Jamaludin Azis Tengahi Mediasi Ahli Waris Hak Tanah Di Tenjo Jaya
Cakratara.com-
Kepala Desa Tenjo Jaya Jamaludin Azis tengahi mediasi Ahli Waris Hak tanah yang ada di Desa Tenjo jaya, tanah yang juga saat ini tengah di duga mau dikuasi PT bogorindo Cemerlang dengan adanya kegiatan cat and fill untuk di jadikan tempat camping ground.
Mediasi yang biasanya terjadi saling kukuh adu argumen antara kedia belah pihak, namun berbeda mediasi yang ditengahi oleh Jamaludin Azis Kepala Desa tenjo jaya, bukan perdebatan yang mengarah pada persengketaan, dalam mediasi tersebut, malah berakhir dengan penuh keakraban.
Perwakilan kedua ahli waris dari pihak abdulah bin tholib dan perwakilan pihak abdulah bin tholib albarais duduk bersama membahas hak tanah tersebut.
Kades Tenjo Jaya Jamaludin Azis menyampaikan” alhamdullilah hari ini ada kesepakatan darinpermasalahan hak ahli waris yang sudah sekian lama tidak terselesaikan,hari ini pada rabu 11/6/25 semua sudah terselesaikan dengan kesepakatan yang di tanda tangani kedua belah pihak , dan dalam kesepakatan tersebut di nyatakan ahli waris abdulah bin thalib secara sah sebagai ahli waris dari lahan yang dipermasalahkan tersebut” tutur jamaludin azis kepala desa tenjo jaya.
Mediasi yang berlangsung di aula kantor Desa Tenjo Jaya tersebut menjadi sejarah baru dalam penyelesaian tanah diantara kedua belah pihak ” hasil dari mediasi hari ini semua memastikan pihak abdullah bin tholib adalah pemegang ahli waris tanah tersebut jelas jamaludin Azis.
Lahan tanah yang dipersengketakan tersebut saat ini sempat di garap oleh PT bogorindo cemerlang yang di duga tidak mendasar sama sekali kalau hak tanah iti bagian dari PT Bogorindo Cemerlang, kegiatan bogorindo cemerlang tersebut sempat viral dengan dugaan penyerobotan tanah, sampai akhinya dari dinas perijinan turun lelapangann dan memberikan surat untuk penghentian kegiatan , begitupun dengan camat cibadak yang memberikan surat yang berisi sama.
Adanya surat Pemberhentian kegiatan seperti cat and fill dipatuhi dan dilksanakan PT Bogorindo Cemerlang, tapi apakah sekuruh kegiatan di lahan tanah tersebut total berhenti?.



Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook