Cakratara.Com-
Raya seorang Balita dari desa Cianaga kecamatan Kabandungan Kabupaten Sukabumi meningal dengan sangat tragis dengan banyak nya cacing cacing yang keluar di setiap saluran lubang ditubuhnya, cacing yang keluar bahkan ada yang berukuran 15 cm, trahis nasib balita Raya yang ibunya terkena ganguan mental dan bapakya terkena penyakit TBC, karena dari tragisnya kematian Balita seolah tidak mengerakan Ketua Komisi IV, dikonpirmasi lewat pesan Whatsapp (WA) terkait tanggapan dan langkah komisi IV dengan kejadian tersebut hanya Cicing”(diam) tidak ada respon atau pun membalas pesan WA.

Sementara
Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi memiliki fungsi membidangi Kesejahteraan Rakyat dan Keagamaan. Ini mencakup berbagai urusan pemerintahan: pendidikan, kesehatan, sosial, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak , dengan diam tanpa jawaban sama sekali tersebut menjadi pertanyaan ” Inikah yang dinamakan Wakil Rakyat???”, dan Haruskah Masyarakat percayakan aspirasi ke legislatip seperti itu di priode berikutnya?,

Ketua komisi IV yang diduga tak tergerak dan hanya ” cicing” ketika di konfirmasi , berbeda dengan Hakim Adonara ketua umum LSM GAPURA (Gerakan Aktivis Penyelamat Uang Negara) yang di hubungi sangat cepat dalam respon.
Dalam kesempatanya Hakim Adonara mengkritik Tajam kinerja Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi

Menurut Hakim Adonara kasus ini menjadi bukti lemahnya fungsi pengawasan legislatif, khususnya Komisi IV DPRD yang memiliki tugas di bidang kesehatan dan sosial.
” Tragedi balita Raya bukan hanya soal kemiskinan dan sanitasi, melainkan cermin telanjang gagalnya fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran,” ujar Hakim dalam keterangan nya

Selanjutya Hakim Adonara menyoroti keseriusan anggota dewan yang dinilainya lebih banyak menghabiskan waktu untuk kegiatan seremonial dan kunjungan kerja, ketimbang memastikan layanan dasar kesehatan terpenuhi.
” Komisi IV seharusnya kritis mengawal anggaran kesehatan daerah agar program pencegahan berbasis lingkungan berjalan, memastikan, ini justru fungsi pengawasan mandul, keberpihakan lemah, dan rakyat kecil jadi korban,” tegas Hakim Adonara

Ia menambahkan, kasus Raya merupakan tamparan keras bagi DPRD Kabupaten Sukabumi. “Jika mereka masih abai, itu berarti amanah rakyat ditukar dengan kursi nyaman dan gaji besar yang dibayar dari uang rakyat, termasuk dari keluarga miskin yang anaknya meninggal dengan banyak nya cacing yang keluar” tutup hakim Adonara dengan tegas.

Harapan Masyarakat memilih wakil rakyat untuk dapat menyampaikan aspirasi menjadi harapan hampa, slogan bekerja untuk masyarakat hanya saat membutuhkan dukungan nya saja untuk menjadikan seorang dewan , yang pada ahirnya hal wajar untuk ditertawakan ketika priode berikutnya mencalonkan kembali bicara untuk Rakyat

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook