Connect with us

Metropolitan

Memasuki Musim Hujan, Dinas SDA DKI Bangun Resapan Air

Published

on

Memasuki musim hujan, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mulai membangun sedikitnya 44 titik sumur resapan air atau kolam modular

JAKARTA, CAKRATA – Memasuki musim hujan, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mulai membangun sedikitnya 44 titik sumur resapan air atau kolam modular di Komplek Perumahan Green Garden, Kedoya Utara, Kebun Jeruk, Jakarta Barat.

Ketua RW 10 Pendi Dermawan mengatakan, Warga Perumahan Green Garden sangat berterima kasih atas dibangunnya sumur resapan atau kolam modular.

“Ini semua berkat aspirasi kita semua yang disampaikan langsung ke Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto waktu itu berkunjung ke sini,“ ujar Pendi Dermawan kepada media yang dikutip pada Jumat (22/10/21).

“Memang Jalan Boulevard antara RW 04 dan RW 10, itu rawan genangan air, kita sebagai orang tua sangat khawatir, apa lagi saat ini memasuki musim hujan yang punya anak perempuan sangat was-was kalau pulang kerja malam hari,” imbuhnya.

Ditemui di lokasi proyek, Projek Manager (PM), Dedi mengatakan, selaku penyedia dan konsultan PT Arvirotech berharap pembangunan modular dapat berfungsi dengan maksimal.

“Kami berharap modular ini dapat berfungsi secara maksimal. Sebagai sampling dan harapan program Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat banyak khususnya warga DKI Jakarta,” harap Dedi.

Sementara itu, Direktur Operasional, Yefie menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan air hujan meresap ke tanah, artinya ada sirkulasi air.

“PT Arvirotech mendapatkan kegiatan ini sebesar 4800 M3 dengan anggaran sekitar Rp. 30 Milyar, diseluruh DKI Jakarta selain Pulau Seribu, dengan sistem e-Katalog,” kata Direktur Operasional, Yefie belum lama ini.

Pelaksana PT Arvirotech, Rio juga optimis pembangunan modular atau sumur resapan ini, dapat selesai akhir bulan November 2021. Dalam kurun waktu lebih kurang 2 minggu ini, progres pekerjaan sekitar 65 persen,” tutup Rio.

Red
Cakratara

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Metropolitan

JCI Depok Adakan Local Convention Perkokoh Pondasi Organisasi

Published

on

Junior Chamber Internasional (JCI) Depok mengadakan local convention dengan tema "perkokoh pondasi organisasi dan terus bangkitkan semangat

DEPOK, CAKRATARA – Junior Chamber Internasional (JCI) Depok mengadakan local convention dengan tema “perkokoh pondasi organisasi dan terus bangkitkan semangat diri menuju tahun 2022 kita aktifkan” bertempat di Gedung Balai Pelatihan Koperasi dan UMKM (Balatkop) Jalan Bahagia Raya Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Sabtu (4/12/2021).

Diketahui, JCI Depok bersiap menghadapi tantangan baru di tahun berikutnya dengan bergantinya tonggak kepemimpinan dari sebelumnya Local President 2021 M. Yusuf Muttaqien TI.str., MMSI telah dilanjutkan kepemimpinannya oleh President 2022 terpilih Arinaldo melalui pemilihan yang diselenggarakan pada Local Convention 2021 setelah berhasil mengalahkan pesaingnya Yasirman Tarmizi melalui voting resmi.

Dengan diadakannya Local Convention ini menjadikan perubahan jabatan yang diemban M. Yusuf Muttaqien TI.str., MMSI dari sebelumnya sebagai Local President (LP) telah berganti menjadi Immediate Past President ( IPP).

Besar harapan Local President 2021 Yusuf untuk Local President 2022 Arinaldo S.Ds, agar dapat melanjutkan kesuksesan yang telah dibangun selama ini dimana pandemic covid telah merubah semua dinamika organisasi sehingga butuh perjuangan besar di tahun ini untuk melakukan program pengembangan kepemimpinan bagi anak muda yang berada di Kota Depok agar terus termotivasi dan bangkit untuk ke depan yang lebih baik.

Sebagai Local President JCI Depok 2022 Arinaldo yang akrab dipanggil Bang Edo mengajak seluruh pemuda Depok khususnya member JCI Depok atau yang biasa disebut Jaycees untuk berkontribusi dalam pengembangan diri anak-anak muda di Kota Depok untuk menjadi pribadi yang unggul dan kelak bisa menjadi pemimpin di Kota Depok yang selanjutnya mampu menghadirkan solusi untuk masalah-masalah yang ada di Kota Depok.

“Di tahun 2022 yang sebentar lagi akan kita sambut, Incoming Local President Arinaldo siap untuk membawa JCI Depok ke level yang lebih baik, JCI Depok ready to the nextlevel,” tutup Bang Edo.

Frans AP
Cakratara

Continue Reading

Metropolitan

MUI Kecamatan Jatiuwung Adakan Raker ke-6

Published

on

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Jatiuwung melaksanakan Rapat Kerja (Raker) ke 6 dengan mengangkat tema "Revitalisasi

TANGERANG, CAKRATARA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Jatiuwung melaksanakan Rapat Kerja (Raker) ke 6 dengan mengangkat tema “Revitalisasi Peran Ulama dalam Menjaga Kesatuan dan Persatuan Umat Demi Terwujudnya Masyarakat yang Mandiri dan Berdaya Saing di Kota Tangerang yang Berakhlakul Karimah” di Hotel Sollmarina Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang pada Jumat (3/12/21).

Turut hadir, Ketua MUI Jatiuwung, Ketua MUI Kota Tangerang, Walikota Tangerang, Kapolsek Jatiuwung, Danramil Jatiuwung, Camat Jatiuwung, lurah-lurah, serta ormas-ormas Islam dengan jumlah 85 peserta.

Saat membuka Rapat Kerja MUI Kecamatan Jatiuwung, Wakil Walikota Tangerang H. Sachrudin menyampaikan bahwa rapat kerja MUI Jatiuwung ke-6 kali ini menghasilkan program kerja yang mampu mencerahkan pemikiran umat, terutama bagaimana menanggapi faham-faham yang tidak sesuai dengan ajaran Islam dan undang-undang.

“Saya akan suport kegiatan MUI dari tiap tingkatan di Kota Tangerang,” ucap H. Sachrudin.

Sementara itu, KH. M. Shofa Abdul Rosyid menyampaikan Raker inj jangan hanya seremonial saja, tapi harus ada tindakan nyata dari kegiatan ini.

“Terimakasih kepada semua pihak yang sudah mendukung kegiatan Raker MUI Jatiuwung yang ke-6, harapan saya kegiatan ini bukan hanya duduk dan berdiskusi setelah itu tidak ada bekasnya, kegiatan ini harus menjadi acuan untuk kerja-kerja MUI Jatiuwung di Tahun yang akan datang, kita harus menjadi wadah yang mengajak bukan mengejek, merangkul bukan memukul,” harap KH. M. Shofa

Dikatakannya, tugas MUI diantaranya fokus mengenai fatwa dan dakwah.

“Walaupun pengurus MUI Jatiuwung tidak seluruhnya dari kalangan ‘ulama, tapi fokus kita tetap pada tugas MUI yaitu mengenai fatwa dan dakwah, dalam berdakwah acuannya mengenai kedamaian jangan sampai dalam berdakwah menghasilkan yang kontroversi ditengah masyarakat,” tutup KH. Shofa.

(Mustofa Ali)
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications