Hadapi Tantangan Bencana, Dinas PU Kabupaten Sukabumi Optimalisasi Jaringan Irigasi
Cakratara.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan pengelolaan dan perawatan jaringan irigasi di seluruh wilayah kerja. Langkah strategis ini diprioritaskan demi menjaga kelancaran pasokan air ke lahan pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah dinamika cuaca dan tantangan geografis wilayah
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Yadi Supriyadi, menjelaskan bahwa kondisi geografis Kabupaten Sukabumi yang rawan terhadap potensi bencana—seperti tanah longsor, banjir, dan pergeseran tanah—menjadi tantangan tersendiri bagi ketahanan fisik saluran air. Kendati demikian, Dinas PU secara konsisten melakukan langkah preventif dan rehabilitasi berkala
Pengelolaan irigasi adalah urat nadi sektor agroindustri dan ketahanan pangan kita. Berdasarkan data fungsional di lapangan, saat ini terdapat 156 Daerah Irigasi (DI) yang berada di bawah kewenangan penuh Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Jaringan tersebut melayani total luas lahan potensial pertanian mencapai sekitar 19.672 hektare. Ini merupakan tanggung jawab besar yang harus terus kita pelihara, rawat, dan tingkatkan mutunya,” ujar Yadi Supriyadi dalam keterangannya.
Hingga periode pertengahan tahun 2026, Dinas PU Kabupaten Sukabumi telah menggenjot berbagai proyek peningkatan infrastruktur pengairan menggunakan alokasi APBD Kabupaten Sukabumi. Beberapa proyek yang telah direalisasikan secara masif di antaranya
Rehabilitasi Jaringan Irigasi Permukaan DI Citepus,Peningkatan Jaringan Irigasi DI Leuwi Bangga di Kecamatan Cibadak,Peningkatan Irigasi DI Cibatu di Kecamatan Cikembar



Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook