Meter Air Rusak PDAM TJM Cepat Mengganti Dengan Meter Air Baru
Cakratara.com-
Peningkatkan kualitas pelayanan terus diupayakan PDAM TJM Kabupaten Sukabumi terhadap para pelanggan ,
Salah satunya dengan melakukan pergantian meter air yang rusak a meter air yang baru, pelanggan yang mengalami kerusakan maupun sudah tidak layak pakai, seperti buram, pecah hingga masa pakainya sudah habis.
PDAM TJM pergantian meter air tersebut merupakan Program yang dijalankan secara rutin, salah satunya di Cabang Kabandungan , pergantian meteran rusak tersebut untuk memastikan keakuratan pencatatan pemakaian air pelanggan sehingga pelanggan merasa tidak dirugikan.
Ilmar Saepurahman,
Kepala Perumdam PDAM TJM Cabang Kabandungan menerangkan jika pergantian meter air dilakukan secara berkala setiap bulan terhadap pelanggan yang alat ukurnya sudah tidak layak digunakan.
Meter air yang angkanya sudah tidak terbaca, buram, berembun, ataupun rusak secara kontinyu kita lakukan pergantian setiap bulan,” kata Ilmar dalam keteranganya
Ilmar Saepurahman menyampaikan jika
setiap bulannya Cabang Kabandungan mendapatkan alokasi pergantian meter air dari kantor pusat. Program tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan pelayanan kepada pelanggan.
Dalam penjelasanya secara lugas mengatakan “Cabang Kabandungan mendapatkan jatah pergantian sekitar 20 meter air setiap bulan dari kantor pusat.Sampai akhir Februari kemarin Alhamdulillah sudah terealisasi sekitar 40 meter air yang diganti,” ungkapnya
Selanjutnya di tambahkan ilmar” Sebelum melakukan penggantian alat ukur tersebut, pihak Perumdam terlebih dahulu memberikan pemahaman kepada pelanggan terkait alasan dan manfaat penggantian meter air.
Hal itu dilakukan agar pelanggan mengetahui tujuan program tersebut sekaligus untuk menghindari kesalahpahaman.
Kami selalu memberikan edukasi kepada pelanggan mengenai alasan mengapa meteran air harus diganti. Dalam pelaksanaannya pun pelanggan dilibatkan secara langsung agar semuanya transparan,” ungkapnya
Menurut Ilmar, pergantian meter air sangat penting untuk menjaga keakuratan pencatatan pemakaian air pelanggan. Dengan alat ukur yang masih berfungsi dengan baik, pelanggan juga dapat menghubungkan penggunaan air secara mandiri.
“Kalau meteran air dalam kondisi baik, angka pemakaian bisa terbaca sendiri dengan jelas. Pelanggan juga bisa
menghitung pemakaian udara setiap harinya dan tinggal mengalkulasikannya dalam satu bulan berapa kubik yang digunakan,” tutupnya




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook