Cakratara.com-
Pandangan dan komentar muncul setelah adanya pemberitaan sebuah forum,diantaranya
Harry Akbar Ketua FJIS ( Forum Jurnalis Independen Sukabumi) yang memberikan pandangan dan sikap dengan adanya Pemberitaan dengan judul ”
Kocak ,Forum Lakukan Pelaporan Duluan ,Konpirmasi Belakangan”( cakratara.com- 18/6/25), dalam kesempatanya Hary Akbar menyampaikan pandanganya”
Disini saya hanya ingin menyikapi berita yang beredar tentang forum yang mendahulukan laporan baru konfirmasi , menurut saya Harusnya di jalankan terlebih dahulu Kode Etik Jurnalistik nya, mengkonfirmasi beberapa pihak terkait, sebagai leading sektor nya. Untuk mendapatkan klarifikasi terlebih dahulu dari pihak- pihak terkait untuk ke Validan data atau temuan.
Selanjutnya mengumpulkan data dan informasi hasil investigasi yang aktual dan faktual. (A1) kemudian Forum melakukan langkah akhir ketika memungkinkan harus menjadi pelaporan/Lapdu” ungkap Harry Akbar ketua FJIS.

Selanjutnya Hary akbar memastikan kalau laporan terlebih dahulu baru konfirmasi merupakan kesalahan, dan Harry Akbar juga menegaskan ketika disebutkan alasan konfirnasi tersebut untuk berimbangnya berita”
Ohh salah dong justru dengan membuat pelaporan dulu terus konfirmasi itu jadi tidak berimbang dan ada yang di rugikan sebelah pihak” tegas harri akbar.

Adanya tangapan dengan ” keanehan” konfirmasi juga jadi pembahasan di sebuah group WA yang berangotakan banyak para aktivis maupun pejabat dikabupaten sukabumi, salah satunya ada yang berkomentar”
Itu sama saja mempertontonkan kebodohan diri sendiri dengan suka rela.
Semua kaidah faktual, objektif, akurat, lengkap dan berimbang seperti ditabrak semua. Lantas apakah “gelar” jurnalis masih layak disematkan pada yg seperti itu? ” komentar salah seorang .

Selanjutnya ditambahkan lagi” dengan hal itu sama saja seperti
mengecilkan dirinya sendiri, mengkerdilkan cara pikirnya sendiri, mendegradasi daya nalarnya secara paripurna. Lengkap sudah…”tambahnya penuh kritis

Dari adanya tangapan Ketua FJIS dan komentar di group WA , pada dasarnya para jurnalis harus lebih mengedepankan kode etik, dan ketika ada temuanya yang akan di laporkan sepatutnya mengkonpirmasi terlebih dahulu, jangan sampai alasan untuk berimbang jadi “tanda tanya dan senyuman” sebagian pihak maupun pemerhati.

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook