Cakratara.com-
Manajemen RSUD Sekarwangi Kabupaten Sukabumi memberikan klarifikasi resmi terkait rencana implementasi kebijakan pelayanan rumah sakit gratis tanpa BPJS. Hingga saat ini, pihak manajemen menegaskan belum menerima Petunjuk Teknis (Juknis) maupun Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) resmi dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi mengenai skema baru tersebut.

Pihak manajemen RSUD Sekarwangi menyampaikan bahwa rumah sakit pada prinsipnya siap mendukung penuh setiap program pemerintah yang bertujuan memperluas akses kesehatan masyarakat. Namun, agar pelaksanaannya di lapangan memiliki payung hukum yang kuat dan tidak menimbulkan kendala tata kelola anggaran, kehadiran juknis resmi sangatlah krusial

Benar bahwa kami belum menerima regulasi teknis atau juknis tertulis terkait kebijakan berobat tanpa BPJS tersebut. Kendati demikian, masyarakat tidak perlu khawatir. RSUD Sekarwangi berkomitmen penuh untuk tidak menolak pasien, terutama masyarakat prasejahtera yang membutuhkan penanganan medis,” jelas perwakilan manajemen RSUD Sekarwangi.

Untuk mengisi kekosongan regulasi khusus tersebut, RSUD Sekarwangi saat ini tetap mengoperasikan layanan kesehatan dengan berpedoman pada Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sukabumi serta mekanisme pembiayaan jaminan kesehatan daerah yang sudah berjalan selama ini.

Melalui mekanisme yang ada saat ini, pasien kategori prasejahtera yang belum tercover oleh BPJS Kesehatan tetap bisa mendapatkan pelayanan medis. Syaratnya adalah dengan melengkapi ketentuan administrasi daerah yang berlaku, seperti program jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) atau Bantuan Pelayanan Kesehatan (Banpelkes) setempat

Manajemen RSUD Sekarwangi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan selalu memverifikasi informasi pelayanan melalui kanal resmi rumah sakit. Pihak rumah sakit terus berkoordinasi secara intensif dengan Dinas Kesehatan dan pihak terkait agar ketika juknis resmi diterbitkan, sistem pelayanan baru dapat langsung diadaptasi dengan cepat, aman, dan transparan

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook