Mediasi Tanpa Titik Temu, PT Ciledug Lestari Gagal Tunjukkan Sertifikat Asli
CAKRATARA.com – Konflik antara pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pasar Lembang, Sudirmara, Ciledug, Kota Tangerang dan PT Ciledug Lestari. Yang di fasilitasi oleh pihak Kecamatan Ciledug, tidak menghasilkan titik temu, Selasa (23/09/25).
Mediasi yang berlangsung di Balai RT 02 RW 09 Kelurahan Sudimara Barat ini dihadiri Camat Ciledug, perwakilan Kapolsek, Danramil, Kasi Trantibum, para ketua RT dan RW, pengelola terminal, anggota paguyuban, serta perwakilan PT Ciledug Lestari. Suasana pertemuan berjalan alot sejak awal.
Warga bersama perwakilan paguyuban menanyakan legalitas kepemilikan sertifikat lahan pasar Lembang dan terminal AKAP yang diklaim PT Ciledug Lestari. Pihak perusahaan hanya menunjukkan salinan fotokopi sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB), tanpa membawa dokumen asli sebagaimana diminta dalam undangan mediasi.
“Kami masih ragu atas fotokopi sertifikat yang ditunjukkan itu. Seharusnya pihak PT Ciledug Lestari membawa sertifikat aslinya,” ujar salah satu perwakilan paguyuban yang enggan disebutkan namanya.

Selain persoalan sertifikat, warga juga menyoroti kehadiran sejumlah orang dari organisasi masyarakat (ormas) di lokasi mediasi. Bahkan disebut ada seorang anggota Satpol PP yang hadir tanpa mengenakan seragam dinas. Kehadiran mereka dipertanyakan karena dianggap terlalu berpihak kepada PT Ciledug Lestari.
Sebelumnya, Kecamatan Ciledug telah menerbitkan surat perubahan jadwal mediasi melalui surat bernomor 324/500.17/IX/2025. Mediasi semula dijadwalkan pada Kamis, 18 September 2025 di Masjid Al-Ikhlas, namun diundur menjadi Selasa, 23 September 2025 pukul 14.00 WIB. Dalam surat tersebut, PT Ciledug Lestari diminta membawa dokumen asli terkait kepemilikan lahan, namun hingga pelaksanaan mediasi hal itu belum dapat dipenuhi.
Hingga mediasi berakhir, belum ada kesepakatan antara PT Ciledug Lestari dengan warga serta Paguyuban Pasar Lembang Sudimara Bersatu. Persoalan kepemilikan lahan terminal AKAP dan pasar Lembang pun masih menggantung. •erwin




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook