Pergerakan Tanah di Desa Cilangkap, Kades Minta Warga Waspada
LEBAK, CAKRATARA – Kepala Desa (Kades) Cilangkap M. Roni meminta warga masyarakat tetap waspada pasca terjadinya bencana pergerakan tanah di Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten pada Jumat 10 Juni 2022 kemarin.
“Saya minta warga untuk tetap waspada. Terlebih saat ini intensitas curah hujan masih cukup tinggi,” kata M. Roni kepada pada awak media, Sabtu (11/6/22).
Kades Cilangkap menjelaskan, bencana pergerakan tanah di daerahnya menyebabkan 5 (lima) rumah dan satu pabrik tahu milik warga rusak. Meski demikian, sejauh ini pihak desa tidak mendapatkan laporan ada korban jiwa.
“Kejadiannya sore hari. Kita bersyukur tidak ada korban jiwa,” ucapnya.
Dari lima rumah yang rusak, kata dia, tiga rumah rusak berat, bagian tembok bangunan retak akibat tanah amblas. Sementara dua rumah lainnya mengalami rusak ringan.
“Dua rumah hanya rusak ringan, karena hanya bagian teras halaman rumah yang amblas atau retak,” ujarnya.
Selain merusak, rumah musibah itu juga menyebabkan jalan poros desa terputus. Hal itu karena jalan amblas, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan, baik roda dua maupun empat
“Untuk sementara jalur dialihkan melalui Desa Pasirkupa,” ungkap Kades.
Warga yang rumahnya terkena pergeseran tanah sudah di ungsikan ke tempat aman. Ia menyebut, kejadian itu sudah yang kedua kalinya. Sebelumnya terjadi pada bulan Maret tahun 2022 dengan kerusakan dua rumah.
“Dari BPBD Lebak, Tagana, Polsek dan TNI sudah berdatangan ke lokasi untuk membantu dan mengevakuasi warga ke tempat lebih aman,” tutupnya.
Herdi Sudrajat
Cakratara



Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook