebersamaan Bogor Bagikan Takjil ke Pengguna Jalan
BOGOR, CAKRATARA – Komunitas Indahnya Kebersamaan Hobi Bagi Takjil (IK) Bogor membagikan 200 takjil kepada pengguna jalan di perempatan lampu merah Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Sindang Barang, RT.02/RW.12, Cilendek Bar, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat pada Jumat (15/4/22).
Komunitas Indahnya Kebersamaan beranggota sekitar 100 orang yang tersebar di berbagai wilayah di Jawa Barat khususnya di Bogor berkumpul di Cafe Banda Sunda dengan semangatnya membagikan tajil pada warga yang melintas di jalan untuk berbuka puasa.
Mimih Pupu Ketua komunitasIndahnya Kebersamaan (IK) mengatakan bahwa acara ini dilakukan setiap setahun sekali di saat bulan suci ramadhan dilakukan oleh dirinya dan kawan-kawannya.
“Ini adalah tahun yang sangat sepesial di bulan suci ramadhan kami melaksanakan acara bagi-bagi takjil. Sebelumnya hanya teman-teman saja yang ada di wilayah Bogor. sekarang kami gandeng teman-teman dari berbagai wilayah yang ada di jawabarat,” ucapnya disela-sela kegiatan bagi-bagi takjil di jalan banda sunda,” ujar mimih pupu.
Namun demikian, dia menyayangkan ada beberapa temannya tidak bisa hadir dalam acara tersebut.
“Sayang banget, teman-teman yang lain gak bisa ikut gabung. Terkendala waktu dan jauh juga untuk bisa ke Bogor. Tapi insyaallah tahun depan kami akan membuatnya meriah lagi mas,” Pungkas mimih pupu Selaku Ketua Komunitas Indahnya Kebersamaan ( IK ).
Deni, salah satu Penasehat Komunitas Ikatan Kebersamaan (IK) ini, berharap agar acara tersebut bisa terus dilakukan oleh komunitasnya.
“Saya berharap acara ini tetap bisa dilakukan di kemudian hari dan teman-teman yang ada di daerah bisa ikut gabung, biar makin ramai dan kompak,” pungkasnya.
Masih kata Deni, Pratama di sela-sela kegiatan, menurutnya Bagi-bagi Takjil di bulan Ramadhan menjadi kegiatan rutin bagi Komunitas Indahnya Kebersamaan (IK). Dimana tujuannya sebagai momentum menambah amal ibadah berlipat-lipat, juga implementasi keberadaan Komunitas Ikatan Kebersamaan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Karena sejatinya Komunitas yang tergabung di Indahnya Kebersamaan (IK), manusia biasa yang tidak luput dari salah dan dosa, sehingga setidaknya bisa berbuat meski terlihat biasa namun bermanfaat,” tutupnya.
Anton Hermawan
Cakratara