LEBAK, CAKRATARA – Sekilah kisah tentang seorang pandai asli Baduy yang akrab disapa Ki Denci pewaris pengrajin golok di kampung Ciminyak Cipatat, Desa Pasirbitung, Kecamatan Bojongmanik Lebak Banten.

Salah seorang pendatang dari Kampung Citeras, Desa Cemplang Jawilan, Iman datang ke tempat pandai pada Minggu (12/6/22) untuk meminta dibuatkan sebuah golok.

“Saya sengaja jauh-jauh dari Citeras datang ke sini untuk minta dibuatkan sebuah golok, karena pengrajin golok di Ciminyak Cipatat sini sangatlah terkenal ke hebatannya. Walaupun sekarang pengrajinnya sudah bukan Ki Denci lagi, tetapi pandai ini juga merupakan salah satu teturunannya,” ungkap iman

Ki Denci merupakan pemandai yang penuh bersejarah sehingga hasil karyanya terkenal ke mana-mana. Namun kini tinggal kenangan dan nama saja, karena ki Denci sudah sejak lama meninggal dan menjadi turun temurun kepada anak cucunya sehingga terakhir kepada salah satu cucunya yang bernama Atim yang kerap disapa mang Atim.

Atim pun kini sudah tinggal kenangan dan tinggal tersisa salah satu penerusnya yaitu Ki Abeng. Abeng yang merupakan salah satu penerus pengrajin golok atau pandai kini sudah berjalan untuk menggelutinya dengan penuh sabar dan rajin sehingga banyak diminati masyarakat untuk membuatkannya pisau dan golok.

“Saya merupakan salah satu penerus dari pengrajin golok ini. Alhamdulillah bisa meneruskan pekerjaan ini dengan baik. Saya juga selalu berusaha untuk melayani pelanggan yang datang untuk bisa memenuhi permintaan para pelanggan agar merasa lebih puas lagi dengan pelayanan saya ini,” tuturnya.

“Saya juga berharap semoga kedepannya pekerjaan ini bisa lebih maju lagi dan semakin banyak para pelanggan yang memesan agar dari penghasilan pandai ini bisa mencukupi kebutuhan hidup,” tutupnya.

Cs Suteja
Cakratara

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook