Connect with us

Budaya dan Pariwisata

Bukit Kayangan di Klakahkasihan Jadi Unggulan Calon Desa Wisata

Joko Purwono

Published

on

Dalam rangka penilaian calon desa wisata tahun 2022, Bukit Kayangan masuk dalam daftar unggulan di Desa Klakahkasihan, Kecamatan Gembong

PATI, CAKRATARA – Dalam rangka penilaian calon desa wisata tahun 2022, Bukit Kayangan masuk dalam daftar unggulan di Desa Klakahkasihan, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Dalam penilaian calon desa wisata tersebut, Desa Klakahkasihan Kecamatan Gembong memperkenalkan berbagai potensi wisata dan produk unggulan yang ada di wilayah Desa Klakahkasihan di hadapan juri penilai Desa Wisata Kabupaten Pati.

Dalam rangka penilaian calon desa wisata tahun 2022, Bukit Kayangan masuk dalam daftar unggulan di Desa Klakahkasihan, Kecamatan Gembong

Dalam pidatonya, Kepala Desa Klakahkasihan, Handziq S.J menyampaikan beberapa potensi dan daya tarik wisata yang ada di desanya seperti Bukit Kayangan, Kebon Agung, Wisata Religi Makam KH. Mu’in Al Hafidz serta beberapa titik lainnya.

Selain itu, ada juga berbagai produk UMKM dan kuliner unggulan Desa Klakahkasihan seperti gethuk talas, kopi bubuk, pecel pakis, tape sukun, tape pisang, souvenir berbahan kayu kopi dan batok kelapa.

“Pemeritah desa bersama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dewi Kinasih beserta karang taruna Muda Berkarya Klakahkasihan dan pemuda setempat disertai dukungan dari berbagai masyarakat telah siap untuk menjadi desa wisata di Kabupaten Pati,” kata Kepala Desa Klakahkasihan.

Advertisement

“Saya selaku kepala desa berharap agar Desa Klakahkasihan bisa lolos dan menjadi wisata baru di Kabupaten Pati,” tambah Handziq kepada wartawan pada Sabtu (26/3/22).

Dalam sambutannya, Sekretaris Dinporapar, Hari Mukito menjelaskan bahwa penilaian desa wisata yang dikoordinir oleh Dinporapar tersebut berlangsung mulai hari ini Rabu, 23 Maret hingga Kamis, 31 Maret 2022.

“Proses penilaian calon desa wisata oleh tim juri nantinya akan membuat rekapan terkait hasil penilaian, kemudian akan disampaikan ke Disporapar Provinsi Jawa Tengah,” kata Hari Mukito.

Sementara itu, pengelola objek wisata Bukit Kayangan, Ridho menambahkan, bahwa sebelum diadakan penilaian untuk menjadi desa wisata, Bukit Kayangan mampu menghadirkan ribuan pengunjung baik dewasa, remaja maupun anak anak di setiap minggunya.

Aslam
Cakratara

Advertisement
Advertisement
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications