CAKRATARA.com — Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, S.Sos,. M.Si., menegaskan pentingnya komitmen pelayanan publik yang berkualitas bagi seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Penegasan tersebut disampaikannya saat penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada 484 PPPK Paruh Waktu di Ruang MH Thamrin, Gedung B, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jumat (02/01/2026).

Iin menyampaikan bahwa aparatur pemerintah memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam melayani masyarakat. Karena itu, setiap PPPK Paruh Waktu dituntut mampu memberikan pelayanan terbaik yang tepat sasaran serta berorientasi pada kepentingan warga.

“Pelayanan prima bukan sekadar bekerja, tetapi bagaimana kita benar-benar hadir untuk masyarakat. Masyarakat adalah fokus utama kita sebagai pelayan publik,” ucap Iin.

Ia juga mengingatkan agar seluruh PPPK Paruh Waktu konsisten menerapkan prinsip 4S, yakni Senyum, Sapa, Salam, dan Santun, serta menyampaikan informasi yang akurat dan bertanggung jawab. Selain itu, pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi di masing-masing unit kerja menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

Lebih lanjut, Iin mendorong para PPPK Paruh Waktu untuk menumbuhkan semangat kerja baru dengan mengimplementasikan nilai dasar ASN, yakni BERAKHLAK. Nilai tersebut meliputi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif sebagai fondasi budaya kerja aparatur sipil negara.

“Dengan menerapkan nilai BERAKHLAK, saya berharap rekan-rekan dapat bekerja secara profesional, berintegritas, serta mampu menjadi perekat persatuan dalam kehidupan berbangsa,” kata Iin.

Pada kesempatan tersebut, Iin juga menyampaikan apresiasi kepada para penerima SK yang telah menempuh perjalanan pengabdian panjang. Sebagian besar dari mereka sebelumnya mengawali karier sebagai tenaga kontrak, Pekerja Harian Lepas (PHL), hingga Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), bahkan ada yang telah mengabdi sejak era 1990-an.

“Pengabdian panjang ini patut diapresiasi. Terima kasih atas dedikasi rekan-rekan semua dalam mendukung roda pemerintahan, khususnya di Jakarta Barat,” jelas Iin.

Selain itu, Iin mendorong PPPK Paruh Waktu yang masih berpendidikan SMA agar melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana (S1). Menurutnya, peningkatan kompetensi menjadi kunci pengembangan karier di masa depan.

Sementara itu, Wahyudi (53), petugas Pengamanan Dalam Kantor Wali Kota Jakarta Barat, mengaku bersyukur atas pengangkatan dirinya sebagai PPPK Paruh Waktu. Ia menilai status baru tersebut menjadi peningkatan dari sebelumnya sebagai PJLP.

“Alhamdulillah, saya merasa sangat senang dan bersyukur. Ini menambah motivasi saya untuk bekerja lebih baik dan penuh tanggung jawab,” tutup Wahyudi. •erwin

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook