Connect with us

Bisnis dan Ekonomi

Dukung Pemulihan Ekonomi, DJKN Gelar Kedai Lelang Produk UMKM

Published

on

JAKARTA, CAKRATARA – Sebagai bentuk sinergi serta inovasi lelang pemerintah dan swasta guna mendukung pemulihan ekonomi, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) menghadirkan Kompetisi dan Inovasi (Kedai) Lelang Sukarela Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tahun 2021 dengan peserta yang terdiri dari 71 Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), dan terbuka bagi Balai Lelang, dan Pejabat Lelang kelas II di seluruh Indonesia.

Digitalisasi layanan lelang dan ketersediaan kantor pelayanan lelang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia telah menjadikan lelang sebagai salah satu instrumen jual beli yang mampu mengakomodir kebutuhan niaga masyarakat. Kedai Lelang UMKM tahun ini mengusung tema “Inovasi Lelang sebagai instrumen penjualan produk UMKM yang lebih baik, guna penguatan ekonomi masyarakat.”

Pencanangan Kedai Lelang UMKM tahun 2021 dilakukan pada Selasa (23/3/21) dengan kegiatan berupa webinar yang diisi oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara Rionald Silaban, Direktur Lelang DJKN Joko Prihanto, Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Eddy Satriya, serta dimoderatori oleh Tenaga Pengkaji Harmonisasi Kebijakan DJKN Djanurindro Wibowo.

“Penyelenggaraan Kedai Lelang UMKM dilatarbelakangi oleh keberhasilan lelang sukarela produk UMKM yang telah dilakukan oleh 53 KPKNL pada 16 Oktober hingga 28 Desember 2020 yang lalu. Dalam periode tersebut, sebanyak 1.101 objek lelang sukses terjual dengan pokok lelang yang dihasilkan sejumlah Rp235 juta. Hal ini menunjukkan tingginya potensi lelang sukarela produk UMKM yang ditunjang oleh penyelenggaraan lelang oleh DJKN.” ujar Direktur Hukum dan Humas  Tri Wahyuningsih Retno Mulyani.

Kedai Lelang UMKM tidak sekadar mewajibkan para peserta untuk menyelenggarakan lelang, melainkan juga mendorong mereka untuk berinovasi demi tercapainya produktivitas lelang UMKM yang setinggi-tingginya. Para peserta akan dituntut untuk mengembangkan terobosan-terobosan yang mampu menarik minat pelaku UMKM terhadap lelang, mengoptimalkan kegiatan pemasaran, meningkatkan sinergi dan kerja sama pihak-pihak terkait, serta menjamin mekanisme penyerahan barang yang efektif dan efisien.

Penyelenggaraan Kedai Lelang UMKM akan berlangsung sepanjang bulan April hingga minggu kedua bulan Agustus 2021. Hasil kegiatan akan disusun laporan yang sedikitnya memuat upaya yang telah dilaksanakan, kendala, dan manfaat kegiatan lelang UMKM bagi masyarakat dan DJKN. Pengumuman juara kompetisi akan dilakukan pada minggu keempat bulan September 2021.

“Seluruh inovasi peserta pada Kedai Lelang UMKM tahun 2021 diharapkan memiliki kebaruan, efektif, dapat ditransfer/direplikasi, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi kemajuan lelang dan UMKM Indonesia,” tutup Tri Wahyuningsih.

(Red)
Sumber: kemenkeu.go.id

Redaksi Cakratara.com melayani Hak Jawab, dan Hak Koreksi apabila ada keberatan atau ketidakpuasan dengan pemberitaan kami dan menjadi sengketa.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Bisnis dan Ekonomi

Disnaker Banten dengan Karang Taruna Latih Dasar Kewirausahaan

Published

on

Dibawah kepemimpinan Andika Hazrumy, Karang Taruna Provinsi Banten bersama Disnaker Banten mendorong lahirnya pengusaha muda

SERANG, CAKRATARA – Dibawah kepemimpinan Andika Hazrumy, Karang Taruna Provinsi Banten bersama Disnaker Banten mendorong lahirnya pengusaha muda. Sehingga, tercipta lapangan kerja. Salah satu yang dilakukan yakni dengan menggelar pelatihan dasar kewirausahaan disalah satu gedung KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang pada Selasa, 26 Oktober 2021.

Kegiatan digelar kerjasama antara Karang Taruna Banten dengan Disnaker Banten. Hadir sebagai narasumber, Direktur Pusat Data dan Statistik Karang Taruna Provinsi Banten Harits Hijrah Wicaksana, Ketua Biro Keanggotaan dan Kederisasi Karang Taruna Banten Tb. Lili Nazarudin.

Dalam kegiatan tersebut, Disnaker Banten menyampaikan berbagai teori menjadi pengusaha disampaikan kepada peserta yang berasal dari Kota Serang. Mulai dari materi tentang peluang, tantangan, hingga stategi dalam membangun usaha hingga sukses.

Seperti yang disampaikan Harits Hijrah Wicaksana. Sebagai narasumber, pria tersebut menegaskan bahwa membangun usaha tidak lepas dari peluang, strategi dan proses implementasi.

Terlepas jenis apapun usaha yang akan dijalan, Harits mengatakan, keberanian juga dibutuhkan untuk memulai menjadi pengusaha. Sebab, tantangan terberat dalam membangun usaha adalah rasa tidak percaya diri atau takut gagal.

“Membuka usaha itu memang ada dua resiko, yaitu usaha berjalan dan menjadi orang sukses, atau gagal mengelola usaha sehingga gulung tikar. Makannya membangun usaha itu butuh keberanian,” tegasnya.

Sebagai narasumber, Tb. Lili Nazarudin juga memberikan semangat kepada peserta untuk mulai membangun usaha. Sebab dengan membangun usaha, bisa membantu membangkitkan kemajuan ekonomi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekjen Karang Taruna Gatot Yan S, Koordinator Bidang Urusan Industri Perdagangan dan Kewirausahaan A Dadan Suryana, beserta sejumlah pengurus lainnya.

Red
Cakratara

Continue Reading

Bisnis dan Ekonomi

Gubernur Target Indikator Makro Ekonomi 2022 Sebesar 5,6%

Published

on

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengungkapkan, target indikator makro ekonomi Tahun 2022 sebesar 5,6%. Penetapan target memperhatikan

BANTEN, CAKRATARA – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengungkapkan, target indikator makro ekonomi Tahun 2022 sebesar 5,6%. Penetapan target memperhatikan kondisi pandemi Covid-19 yang berdampak pada semua sektor kehidupan masyarakat.

“Karena pandemi Covid-19, target yang sudah terkoreksi dalam RKPD yang telah disetujui Bappenas dan Kemendagri sebesar 2,5% – 3,5%. Realisasi target tersebut untuk Triwulan II mencapai 8,95%. Berada di atas rata-rata Nasional 7,07%,” jelas Gubernur WH dalam Rapat Paripurna Jawaban Gubernur Terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi  Mengenai Nota Pengantar Atas Raperda APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2022 di Gedung DPRD Provinsi Banten KP3B Curug, Kota Serang (Selasa, 12/10/2021).

Dalam rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten M Nawa Said Dimyati itu, Gubernur WH juga mengungkapkan terima kasih kepada Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Banten atas masukan dan saran yang diberikan terkait penyusunan RAPBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2022.

Dijelaskan, terkait angka kemiskinan pada tahun 2021 ditargetkan turun menjadi 4,9% – 5,9%. Untuk angka pengangguran, pada tahun 2021 terjadi penurunan angka pengangguran dari 10,64% di tahun 2020 menjadi 9,01% pada semester 1 2021.

“Pengalokasian anggaran dan kegiatan pada APBD 2022 harus konsisten dengan pendekatan kewilayahan,” ungkap Gubernur WH.

Dipaparkan untuk pembangunan wilayah Tangerang sebesar Rp 2,05 triliun lebih. Untuk wilayah Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon sebesar Rp 1,17 triliun lebih. Untuk wilayah Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang.sebesar Rp 674,3 miliar lebih. Belum termasuk alokasi Bagi hasil pajak Provinsi untuk seluruh Kabupaten/Kota dialokasikan sebesar 2, 7 Triliun, dan alokasi Bantuan Keuangan kpd Kab/kota sesuai kemampuan keuangan dan prioritas pembangunan,” ungkap Gubernur WH.

“Pada Tahun 2022, akan menuntaskan pembangunan jalan mantap sepanjang 15 km,” tambahnya

Masih menurut Gubernur WH, pada Tahun 2022 dianggarkan pembangunan jalan Lingkar Baros, pembebasan lahan ruas jalan Boru – Cikeusal, sebagian ruas jalan Pakupatan – Palima dan ruas jalan Tonjong – Banten Lama.

“Langkah strategis yang dilakukan dalam pemulihan sektor pariwisata dilakukan dengan penataan destinasi pariwisata, pemasaran dan promosi pariwisata, serta dukungan melalui RJMN 2019 – 2024 serta Perda Nomor 5 Tahun 2017,” ungkapnya.

Gubernur  WH juga menegaskan, alokasi belanja mandatory seluruhnya telah dapat dipenuhi dalam RAPBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2022.

” Menjadi komitmen bersama sebagai bentuk tanggung jawab kita sebagai penyelenggara pemerintahan daerah kepada masyarakat Banten untuk memberikan pelayanan pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang memadai,” ungkapnya.

Turut hadir : Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Plt Sekda Provinsi Banten Muhtarom, para kepala OPD serta tamu undangan.

Red
Cakratara

Continue Reading
Advertisement

Facebook

Trending