Connect with us

Metropolitan

41 Napi Tewas Terbakar di Lapas Tangerang

Published

on

By

kebakaran hebat terjadi di Lapas Kelas I Tangerang yang melahap 1 dari 7 blok yang ada di area lembaga pemasyarakatan yang menewaskan 41 Napi.

JAKARTA, CAKRATARA – Ketua Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD – RI) Fachrul Razi turut mengomentari kejadian kebakaran hebat terjadi di Lapas Kelas I Tangerang yang melahap 1 dari 7 blok yang ada di area lembaga pemasyarakatan yang menewaskan 41 Napi.

Dirjen PAS Kemenkumham Reinhard Silitonga mengatakan, blok yang terbakar adalah blok C2 Lapas Kelas I Tangerang.

Senator Fachrul Razi yang membidangi komite bidang Hukum tersebut terkejut mendengar Instalasi Listrik di Lapas Tangerang yang terbakar belum diganti sejak akhir 1970-an sehingga dapat terjadi kebakaran yang dialami saat ini hingga menewaskan 41 Napi.

“Ini menjadi catatan penting kita bersama, revitalisasi Lapas harus dipercepat, seharusnya Instalasi Listrik menjadi hal yang utama dan dikedepankan agar aspek keamanan tetap terjaga, kita harapkan ini menjadi catatan Kemenkumham, Dirjen PAS beserta jajarannya hal seperti inilah yang harus diwanti-wanti agar tidak terjadi lagi dikemudian hari “, ungkap Fachrul Razi kepada media, (8/9/2021).

Selain Instalasi Listrik sebagai dugaan penyebab kebakaran Lapas, Alumni FISIP Universitas Indonesia tersebut turut menyoroti dugaan Over kapasitas penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) terus menjadi persoalan klasik yang berulang dari tahun ke tahun. Pergantian pemerintahan pun tak mampu mengatasi over kapasitas lapas seolah instansi terkait tak memiliki strategi jitu mengatasi persoalan ini.

“Penting bagi kita untuk meninjau dan berfikir ulang, sudahkah sistem Pemasyarakatan berjalan sebagaimana seharusnya,” pungkas Senator Fachrul Razi.

Reporter: Asep D Mulyadi
Cakratara

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Metropolitan

Ketum GWI Tegaskan Makmur Napitupulu Bukan Litbang DPP

Published

on

By

(Ketum) Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) menegaskan atas nama Makmur Napitupulu bukan Litbang DPP. Pasalnya, sudah mengundurkan diri

TANGERANG, CAKRATARA – Ketua Umum (Ketum) Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) H. Hasanudin (Walet) menegaskan atas nama Makmur Napitupulu bukan Litbang DPP GWI. Pasalnya, sudah mengundurkan diri sejak 6 bulan yang lalu.

Penegasan tersebut viralnya berita yang dimuat di salah satu media online lokal Kabupaten Tangerang dengan menyudutkan salah satu Institusi Polri Polresta Tangerang.

“Kami juga sangat menyayangkan statement yang sudah dilontarkan oleh mantan Anggota Litbang DPP GWI yang sudah tidak aktif dan sudah mengundurkan diri sejak 6 bulan yang lalu atas nama Makmur Napitupulu,” kata Ketum GWI.

Dijelaskan Hasanudin, bahwa statmen Makmur Napitupulu di salah satu media yang mana menyudutkan institusi polri adalah pernyataan pribadi makmur, dan bukan pernyataan GWI mengingat makmur sudah sejak lama bukan bagian dari GWI sendiri.

“Saya sendiri sebagai ketua umum DPP GWI sangat kecewa dengan perkataan makmur yang telah nengatasnamakan Litbang GWI dalam memberikan pernyataan di salah satu media yang jelas telah menyudutkan pihak kepolisian terkait kasus yang sedang dialami oleh 2 orang rekan kita yang diduga telah melakukan tindakan pemerasan terhadap mantan kades yang saat ini kembali mencalonkan diri. Tetapi saya yakin pihak kepolisian polresta tangerang akan bersikap profesional dalam penanganannya, tinggal kita lihat saja nanti perkembangannya,” tegasnya.

“Kami mendukung kinerja pihak kepolisian yang telah menindak oknum wartawan karena pemerasannya dan bukan profesi wartawannya, mengingat di mata hukum semua sama tanpa ada pengecualian, bila mana melakukan suatu tindak pidana yang dapat merugikan orang lain ya harus di tindak,” tutupnya.

Red: Asep Dedi Mulyadi
Cakratara

Continue Reading

Metropolitan

Kampus Untara Gelar Vaksinasi Tahap I dan II

Published

on

By

Kampus Universitas Tangerang Raya (Untara) menggelar vaksinasi tahap I dan II bagi mahasiswa, pengurus kampus dan warga sekitar

TANGERANG, CAKRATARA – Kampus Universitas Tangerang Raya (Untara) menggelar vaksinasi tahap I dan II bagi mahasiswa, pengurus kampus dan warga sekitar kampus yang dilaksanakan di Aula Kampus Untara Perumahan Sudirman Indah RT 06/RW 06 Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang, Rabu (22/9/2021).

Pelaksanaan vaksinasi di Kampus Untara dihadiri Rektor 1 Dr. Bobby Reza, Skom, MM, DR.Joko Dewanto, S.Pd, M.Pd, Rektor 2 dari Nakes Kabupaten Tangerang, Kepala Dinas Kesehatan dr.Desi Riana Dinardianti, Kepala satgas Covid-19 Kabupaten tangerang, DR.Tarmizi, Dokpol Polresta Tangerang, dr.Siti Maesaroh, Serta Muspika Kecamatan Tigaraksa.

Kegiatan vaksinasi di Kampus Untara tersebut menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang sangat ketat, bagi peserta vaksinasi yang masuk wajib memakai masker mencuci tangan dengan hand sanitaizer dan menjaga jarak.

Rektor 1 Untara Dr. Bobby Reza., S.Kom, M.M. mengatakan proses penyuntikan vaksinasi diberikan ke peserta sebanyak 500 dosis yang di suntikan sebelumnya vaksinasi tahap I telah dilaksanakan (28/9/2021) lalu, dan sekarang adalah tahap II sekitar 500 dosis dan tidak ada kemungkinan ada tambahan dari tempat lain sekitar 100 dosis kemungkinan yang sekarang kita laksanakan bisa 600 dosis.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan vaksinasi ini, baik rekan-rekan mahasiswa ataupun masyarakat dapat memiliki kekebalan tubuh sehingga dapat membentuk Herd Immunity atau kekebalan komunitas,” harapnya.

Ahmad salah satu peserta vaksinasi mengucapkan terimakasih dan sangat mengapresiasi kegiatan vaksinasi pertama dan kedua hari ini, kepada tim panitia dan pelaksana kampus Untara, khususnya Dr. Bobby Reza, S.Kom, MM.

Selain itu senada dikatakan oleh Rektor 2 Untara DR.Joko Dewanto, S.Pd, M.Pd menjelaskan, vaksinasi pertama sebelumnya digelar pada (28/8/2021) dan yang kedua pada hari ini Rabu (22/9/2021) sebanyak 500 dosis tambahan dari tempat lain sekitar 100 dosis tidak menutup kemungkinan yang sekarang bisa laksanakan 600 dosis.

Kegiatan vaksinasi ini dilaksanakan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Ia juga meminta agar semua individu di kampus termasuk kepada masyarakat umum untuk selalu disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

“Tetap patuhi protokol kesehatan. Jaga dirimu, jaga keluargamu, jaga kesehatan selalu,” tandasnya.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr.Desiriana Dinardianti, mengapresiasi kegiatan vaksinasi itu. Kata dia, vaksinasi dilaksanakan dalam rangka percepatan vaksinasi se Kabupaten Tangerang guna pencegahan penyebaran Covid-19.

“Jaga dirimu, jaga keluargamu, jaga bangsa ini dengan cara patuhi protokol kesehatan 5M. Maka dengan itu kita ikut berperan dalam pencegahan dan penyebaran Covid-19,” terangnya.

Anton Hermawan
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications