Connect with us

Budaya dan Pariwisata

BPPKB DPAC Banjarsari Gelar Seni Debus Peringatan Hari Lahir Pancasila

Published

on

By

memperingati hari lahir Pancasila, Ormas BPPKB DPAC Banjarsari menyelenggarakan seni debus di Alun-alun Kecamatan Malingping

LEBAK, CAKRATARA – Dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila, Ormas BPPKB DPAC Banjarsari, Alex Garung bersama anggotanya menyelenggarakan seni debus di Alun-alun Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai.

Kegiatan seni debus peringatan hari lahir Pancasila itu turut dihadiri oleh berbagai kalangan mulai dari pemerintah kecamatan setempat, masyarakat setempat, serta seluruh aktivis dari berbagai organisasi.

Momen tersebut dimanfaatkan oleh Ormas BPPKB DPAC Banjarsari dengan menggelar kegiatan Seni Debus untuk memeriahkan acara serta mengingatkan semua orang akan peninggalan sejarah nenek moyang yang harus tetap dilestarikan.

Ketua Ormas DPAC Banjarsari, Alex mengatakan kepada awak media bahwa dirinya sengaja menggelar kegiatan Seni Debus tersebut guna mengingatkan semua orang bahwa kesenian debus merupakan hal yang tak terpisahkan dari sejarah bangsa ini dan juga merupakan kesenian ciri khas yang ada di Provinsi Banten.

“Dalam kegiatan apapun Seni Debus akan kami terus gelorakan agar masyarakat kita tetap mengenal kesenian asli Banten,” tegasnya

Lanjut Alex, BPPKB DPAC Banjarsari akan tetap mengawal setiap peringatan hari raya besar nasional guna menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. Oleh karena itu, dirinya bersama anggota tetap terus melestarikan kesenian debus ini agar masyarakat khususnya generasi mendatang tetap mengenal kesenian asli Banten.

“Kegiatan Seni Debus ini penting dan akan kami tetap lestarikan sebagai sejarah nenek moyang kita serta agar masyarakat kita tidak kehilangan jati dirinya sebagai masyarakat asli Banten,” tutupnya.

Herdi Sudrajat
Cakratara

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Budaya dan Pariwisata

Menparekraf Menilai Rahaya Resto dan Resort Miliki Potensi Wisata Besar

Published

on

By

Menparekraf Sandiaga Uno menilai Rahaya Resto dan Resort memiliki potensi yang sangat besar menjadi sebuah infrastruktur wisata

LEBAK, CAKRATARA – Sebagai kebanggaan hotel dan restoran di Kabupaten Lebak, Rahaya Resto dan Resort mendapat dukungan dan motivasi dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno saat kunjungannya pada Jumat (20/8/21).

Dalam pesannya, Menparekraf Sandiaga Uno menilai Rahaya Resto dan Resort memiliki potensi yang sangat besar menjadi sebuah infrastruktur wisata yang dapat dibanggakan bagi wilayah Kabupaten Lebak.

“Terlihat potensi yang luar biasa, tampilan, model dan pelayananya sudah berkelas memadukan konsep pemandangan yang natural yang disukai oleh semua kalangan. Produknya juga beragam dan kreatif dalam menerima serta mengembangkan semua produk UMKM di Lebak. Saya yakin Rahaya bukan saja hanya mampu bertahan tapi mampu bangkit dan sukses menyajikan Resort yang sesuai dengan standar CHSE,” kata Sandiaga Uno.

Menanggapi kedatangan Menparekraf, Direktur Rahaya Resto dan Resort, Rosna Gustina Rahayu mengaku sangat senang atas kepercayaan masyarakat terutama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Pemda Lebak melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lebak.

“Tentu ini menjadi suntikan semangat kami bangkit dari situasi Pandemi, dengan standar yang sudah disesuaikan dalam pandemi. Kami yakin Rahaya Resort menjadi solusi dan juga salah satu dukungan kemajuan pariwisata di Lebak, kedatangan Menparekraf juga akan menambah kepercayaan kami dan masyarakat. Semoga selanjutnya kami bisa melaju sukses dan berkontribusi bagi perkembangan pariwisata di Lebak,” tutup Rosna sapaan akrabnya.

Direktur Rahaya Resto dan Resort, Rosna Gustina Rahayu bersama unsur manajeman menyambut kedatangan Menparekraf bersama rombongan. Turut hadir, Wakil Bupati Lebak, Sekda Lebak bersama Forkompimda Lebak dalam kegiatan pengembangan tata ekonomi kreatif.

Dalam kesempatannya, Direktur Rahaya bersama H. Hengki selaku Owner Rahayu berkenan memberikan buah karya UMKM Lebak berupa batik Lebak dan lukisan adat Baduy serta sajian Welcome drink gula aren yang membuat Sandiaga sangat menyukainya.

Terkesan dengan nuansanya, Menparekraf berkenan berganti pakaian dengan pakaian yang telah disiapkan oleh Manajeman Rahaya yaitu pakaian adat Baduy seperti yang digunakan Presiden Jokowi pada sidang tahunan MPR.

Herdi Sudrajat
Cakratara

Continue Reading

Budaya dan Pariwisata

Seni Budaya Padepokan Lapbas Maung Bodas Meriahkan HUT RI ke-76

Published

on

By

Padepokan Lapbas Maung Bodas turut meriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 dengan mengadakan seni budaya dari nenek moyang

LEBAK, CAKRATARA – Padepokan Lapbas Maung Bodas turut meriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 dengan mengadakan seni budaya leluhur turunan dari nenek moyang yang berlangsung di Kampung Keong, Desa Cikatapis, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten Rabu (18/08/2021).

Acara ini langsung dipimpin dan dibuka langsung oleh Ketua Padepokan Lapbas Maung Bodas H. Asmun yang disambut antusias oleh masyarakat.

“Kegiatan seni budaya ini merupakan hiburan untuk mengenang jasa pahlawan pejuang kita dulu yang mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia,” kata H. Asmun.

Menurut H. Asmun, kesenian budaya ini perlu dijaga dan dilestarikan, karena dengan mencintai seni yang di wariskan dari nenek moyang bisa menjalin suatu hubungan silaturahmi dan kekeluargaan.

“Dengan belajar seni bela diri ini bukan hanya buat untuk membela diri saja, namun banyak juga manfaatnya. Bahkan kita siap membela menjaga dan mengamankan tanah NKRI yang tercinta ini,” ujar H. Asmun.

Di tempat terpisah, H. Misnan sebagai tokoh masyarakat saat diwawancari awak media menyampaikan bahwa dirinya di usia yang sudah 74 tahun masih mencintai senibudaya. Kami, kata dia, seni budaya sudah menjadi bagian hidup bahkan sudah melekat pada diri dan jantung.

“Saya masih aktif kalau ada acara yang kebetulan sebagai peniup torompet. Saya pesan kepada penerus muda-mudi anak cucu dan cicit tolong jaga dan lestarikan seni budaya ini,” harap H. Misnan.

“Saya juga berharap nilail-nilai kehormatan budaya jangan sampai punah dengan adanya kemajuan dan banyaknya budaya luar yang masuk ke daerah kita ini,” tutupnya.

Wahid Abdullah
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications