KPM Desa Cimahi Keluh Penyaluran BPNT
SUKABUMI, CAKRATARA – Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Cimahi mengeluhkan penyaluran bantuan sosial tunai yang awalnya bantuan pokok non tunai (BPNT).
Pasalnya, dalam pembagian tersebut KPM yang mendapatkan uang Rp 600 ribu rupiah dari perugas pos hanya di foto dengan uangnya, setelah itu uangnya langsung diserahkan pada petugas penyalur bantuan di meja yang sama yang kemudian diberi kertas pengambilan kupon oleh petugas untuk komoditi tertentu.
Padahal, Bansos BPNT di Desa Cimahi diduga sudah tidak memperhatikan himbauan dari surat sekertariat daerah yang tertera pada point 9, dimana berbunyi tidak boleh ada pengarahan ke KPM untuk membelanjakan ke warung tertentu.
Mela salah seorang petugas yang menerima uang Rp 600 ribu rupiah dari KPM kerika dikonfirmasikan awak media menjelaskan hal itu harus karena sudah hasil musyawarah.
Dua Ibu yang merupakan KPM di Desa Cimahi menuturkan menginginkan ada uang yang bisa dibawa akan tetapi mau tidak mau harus diberikan semua.
“Kami hanya pegang saja langsung di belikan semua,” ungkapnya.
Faktanya ibu ini dari rumahnya yang lumayan jauh jalan laki menuju desa, dan pulangnya harus naik ojeg karena tidak mungkin dengan barang bawaanya yang sudah dibeli seharga Rp600 ribu. Mirisnya ibu ibu ini hanya ada onglos Rp10 ribu.
Kades Cimahi yang di hubungi lewat jaringan aplikasi whats app mengarahkan ke sekdes. Ketika dihubungi sekdes kembali di arahkan ke bumdes untuk menerangkan terkait kegiatan pencairan dan pelaksanaan pembagian bansos BPNT tersebut.
Berbeda dengan camat cantayan anwari yang mendapat laporan menanggapi nanti akan di evaluasi, direncanakan akan di panggil kades untuk menerangkan yang terjadi dalam pembagian,” tutup Anwari Camat Cantayan.
Yang lebih mengherankan di desa cimahi salah satu komoditi seperri telor di jual dengan itungan perbutir , satu butir Rp2500, satu paket nya 10 butir. sementara KPM mendapat 3 paket, total 30 butir dengan harga yang harus dibayar 3 paket totalnya sebesar Rp 75ribu, di pasaran telur satu kilo kisaran 22 aampai 25 ribu per Kg, secara umum satu kilogram sebanyak 15 butir, jadi kalkulasinya yang dibeli KPM itu Rp 75 ribu, jadi 30 butir hanya 2kg, tapi KPM harus membeli senilai 75rb, kalau hitungam per kg senilai 35rb perkilo.
Nandang Setiawan (Meionk)
Cakratara



Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook