KEEROM, CAKRATARA – Satgas Pamtas Yonif 126/KC Pos Yabanda yang dipimpin Letda Inf Abdul Rais Nasution telah bekerja sama dengan Tim Surve dari Kementerian Kesehatan dalam rangka pengecekan dan pengobatan Malaria beserta pengecekan Filariasis kepada anak-anak sekolah.

Hal tersebut Kabid P2P Dinkes Keerom dan Puskesmas Yabanda dalam rangka pengecekan dan pengobatan Malaria beserta pengecekan Filariasis kepada anak-anak sekolah, bertempat di sekolah SD Kampung Yabanda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom pada Sabtu (28/5/22).

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC, Letkol Inf Dwi Widodo, S.H., M.Han menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan, pengobatan Malaria dan pengecekan Filariasis ini diharapkan agar anak-anak Kampung Yabanda sehat, damai, aman dan sejahtera.

“Selain itu Satgas Yonif 126/KC akan terus berupaya berada di tengah-tengah kesulitan masyarakat,” kata Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC, Letkol Inf Dwi Widodo, S.H., M.Han.

Dikatakan Dansatgas, dengan kegiatan ini anak-anak merasa senang karena sudah diperhatikan oleh Satgas dan Pemerintah.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat dalam bentuk keluarga sehat dan bahagia di Papua, khususnya di perbatasan RI,” tutup Dansatgas masyarakat,” kata Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC, Letkol Inf Dwi Widodo.

Hampir semua orang tua pasti pernah merasa kebingungan ketika mendapati anaknya sakit. Bawa ke dokter anak atau tidak ya ?. Dilemma ini  membayangi terutama saat sakit anaknya dianggap ringan atau biasa, misalnya demam tidak tinggi, batuk, pilek. Bahkan orang tua yang sudah berpengalaman setelah memiliki beberapa anak masih kerap merasa bingung.

Anak yang sakit memang menimbulkan situasi yang rumit, wajar jika orang tua merasa bimbang, terlebih bila baru pertama kali menjadi ayah atau ibu. Memahami gejala penyakit pada anak,  adalah menjadi salah satu kunci untuk mengatasi kebimbangan tersebut. Betapapun sakit anak “cuma” panas, tetapi ada resiko yang mengintai.

 

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook