Connect with us

Budaya dan Pariwisata

Taman Ide Objek Wisata Kekinian Tangerang, Tawarkan Spot Foto Instagramable.

Published

on

Bagi masyarakat kabupaten tangerang pasti sudah tak asing lagi dengan nama Taman Ide Tigaraksa, Nama ini bukan lah makna sasungguhnya,

TANGGERANG, CAKRATARA – Bagi masyarakat kabupaten tangerang pasti sudah tak asing lagi dengan nama Taman Ide Tigaraksa, Nama ini bukan lah makna sasungguhnya, tetapi nama dari sebuah café yang hits dan banyak di kunjungi oleh orang-orang yang ingin berswafoto. Minggu (31/10/2021).

Café ini (taman ide) menyuguhkan banyak spot yang instragramable sehingga banyak masyarakat yang datang ke Taman Ide untuk berfoto bersama teman, sahabat dan keluarga. Masih jarang café yang menyajikan spot foto yang menarik seperti ini sehingga cafe ini menjadi buruan warga.

CEO Taman Ide Bayu mengatakan, Selain berswafoto dengan background yang instagramable Anda juga dapat mencicipi menu makanan yang ada disini. Dan ada banyak hal lagi yang bisa Anda temukan di café ini belum tentu dapat Anda lakukan di café lainnya.

“Taman Ide sudah terkenal di kalangan masyarakat daerah Kabupaten Tangerang dan sekitarnya. Tempat ini sudah banyak di kenal karena memiliki banyak spot yang instagramable, hal ini merupakan incaran para muda mudi yang gemar berswafoto. Banyak pengunjung yang senang dengan adanya fasilitas spot foto yang instagramable ini,” Ucapnya.

Salah satu spot yang banyak di cari oleh pengunjung adalah spot foto bergaya Eropa dan rumah kaca yang memiliki kesan estetik. Selain kedua spot foto itu terdapat banyak spot foto yang menarik, disini juga ada spot foto ilusi mata seperti tembok denga lukisan yang khas dari seniman ternama dan lainnya.

“Sembari berswafoto Anda dapat menikmati makanan dan minuman yang ada di café, selain menawarkan spot foto yang tempat ini juga menawarkan menu makanan dan minuman. Makanan dan minuman yang ada disini memiliki harga yang cukup terjangkau untuk kalangan muda-mudi. Menikmati makanan di tempat ini Anda juga akan merasakan sejuknya area di taman ini,” Ungkapnya.

Perlu diketahui, Café ini memiliki konsep semi outdoor jadi terbagi menjadi beberapa bagian ada yang bagian terbuka dan ada bagian yang tertutup. Jika Anda yang berkunjung tempat ini saat sore hari, Anda dapat menyaksikan pemandangan indahnya warna langit saat itu.

“Karena konsep semi outdoor ini juga memberikan kesejukan hal ini juga dikarenakan adanya pepohonan rindang di sekitar taman ini yang memberikan kesan asri. Tempat ini juga cantik saat di kunjungi saat malam hari karena gelapnya malam akan di hiasi lampu dengan nyala yang cantik,” Ujar Bayu Yang Juga Memiliki Hobi Bermain Basket Ini.

Tempat ini memang sengaja di desain untuk menyatu dengan alam sehingga pengunjung yang datang akan merasakan suasana alami. Selain area outdoor terdapat juga beberapa area lainnya. Area ini juga di desain dengan semenarik dan seindah mungkin agar pengunjung betah.

“Café sekaligus tempat wisata Tamam Ide ini terletak di Perumahan Triraksa Village 2, Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Kabuapaten Tangerang. Banyak pengunjung yang datang bukan dari kabupaten tangerang café ini sudah banyak di kenal orang, sehingga mudah untuk di akses atau di kunjungi. Anda dapat melihat alamat dan rute lengkapnya lewat google maps di handphone Anda,” tegasnya.

Tempat ini berjarak 5 km dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, dengan waktu tempuh sekitar 10 menit di perjalanan. Mudah bagi Anda untuk mengakses tempat ini dapat menggunakan kereta api dan transportasi lainnya. Taman Ide buka mulai pukul 13.00- 22.00 WIB, tempat ini biasanya akan ramai didatangi pengunjung disaat weekend pada jam 15.00-18.00 WIB.

“Foto dengan Background Instagramable,
Mengambil foto dengan background instagramable pasti menjadi hal yang di cari oleh generasi muda, pengunjung akan menemukan lebih dari 10 spot foto yang menarik. Generasi milenials pasti akan sangat suka dengan tempat ini,” Paparnya.

Jika sudah datang ke Taman Ide Anda wajib ke Rumah Kaca, karena di bagian in Anda akan banyak menemukan spot foto yang menarik.

“Kami merencanakan untuk membangun wisata kuliner dengan lingkungan yang dipenuhi dengan spot foto instagramabel kaum milenial menjadi target pasarnya,” pungkasnya.

“Di tempat ini Anda juga bisa menikmati makanan dan minuman, Taman Ide mejual menu makanan khas daerah Kabupaten Tangerang, Makanan Tradisional Khas Daerah, Serta Pihak café juga membuat nama menu makanan yang unik seperti berbagai menu minuman coffe dan makanan lainnya,” ujarnya.

Fasilitas yang ada di tempat ini sudah tergolong sangat lengkap, pemilik sudah menyediakan fasilitas yang memadai untuk menjamin kenyamanan pengunjung. Mungkin harus di lakukan perombakan spot foto untuk beberapa waktu agar pengunjung tidak bosan. Selain itu untuk spot foto lebih di perbanyak lagi agar lebih banyak area untuk di eksplore.

“Seharusnya tempat yang menarik seperti ini banyak dibuka di berbagai daerah agar menjadikan ikon baru suatu kabupaten tangerang dan dapat menarik banyak pengunjung. Ini juga merupakan ide yang bagus untuk para pebisnis yang ingin memulai membuka usaha. Pemerintah juga sebaiknya membantu para pengusaha kuliner seperti pemilik café Taman Ide di Kabupaten Tangerang untuk mengembangkan usaha yang mereka,” paparnya.

Sementara itu, Sekertaris Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata Kabupaten Tangerang H.Karnadi menyambut baik adanya taman ide yang memiliki konsep kekinian bagi para kaum milenial, dirinya juga mendukung dan mengajak kepada para kaum agar bisa mampir dan menikmati suasana taman ide yang kekinian serta menyajikan berbagai menun minuman dan makanan yang sangat enak serta harga terjangkau.

“Semoga taman ide kedepannya semakin maju dan berkembang (viral) dan bisa terus berinovasi serta memberikan ide gagasan terbaiknya untuk kaum milenial yang kekinian, serta kedepannya taman ide ini juga bagus untuk dijadikan tempat acara apapun, karena suasana yang nyaman, halaman luas, dan memadai,” ujarnya.

Sugiyarti
Caratara

Budaya dan Pariwisata

Pantai Ciantir Sawarna jadi Tempat Festival Kuliner Banten

Published

on

Festival Kuliner Banten, di selenggarakan di Pantai Ciantir Desa Sawarna Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten

LEBAK,  – Festival Kuliner Banten, di selenggarakan di Pantai Ciantir Desa Sawarna Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten,(Rabu 27 Oktober 2021).

Kegiatan festival kuliner yang berjumlah 6 kontestan meliputi kontestan dari lokal dan luar lokal, yakni 3 kontestan desa Sawarna, 1 Malingping, 1 kota Tanggerang,  serta 1 serang

Acara festival kuliner tersebut dibuka langsung oleh Dinas pariwisata provinsi Banten yang di wakili Sri Mulyati Kepala Bidang Industri Parawisata dan Ekonomi

Sri Mulyati berharap giat festival kuliner ini bisa termotifasi terhadap para pelaku usaha atau para pedagang di kawasan wisata

“Fesrival kuliner ini sudah di agendakan, dalam rangka pengembangan dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dari sektor perekonomian dan usaha wisata, ” Ungkap Sri Mulyati

Senada disampaikan H.Epu dari komisi 3 fraksi PKB di bidang Parawisata , Destinasi wisata lebak selatan kedepan semakin maju, serta lebih aman dan nyaman terhadap para wistawan

“Saya sangat mendukung atas terselengaranya festival kuliner, dari khas kuliner ini, sebagai daya pikat  pengembangan peningkatan wisata di Lebak Selatan,” Kata Epu

Terpisah kepala desa Sawarna kecamatan Bayah,Iwa Sungkawa”ucapkan banyak terimakasih kepada Dinas pariwisata provinsi Banten,yang telah menjadikan pantai Ciantir Sawarna tempat festival kuliner Banten.dan tak lupa pula saya ucapkan banyak terimakasih kepada DPRD provinsi Banten H.Epu.yang mana telah mendukung khususnya bidang pariwisata.

Dalam kesempatan itu turut hadir dari unsur Muspika Kecamatan Bayah, Yakni  Camat Bayah Khaerudin, Kapolsek bayah AKP Ampri, Danramil Bayah kapten Arm Abdul Rosyid, kepala Desa Sawarna Iwa Sungkawa, beserta parades desa Sawarna.

Gunawan Belong

Cakratara

Continue Reading

Budaya dan Pariwisata

Sukseskan Visi Pemkab, Disbudpar Lebak Gelar Kemah di Destinasi Wisata

Published

on

sukseskan visi (Pemkab) Lebak menjadi destinasi wisata unggulan nasional berbasis potensi lokal, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata

LEBAK, CAKRATARA – Dalam rangka sukseskan visi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menjadi destinasi wisata unggulan nasional berbasis potensi lokal, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lebak bersama Kwartir Ranting Cabang (Kwarcab) Pramuka Lebak mengelar Perkemahan Bhakti Saka Wisata bertempat di Destinasi Wisata Ranggawulung, Curugbitung, Lebak Banten.

Acara digelar selama 3 hari dari 27 – 29 September 2021 dan diikuti oleh 70 anggota pramuka tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Lebak.

Dalam sambutan penutupannya, Rabu (29/9/2021), Ketua Kwarcab Pramuka Lebak Ade Sumardi mengajak seluruh anggota pramuka di lebak untuk turut serta mengambil peran dalam mensukseskan visi pemerintah terkait wisata.

“Kami berharap setiap anggota pramuka di Lebak harus memiliki gen wisata didalam dirinya masing-masing, sebagai salah satu upaya kita sukseskan visi Pemkab Lebak yang dicanangkan oleh ibu kita Bupati Lebak” Ungkap Ade

Ketua Kwarcab Lebak juga menjelaskan pentingnya mensukseskan visi pariwisata di lebak salah satunya dalam rangka mendongkrak perekonomian dan kesejahteraan masyarakat

“Ketika tol sudah berjalan, disitu kita harus mampu menangkap potensi meningkatnya kunjungan wisatawan ke lebak, untuk itu siapkan sumber daya manusianya dari sekarang jangan sampai kita hanya jadi penonton dalam menangkap potensi tersebut” Jelas Ade dihadapan para peserta Saka Wisata.

Sementara itu Kepala Disbudpar Imam Rismahayadin, menjelaskan kegiatan saka wisata ini guna mencetak agen-agen wisata dikalangan anggota pramuka dengan memberikan bekal keilmuan terkait pariwisata.

“Kita berharap dengan kegiatan ini dapat mencetak agen-agen wisata yang handal dengan membekali mereka dengan berbagai keilmuan terkait wisata, sehingga mampu memiliki kemampuan dalam berperan seperti menjadi pemandu dan penyuluh wisata yang andal, juga dapat berinovasi dibidang kuliner yang memiliki kekhasan sendiri dan menarik para wisatan untuk datang mencoba” Ungkap Risma.

Kegiatan ini digelar dengan protokol kesehatan dan ditutup secara simbolis dengan melepas tanda peserta Saka Wisata yang dilakukan oleh Wabup Lebak dan Kepala Disbudpar.

Red: Asep D Mulyadi
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications