Hasil Pekerjaan TMMD Ke-119, Tertimbun Tanah Pekerjaan Proyek Bogorindo Cemerlang
Cakratara.com-
Hasil pekerjaan pengerasan jalan TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) Ke-119 tertimbun longsoran tanah akibat pekerjaan proyek dari Bogorindo Cemerlang, pengerasan jalan yang sejatinya persembahan dari TMMD ke-119 Kodim 0607/kota Sukabumi yang dilaksanakan pada bulan pebuari 2024 oleh anggota Satgas TMMD bersama masyarakat dengan tujuan memperlancar serta mempermudah akses penghubung antar dusun di desa Tenjo Jaya akan terggangu, hal tersebut diduga adanya kelalaian pengerjaan proyek oleh Bogorindo Cemerlang yang membuat jalan tertutup tanah karena longsoran tanah yang tengah dilakukan cut and fill , longsoran tanah tersebut menutupi jalan setelah datangnya hujan.
Menurut informasi yang di dapat proyek ditempat tersebut untuk dijadikan camping ground, namun sangat disayangkan kurangnya antisipasi longsoran tanah bila terjadi hujan, adanya jalan yang di sambut gembira oleh warga desa Tenjo Jaya sebagai akses antar dusun kini dimungkinkan tidak akan bertahan lama karena adanya timbunan tanah di permukaan jalan.
Di hubungi lewat sambungan telpon salah seorang yang menjadi bagian dari Bogorindo yang bernama iqbal tidak menjawab telpon tapi hanya memberikan keterangan lewat pesan whatsapp kalau dirinya sedang meeting, selanjutnya setelah ada foto yang disampaikan, iqbal kembali menjawab lewat WA” Oh terkait itu , nanti bisa konfirmasi ke yang bertugas disana” jawab iqbal singkat
Dari keterangan iqbal selanjutnya menurut info yang bertugas sudah ditindak lanjuti, sementara dari hasil pantauan dilokasi masih ada jalan yang permukaan tertutup tanah, adapun kegiatan dilokasi tengah ada pembuatan drainase yang bertujuan mengalirkan air, namun sangat disayangkan pekerjaan drainase tersebut setelah adanya kejadian timbunan tanah,
Disisi lain warga panenjoan merasa terganggu adanya proyek tersebut,bahkan mempertanyakan aliran drainase itu akan di alirkan kemana, selain itu salah seorang ibu bahkan menyampaikan ” pas datang beko meuni endeur,duren karak kembangkan meuni marurag,(waktu datang beko(alat berat)sampai bergetar , pohon durian yang baru berkembang sampai berjatuhan).
Selain itu banyak lagi keluhan keluhan warga lainya ketika alat berat datang.bahkan ada warga yang menyebutkan” kumaha arek teu gancang rusak beko gede kitu lewat di aspal kiyeu,(bagaimana ga cepat rusak beko besar lewat di jalan aspal seperti ini)” ujar warga.
Kepentingan sebuah proyek yang mungkin kedepanya akan menguntungkan pengusaha selayaknya memperhatikan akses warga setempat, apalagi ada hasil karya dari TMMD yang melakukan pengerasan jalan sebagai bukti kepedulian dan bakti pada masyarakat dari Kodim 0607.




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook