KEEROM, CAKRATARA – Sebagai upaya cegah dan mengurangi angka penyebaran penyakit malaria di wilayah perbatasan Papua, Pos Somografi Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC bagikan kelambu kepada warga Kampung Somografi, Distrik Web, Kabupaten Keerom.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/Kala Cakti, Letkol Inf Dwi Widodo, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Senin (06/06/2022).

“Pembagian kelambu anti nyamuk ini merupakan wujud kepedulian Pos Somografi terhadap kesehatan masyarakat Kampung Somografi sebagai upaya cegah penyakit malaria yang ditularkan melalui nyamuk Anopheles,” ungkap Dansatgas.

Sementara itu, Bapak Yance (49) salah satu masyarakat Kampung Somografi mengatakan bahwa dirinya sangat senang dengan kepedulian dari Satgas Yonif 126/KC yang telah memberikan kelambu kepadanya.

“Kami berharap agar ke depan warga yang terkena sakit malaria dapat berkurang atau menurun, sehingga warga bisa hidup sehat dan terhindar dari serangan nyamuk malaria,” tutupnya.

Dikutip dari Aladoktercom pengertian malaria adalah penyakit infeksi menular yang menyebar melalui gigitan nyamuk. Penderita malaria akan mengeluhkan gejala demam dan menggigil.

Walaupun mudah menular melalui gigitan nyamuk, malaria bisa sembuh secara total bila ditangani dengan tepat. Namun jika tidak ditangani, penyakit ini bisa berakibat fatal dari menyebabkan anemia berat, gagal ginjal, hingga kematian.

Di Indonesia, jumlah penderita malaria cenderung menurun dari tahun ke tahun. Namun, beberapa provinsi di Indonesia masih banyak yang menderita malaria, terutama di wilayah timur Indonesia, yaitu Papua dan Papua Barat. Sementara itu, provinsi DKI Jakarta dan Bali sudah masuk ke dalam kategori provinsi bebas malaria.

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook