Connect with us

Budaya dan Pariwisata

Desa Sukamaju Bangun Wisata Alam Gunakan Mata Air Ciparengrang

Published

on

LEBAK, CAKRATARA – Pemerintah Desa Sukamaju membangun wisata alam kolam renang Situ Parengrang dengan menggunakan air yang langsung dari mata air Ciparengrang tanpa menggunakan obat penjernih.

Wisata alam tersebut terletak di kaki Gunung Parengrang dan Gunung Batu tepatnya berada di Jalan Raya Cipanas Warung Banten, Kampung Nyigeulis RT 03/RW 01 Desa Sukamaju, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Kepala Desa Sukamaju, Kepala Desa Sukamaju Ahmad Hapidz Setiawan atau Jaro Wawan mengatakan, kolam renang tersebut menggunakan air yang langsung dari mata air Ciparengrang, Gunung Pareng dengan sistem pivanisasi langsung dari kalu Ciparengrang dan tanpa menggunakan obat penjerni. Karena air langsung dari kali mengalir ke kolam langsung ke pembuangan.

“Wisata alam kolam renang tersebut memanfaatkan potensi air dan indahnya gunung di sekitar itu dan juga ikut serta pada visi misi pemerintah kabupaten Lebak tentang destinasi wisata,” kata Jaro Wawan.

Ia berharap, sebagai pemilik wisata itu agar pariwisata di Kabupaten Lebak semakin tertarik dan menarik pengunjung dari lokal ataupun luar agar dapat membangkitkan ekonomi dan meciptakan lapangan kerja di Kabupaten Lebak khusus wilayah Kecamatan Sobang.

“Harapan saya kepada pemerintah mulai dari pemerintah kecamatan hingga pemerintahan Kabupaten terutama di bidang pariwisata dapat memberikan dukungan baik secara moril ataupun materil demi kemajuan dan keutuhan wisata yang ada di Desa Sukamaju Kecamatan Sobang,” tutupnya.

Kosasih
Cakratara.com 2021

Redaksi Cakratara.com melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI, apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Budaya dan Pariwisata

Keindahan Destinasi Curug Tujuh di Sawarna Timur Terhambat Akses Jalan

Published

on

keindahan Destinasi Wisata baru mulai familiar dengan kunjungan para wisatawan yang bernama Curug 7 (tujuh) berada di aliran Sungai Cibunar
Destinasi Wisata Curug 7 Sawarna Timur (Cakratara)

LEBAK, CAKRATARA – Terdapat keindahan Destinasi Wisata baru mulai familiar dengan kunjungan para wisatawan yang bernama Curug 7 (tujuh) berada di aliran Sungai Cibunar kembali ditemukan di Desa Sawarna Timur, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Keindahan Destinasi Wisata Curug 7 (tujuh) tersebut diketahui mempunyai tujuh Curug (air terjun) yang masih alami, berombak dengan dikelilingi batu-batu karang terjal. Salah satunya ada air terjun yang cukup besar dengan kolam yang cukup luas di bawahnya yang sangat cocok untuk dijadikan kolam pemandian.

Selain itu, Curug 7 memiliki keindahan yang asri mampu bersaing dengan tempat pariwisata lain pada umumnya. Di samping itu, tempat pariwisata itu dapat mendongkrak perekonomian masyarakat.

Namun, sayangnya akses jalan menuju ke Destinasi Wisata Curug 7 tersebut masih sangat ekstrim yang mana harus melalui tebing karang terjal dan lobang dari atas bebatuan yang sementara ini dibuatkan tangga.

Menurut seorang Pegiat Wisata Kabupaten Lebak, H.M Erwin Komara Sukma mengatakan, bahwa yang menjadi hambatan bagi para pengunjung tempat Wisata Curug 7 adalah sulitnya akses jalan untuk menuju Wisata Curug 7 (tujuh) akibat jalanan yang terjal dan berbatu.

“Yang dibutuhkan saat ini adalah infrastruktur jalan menuju Curug tujuh dan juga penataan Curug tujuh dengan dibuatkan jembatan dan tangga yang menghubungkan ke masing masing air terjun,” kata Erwin.

“Ketika ada pembangunan infrastruktur akses jalan menuju tempat Wisata Curug 7, tidak menutup kemungkinan akan lebih ramai para pengunjung yang datang ke lokasi yang kemudian dapat mendongkrak perekonomian masyarakat,” tutup Erwin.

Asep D Mulyadi
Cakratara

Continue Reading

Budaya dan Pariwisata

BPPKB DPAC Banjarsari Gelar Seni Debus Peringatan Hari Lahir Pancasila

Published

on

memperingati hari lahir Pancasila, Ormas BPPKB DPAC Banjarsari menyelenggarakan seni debus di Alun-alun Kecamatan Malingping

LEBAK, CAKRATARA – Dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila, Ormas BPPKB DPAC Banjarsari, Alex Garung bersama anggotanya menyelenggarakan seni debus di Alun-alun Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai.

Kegiatan seni debus peringatan hari lahir Pancasila itu turut dihadiri oleh berbagai kalangan mulai dari pemerintah kecamatan setempat, masyarakat setempat, serta seluruh aktivis dari berbagai organisasi.

Momen tersebut dimanfaatkan oleh Ormas BPPKB DPAC Banjarsari dengan menggelar kegiatan Seni Debus untuk memeriahkan acara serta mengingatkan semua orang akan peninggalan sejarah nenek moyang yang harus tetap dilestarikan.

Ketua Ormas DPAC Banjarsari, Alex mengatakan kepada awak media bahwa dirinya sengaja menggelar kegiatan Seni Debus tersebut guna mengingatkan semua orang bahwa kesenian debus merupakan hal yang tak terpisahkan dari sejarah bangsa ini dan juga merupakan kesenian ciri khas yang ada di Provinsi Banten.

“Dalam kegiatan apapun Seni Debus akan kami terus gelorakan agar masyarakat kita tetap mengenal kesenian asli Banten,” tegasnya

Lanjut Alex, BPPKB DPAC Banjarsari akan tetap mengawal setiap peringatan hari raya besar nasional guna menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. Oleh karena itu, dirinya bersama anggota tetap terus melestarikan kesenian debus ini agar masyarakat khususnya generasi mendatang tetap mengenal kesenian asli Banten.

“Kegiatan Seni Debus ini penting dan akan kami tetap lestarikan sebagai sejarah nenek moyang kita serta agar masyarakat kita tidak kehilangan jati dirinya sebagai masyarakat asli Banten,” tutupnya.

Herdi Sudrajat
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending