Cakratara.com-
Dishub (Dinas Perhubungan) Kabupaten Sukabumi diduga kurang tegas terapkan aturan yang berpihak pada masyarakat penguna jalan untuk kelancaran dan kenyamanan, Dishub juga diduga tidak berdaya dalam menjaga fasilitas publik seperti jalan raya, dugaan tersebut terlihat dengan banyaknya kendaraan kendaraan berat yang diperkirakan dengan angkutan yang dibawa sangat berat, melintas dengan bebas di jam jam padat lalulintas sehingga seringkali kemacetan panjang tak terhindari.

Selain itu yang sering terjadi kendaraan berat yang mengalami kendala di jalan pamuruyan karena beban berat sehingga kendaraan terhenti atau adanya kerusakan,hal yang sering terjadi dan jadi sumber kemacetan tersebut tidak menjadikan Dishub berani tegas memberlakukan jam tertentu untuk kendaraan kendaraan besar bermuatan berat.

Kejadian yang baru saja terjadi adanya kontainer yang menutup seluruh jalan di jalan angkrong parungkuda, sehinga tidak bisa di lalui mobil lain bahkan motor pun tidak bisa” parah kendaraan sebesar ini masuk jalan yang seperyi ini, akibatnya ada kendala seperti ini jadinya menggangu penguna jalan lain^ ujar salah seorang pengendara yang terpaksa tertahan karena tidak bisa melintas.

Dishub Kabupaten Sukabumi selain kurang optimal dalam pengaturan lalu lintas juga diduga kurang optimal dalam pelayanan penerangan Jalan Umum(PJU) sehingga sering terlihat lampu yang terpasang tapi tidak menyala, begitupun rambu rambu lalu lintas yang diduga kurang jadi perhatian,sementara jika urusan retribusi tidak ada yang terlewatkan dengan pendapatan retribusi nya pun kurang transparan.

Apapun yang akan dilakukan pemda sukabumi untuk menjadikan jalan sukabumi lancar tidak akan tercapai bila tidak adanya pembenahan sistem kerja dinas perhubungan, pengaturan dan penerapan jam lintas serta batas tonase selama tutup mata,jalan di kabupaten Sukabumi akan tetap macet dengan kondisi jalan yang kurang baik.

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook