Retribusi Naik, Pedagang Pertanyakan Transparansi Pasar Induk Kemang
CAKRATARA.com – Kebersihan Pasar Teknik Umum (Pasar Induk Kemang), Kota Bogor, kembali menuai sorotan. Tumpukan sampah yang berserakan di berbagai sudut pasar menimbulkan bau tidak sedap dan merusak citra pasar tradisional. Ironisnya, kenaikan retribusi kebersihan dari Rp 8.000 menjadi Rp 10.000 per-hari, dan tidak diiringi peningkatan pelayanan.
Pantauan di lokasi pada Selasa (01/10/25), terlihat sampah plastik, sayuran busuk, hingga limbah rumah tangga, menumpuk tanpa penanganan memadai. Kondisi ini jelas mengganggu kenyamanan pedagang maupun pembeli.
“Kami sudah membayar retribusi, yang sekarang naik jadi sepuluh ribu. Tapi sampah tetap menumpuk, tidak ada peningkatan pelayanan,” keluh seorang pedagang.

Pihak ketiga yang diberi mandat mengelola sampah pasar, dinilai gagal menjalankan kewajibannya. Dengan jumlah sekitar 1.000 los pedagang, retribusi Rp 10.000 per-Los per-hari, seharusnya menghasilkan sekitar Rp 10 juta per-hari atau Rp 300 juta per-bulan. Angka tersebut dianggap fantastis, namun tidak sebanding dengan kualitas layanan kebersihan yang diberikan.
Kenaikan retribusi yang mestinya dipakai untuk meningkatkan pelayanan, justru memunculkan kecurigaan soal transparansi pengelolaan dana. Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, didesak segera mengevaluasi kinerja pihak ketiga tersebut. Jika kondisi dibiarkan, pasar berisiko menjadi sumber penyakit dan kehilangan daya tarik konsumen.
Masyarakat sekitar menegaskan, Perumda Pasar Pakuan Jaya selaku pemberi mandat tidak boleh berdiam diri. Apabila pihak ketiga tidak mampu, pemerintah diminta turun tangan langsung agar kebersihan pasar terjaga dan kenyamanan pedagang maupun pembeli kembali pulih.
“Evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan sampah ini dinilai sangat penting, agar dana retribusi benar-benar bermanfaat dan Pasar Teknik Umum (Pasar Induk Kemang), kembali menjadi tempat yang sehat serta layak bagi masyarakat,” ketus pedagang dilokasi •anto maulana




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook