Connect with us

Budaya dan Pariwisata

Gunakan Dana Pribadi, Opik Buka Akses Wisata Curug Larangan

Joko Purwono

Published

on

Dengan gunakan dana pribadi, tokoh masyarakat Desa Girimukti Taopik Guntur membuka akses jalan objek wisata Curug Larangan

SUKABUMI, CAKRATARA – Dengan gunakan dana pribadi, tokoh masyarakat Desa Girimukti Taopik Guntur membuka akses jalan objek wisata Curug Larangan yang berada di Kedusunan Cipicung, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Taopik Guntur yang akrab disapa Opik mengatakan melakukan pembukaan akses menuju Curug Larangan gunakan dana pribadi karena merasa prihatin dengan banyaknya keluhan dari wisatawan yang kesulitan menuju lokasi wisata tersebut.

“Saya yakin dengan adanya akses ini akan mempermudah wisatawan menuju Curug Larangan dengan rasa nyaman dan aman,” kata Opik.

Terkait alasannya membuka akses jalan tersebut, Opik mengungkapkan karena banyaknya potensi yang bisa digali dari obyek wisata Curug Larangan.

“Selain dari peningkatan potensi ekonomi warga sekitar, tentunya juga membuat Desa Girimukti akan lebih dikenal oleh masyarakat luas sebagai daerah obyek wisata yang indah, nyaman dan aman. Pastinya itu akan terwujud setelah nanti dilakukan penataan, baik dari segi sarana maupun prasarana,” ujar Opik

Advertisement

Rencana ke depanya opiku berharap para wisatawan bisa datang ke Curug Larangan dengan mengunakan kendaraan roda 4.

“Rencana saya nantinya akan ada 2 akses jalan menuju ke Curug Larangan, yang pertama dengan menggunakan jalur Offroad kendaraan Roda 4 yang mesin 4×4, dan yang kedua dengan jalur kendaraan roda 2, yang hanya bisa digunakan sampai batas perkampungan warga saja. Kemudian apabila wisatawan mau menuju ke Curug Larangan, kita arahkan mereka untuk menggunakan jasa angkutan warga di sini. Ya semacam ojek lah. Hal tersebut tentunya juga akan berpotensi meningkatkan perekonomian warga di sini,” papar Opik.

Tidak sampai di situ saja, Opik juga mengutarakan niatnya, nanti di sekitaran obyek wisata akan tersedia pula Camping Ground (Area Kemping)
Karena anggarannya lumayan besar, lanjut Opik, pihak pemerintah khususnya Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi agar turut mendukung dan membantu supaya cita-cita banyak warga tersebut bisa diwujudkan secepatnya.

“Kalau tidak bisa membantu secara keseluruhan minimal disempurnakanlah apa yang menjadi kekurangannya,” tutup Opik.

Sementara Iwan Ketua RT 03 dan Kasim Warga RT 04 mengaku sangat senang dan bahagia bisa melihat secara langsung Curug Larangan dengan airnya yang jernih.

Advertisement

“Kami sengaja datang ke sini menemani Aa Opik untuk melihat keindahan Curug Larangan ini secara langsung.
Dan sengaja pula kami membawa keluarga dan anak-anak, agar mereka bisa bermain dan menikmati indahnya Curug Larangan ini” tutur Iwan.

“Alhamdulillah kami mengucapkan syukur pada Allah dan sangat berterimakasih pula kepada Aa Opik yang telah membuka akses jalan menuju curug ini. Semoga nanti setelah curug ini telah dibuka secara resmi, kami berharap warga masyarakat bisa juga menikmati hasilnya,” tutup Iwan.

Di lokasi Curug Larangan terlihat banyak warga dengan wajah ceria sedang melakukan aktifitas bermain di air yang jernih.

Nandang Setiawan (Meionk)
Cakratara

Advertisement
Advertisement
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications