Connect with us

Nusantara

PWI Lebak Minta Jurnalis Patuh Kode Etik

Published

on

LEBAK, CAKRATARA – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lebak Provinsi Banten meminta jurnalis mematuhi Kode Etik Jurnalistik (KEJ) agar dalam pemberitaan yang dipublikasikan dapat dipertanggungjawabkan.

“Jurnalis itu bekerja harus profesional dan juga taat kode etik, sehingga menghasilkan berita yang aktual, benar dan berimbang,” kata Ketua PWI Kabupaten Lebak Fahdi Khalid di Lebak, Jumat (26/3/21).

PWI Lebak hingga kini terus mengoptimalkan pertemuan juga pembekalan, pembinaan dan diskusi agar pewarta bekerja di lapangan dapat mentaati kode etik.

Pertemuan itu, kata dia, dilaksanakan setiap bulan guna menghindari wartawan bekerja melakukan kesalahan fatal, seperti tidak mentaati kode etik juga menyebar pemberitaan hoaks.

“Jurnalis jangan sampai menyiarkan berita tidak jelas sumbernya dan itu bukan produk pers, sehingga wartawan dituntut bekerja profesional sesuai  Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers,” kata Fahdi.

Dikatakannya, setiap pemberitaan itu harus menyajikan berita yang imbang dan balans, sehingga tidak menimbulkan persoalan hingga ke Dewan Pers.

“Hukumnya haram jika jurnalis itu menyiarkan berita yang tidak imbang juga melanggar kode etik, terlebih berita hoaks,” tandasnya.

Ia mengatakan, setiap wartawan tentu wajib memahami kode etik, karena pekerja jurnalis itu adalah produk hak intelektual juga penyelesaian harus intelektual.

Selain itu, kode etik merupakan pondasi yang tidak boleh melenceng maupun melanggar aturan itu.

Sebab, beberapa kali kasus seperti itu terjadi di Kabupaten Lebak, karena menyiarkan berita tidak imbang.

“Kita minta jurnalis bekerja mentaati kode etik, karena wartawan juga tidak kebal hukum,” pintanya.

Ia juga meminta wartawan Kabupaten Lebak dapat menjadi jurnalis pembangunan (jurnalisme development) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jurnalis pembangunan itu menyajikan tulisannya dengan mempublikasikan yang mendidik, menghibur dan membangkitkan optimisme,” ujarnya.

Selain itu juga mendorong semangat nasionalisme dan cinta Tanah Air, sehingga masyarakat dapat melaksanakan hal-hal yang bersifat positif untuk kemajuan bangsa.

“Kami berharap jurnalis dapat menyajikan tulisan-tulisanya itu bersikap membangun sehingga masyarakat termotivasi untuk bangkit dari keterpurukan,” tutup Fahdi.

Asep D Mulyadi
Cakratara.com 2021

Redaksi Cakratara.com melayani HAK JAWAB, dan HAK KOREKSI, apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Nusantara

Aksi Solidaritas Wartawan Desak Polisi Tangkap Pembunuh Marshal

Published

on

Wartawan Siantar-Simalungun menggelar aksi solidaritas meminta pihak kepolisian segera menangkap pelaku pembunuhan terhadap Pimpinan Media

PEMATANGSIANTAR, CAKRATARA – Wartawan Siantar-Simalungun menggelar aksi solidaritas meminta pihak kepolisian segera menangkap pelaku pembunuhan terhadap Pimpinan Media Lassernewstoday, Mara Salim Harahap akrab disapa Marshal Harahap yang ditembak OTK saat menuju pulang ke rumahnya pada Jumat (18/6/2021) malam.

Seruan “Tangkap Pembunuh Marsal” menjadi viral di media sosial, bahkan kali ini meninggalnya Wartawan Siantar – Simalungun, Provinsi Sumut menjadi perhatian para Media, Ormas, OKP, Jurnalis, Wartawan dan Pers seluruh Indonesia.

Wartawan Siantar – Simalungun yang merasa prihatin saat ini berkabung atas meninggalnya Marshal Harahap dengan melakukan aksi solidaritas menyerukan “Tangkap Pembunuh Marsal” yang berlangsung di depan Balai Kota Pematangsiantar pada Senin (21/6/21) pukul 09.15WIB.

Setelah membacakan penyataan sikap di hadapan masyarakat dan ratusan insan pers, kembali melakukan aksi long march ke depan Polres Pematangsiantar.

Di depan Polres Pematangsiantar, para wartawan yang melakukan aksi solidaritas meminta supaya Polri khususnya Kepolisian Pematangsiantar dan Polres Simalungun bersinergi segera menangkap pelaku dan otak pembunuhan Marshal dengan menggunakan peluru tajam.

“Kami meminta dan berharap Aparat Penegak Hukum supaya segera menangkap pembunuh Marsal, kami akan selalu desak dan maju,” kata para wartawan sambari menyerahkan pernyataan sikap langsung kepada Kapolres Pematangsiantar.

Kapolres Pematangsiantar, AKBP. Boy Sutan Binanga Siregar SIK yang langsung menerima dan menghadapi rekan rekan pers yang melakukan aksi mengatakan sangat mendukung aspirasi rekan rekan pers dan meminta dukungan serta doa supaya pihak Kepolisian segera mengungkap tragedi pembunuhan Marshal Harahap sebagaimana juga telah diperintahkan.

“Kami dari jajaran Kepolisian sangat mendukung rekan rekan pers dan kami minta doa dan dukungan dari rekan rekna pers supaya kami mampu mengungkapnya” ucap Kapolres Pematangsiantar.

Setelah melakukan aksi solidaritas, Wartawan Siantar – Simalungun kembali bergerak menuju Polres Simalungun di Pamatang Raya untuk menyampaikan aspirasi dan pernyataan sikap untuk segera menangkap pembunuhan Marshal Harahap.

MS Nasution
Cakratara

Continue Reading

Nusantara

Puskesmas Majasari Kembali Gelar Vaksinasi Covid19

Published

on

Puskesmas Majasari menggelar vaksinasi Covid19 di Puskesmas dalam upaya mencegah terjadinya penyebaran Covid19 yang kembali meningkat

PANDEGLANG, CAKRATARA – Puskesmas Majasari menggelar vaksinasi Covid19 di Puskesmas dalam upaya mencegah terjadinya penyebaran Covid19 yang kembali meningkat di Kabupaten Pandeglang, Banten pada Senin (21/6/21).

Salah seorang peserta Vaksin Adik Rama ( 50 ) mengungkapkan kepada awak media bahwa kewajiban setiap masyarakat untuk mengikuti vaksinasi, apalagi dirinya sebagai Lurah Karaton Kecamatan Pandeglang sering berinteraksi dengan masyarakat.

“Sebagai kepala Kelurahan Karaton saya wajib turut serta untuk vaksinasi karena sering berinteraksi dengan masyarakat. Alhamdulillah vaksinasi ini tahap ke 2,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Wisnu Supardan, SH.i,. MM mengajak kepada seluruh masyarakat agar tetap mengikuti protokol kesehatan.

“Saya sudah melaksanakan vaksinasi yang ke 2 kalinya dan saya mengajak kepada warga masyarakat Majasari khususnya agar mengikuti vaksin dan tetap menjaga protokol kesehatan,” tutupnya.

Lia Barokah
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending

Klik izinkan notifikasi untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Abaikan
Izinkan Notifikasi