Connect with us

Nusantara

Ormas Badak Banten Minta Polres Lebak Tindak Lanjut Dugaan Gratifikasi dan KKN PT. AAM

Published

on

Ormas Badak Banten ( Badan Aspirasi Dan Apresiasi Kemajemukan Banten ) pada hari Kamis tanggal 14 Oktober 2021 mendatangi Polres Lebak

LEBAK, CAKRATARA – Ormas Badak Banten ( Badan Aspirasi Dan Apresiasi Kemajemukan Banten ) pada hari Kamis tanggal 14 Oktober 2021 mendatangi Polres Kabupaten Lebak guna menindaklanjuti laporan terkait adanya dugaan Gratifikasi serta Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang dilakukan PT. Aam Prima Artha yang beralamat di Jln. Mangga Nomor 27 RT 001/RW 008 Kali Gandu Kecamatan Serang Kota Provinsi Banten.

Dugaan keterlibatan yang dilakukan kepada sejumlah Kepala Desa serta Pegawai Kecamatan yang ada di Kabupaten Lebak serta oknum pegawai Dinas Sosial Kabupaten Lebak dalam hal ini diduga kuat ikut memuluskan atau melancarkan PT Aam Prima Artha sebagai supplier Sembako yang bekerjasama dengan e-Warung dan di tunjuk oleh desa beserta TKSK ( Tenaga Kerja Sosial Kecamatan ) yang berkaitan dengan adanya Banprov (Bantuan Provinsi) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai ).

Sekretaris Jenderal DPP Ormas Badak Banten Hilman Soni Permana SH mengatakan, ”Adapun dasar dan alasan laporan ini, bahwa pelapor bagian dari masyarakat yang tergabung dalam organisasi kemasyarakatan Badak Banten yang peduli terhadap masyarakat Banten dimana organisasi ini mengawal pemerintah dan masyarakat Banten terkait adanya dugaan Gratifikasi dan tindak pidana Korupsi, kolusi dan Nepotisme ( KKN ) di wilayah hukum Kepolisian Resort Kabupaten Lebak.

”PT Aam Prima Artha diduga telah melakukan pemberian sejumlah uang kepada Kepala Desa di kabupaten Lebak sebagai (Bukti Terlampir). Sebagaimana tertuang dalam pasal 12 UU Nomor 20 tahun 2021 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang mana di sebutkan bahwa Pegawai Negeri atau penyelenggara negara yang menerima hadiah atau janji , padahal diketahui atau patut diduga hadiah atau janji tersebut diberikan untuk menggerakkan agar melakukan atau melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya.Jelas adanya kejadian ini sudah melanggar Undang-undang,”ungkapnya Hilman kepada tim awak media, Kamis ( 14/10/2021 ).

Selain itu, lanjut Hilman, PT Aam selaku Supplier dana Banprov dan BPNT pada masyarakat Kabupaten Lebak lewat Kepala Desa dengan memberikan sejumlah uang kepada Kepala Desa lewat salah seorang yang bernama AS, sebagaimana bukti transfer tertanggal 23-06-2021 dimana dalam hal ini, AS telah menerima sejumlah uang dari PT Aam Prima Artha untuk digunakan pada 50 Desa di Kabupaten Lebak sebagai tanda jadi keseriusan PT tersebut untuk dapat mensuplai sembako lewat Kepala Desa.

“Bahwa PT Aam Prima Artha juga, dalam menjalankan usahanya menggandeng Ketua TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Masyarakat /IPSM (Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat) guna melancarkan usahanya dengan memasukkan ketua IPSM provinsi Banten selaku Komisaris/Wakil Direkturnya,” terangnya.

Lebih lanjut, Hilman juga mengatakan, bahwa bukan hanya Ormas Badak Banten, akan tetapi ada salah seorang politisi atau anggota DPRD Kabupaten Lebak yang mengetahui terkait adanya kecurangan oleh PT. Aam Prima Artha dalam mendistribusikan sejumlah sembako ke sejumlah desa di wilayah Lebak.

Akan tetapi kata dia, bahwa penyalurannya pada e-Warung Desa diduga dimonopoli oleh PT Aam Prima Artha, dimana perusahaan tersebut diduga kuat menjanjikan sesuatu kepada Kepala Desa agar barang dipasok olehnya selaku Supplier.

Tentunya, kejadian seperti ini sangat merugikan Bangsa dan Negara, kami berharap kepada Kepolisian Polres Lebak agar secepatnya memeriksa PT. Aam Prima Artha terkait adanya dugaan gratifikasi dan KKN pada sejumlah Kepala Desa di Kabupaten Lebak.

“Kedua, untuk secepatnya memeriksa dan meminta keterangan seluruh Kepala Desa di Kabupaten Lebak terkait adanya dugaan tersebut, dan yang ke tiga, meminta keterangan ketua IPSM Provinsi Banten sebagai Komisaris/Wakil Direktur PT. Aam Prima Artha dalam Intervensi penunjukan e-Warung, dan yang terakhir meminta agar secepatnya keterangan saksi-saksi yang kami ajukan terkait adanya gratifikasi dan KKN di proses, pungkas Sektretaris Jendral DPP Ormas Badak Banten Hilman Soni Permana, SH yang disampaikan kepada tim awak media.

Sampai berita ini di tayangkan tim awak media masih coba berusaha untuk mengkonfirmasi pihak terkait.

Azis Puad
Cakratara

Nusantara

Tiga Pilar Tanjung Duren Kerja Bakti Pasca Kebakaran

Published

on

Tiga Pilar melaksanakan Apel Kerja Bakti membersihkan puing-puing di area pasca kebakaran yang terjadi di Jl.Makaliwe II Gg. 3 Rt. 03/08

JAKARTA, CAKRATARA – Kepolisian Sektor Polsek Tanjung Duren bersama Tiga Pilar melaksanakan Apel Kerja Bakti membersihkan puing-puing di area pasca kebakaran yang terjadi di Jl.Makaliwe II Gg. 3 Rt. 03/08 dan Gg 4 Rt. 04/08 Kel. Grogol Jakarta Barat, Rabu (27/10/2021).

Kapolsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat Kompol Rosana Albertina Labobar, S.IK., M.Si didampingi Camat Grogol Petamburan Didit Sumaryanta dan Danramil 03/GP Kapten Inf. Irwan Triyono, saat memimpin Apel Kerja Bakti tersebut mengatakan, ucapan syukur atas nikmat kesehatan yang telah diberikan oleh Allah Swt, Tuhan Yang Maha Esa.

Adapun tujuan dari Tiga Pilar melakukan kerja bakti di lokasi kebakaran ini, adalah ingin meringankan beban warga yang terdampak musibah. Selain itu kebersihan lingkungan yang memang menjadi tanggung jawab bersama.

“Kami mengimbau para korban kebakaran agar menjadikan musibah ini sebagai ujian, bukan sebagai cobaan, karena setelah ujian berakhir akan menerima kenikmatan,” ucap Kompol Ocha.

Kapolsek mengajak para korban kebakaran untuk selalu semangat dan optimis dalam menghadapi musibah. Harus bangkit untuk menata kehidupan yang lebih baik di masa depan.

“Saya juga memberikan arahan dalam pelaksanaan kerja bakti agar petugas tetap memperhatikan protokol kesehatan,” imbuhnya”.

Selain itu di lokasi kebakaran, ia juga mengimbau kepada warga jika ingin meninggalkan rumah yakinkan bahwa kondisi arus listrik dalam keadaan posisi mati.

“Kemudian jika memasang instalasi listrik jangan satu kabel terlalu banyak beban colokan, ini yang sering menyebabkan arus pendek hingga kerap terjadinya kebakaran,” katanya.

Eman
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

Kakanwil Banten Berikan Gitar pada Wamenkumham

Published

on

Kepala Kantor Wilayah ( Kakanwil ) Kementerian Hukum dan HAM Banten, Agus Toyib dalam memberikan Cinderamata Hasil Karya

LEBAK, CAKRATARA – Gitar Akustik Hasil Karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan kelas III Rangkasbitung kembali menjadi pilihan utama Kepala Kantor Wilayah ( Kakanwil ) Kementerian Hukum dan HAM Banten, Agus Toyib dalam memberikan Cinderamata Hasil Karya Kepada Wakil Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia yang berlangsung di Aula Kanwil Kemenkumham Banten, Serang, Rabu (27/10)

Apresiasi dan kebanggaan tersebut lantaran produk gitar tersebut menjadi produk yang dipilih Kakanwil Banten untuk diberikan kepada orang nomor 2 di Kementerian Hukum dan HAM, Prof Dr. Edward Omar Sharif Hiariej dalam Kegiatan Penguatan Kompetensi Pegawai dan peresmian pusat layanan Terpadu Kanwil Banten.
Kepala Kantor Wilayah, Agus Toyib menyampaikan Wilayah Banten patut berbangga karena Pa Wamenkumham sudah berkenan hadir di Banten dan turut menyaksikan serta mendukung pameran Hasil Karya WBP yang digelar dalam rangka rangkaian Hari Dharma Karyadhika tahun 2021.
“Menjadi salah satu kebanggan kami, untuk memberikan hasil karya nyata dari pembinaan di Lapas Wilayah Banten yaitu Gitar Akustik kepada Pa Wamen, yang merupakan hasil produk asli tangan-tangan terampil WBP, yang sudah teruji kualitasnya dan bisa bersaing dengan produk lain pada umumnya. Kita juga punya produk-produk lain yang sudah diakui oleh masyarakat, dan itu bukti nyata hasil Pembinaan di Lapas, semangat terus,” Ujar Agus Toyib.
Menanggapi gitarnya diberikan kepada Wamenkumham, Kepala Lapas Kelas III Rangkasbitung, Budi Ruswanto mengaku semakin senang dan bangga atas kepercayaan pimpinan terhadap hasil pembinaan di Lapas Kelas III Rangkasbitung.
“Alhamdulillah menjadi pilihan utama lagi, tentu ini menjadi penghargaan dan motivasi bagi kita semua terutama WBP Lapas Rangkasbitung, kedepan kita terus gelorakan semangat dalam berkarya, kita bisa tunjukan bahwa WBP di Lapas Rangkasbitung dilakukan pembinaan sedemikian rupa dan kontribusi hasilnya juga nyata,” Tegas pria asal bandung ini.

Wahid

Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending