Kepala Kantor Pos Nagrak Kaget Petugas Kantor Pos Bagikan BLT BBM di e-Warung
CAKRATARA.com – Kepala Kantor Pos Nagrak Rahmat Kurniawan mengaku kaget karena dirinya tidak mengetahui jika petugas kantor pos membagikan BLT subsidi BBM di e-Warung dan KPM yang baru menerima uang bantuan langsung diarahkan berbelanja sembako di e-Warung tersebut.
“Saya bahkan tidak tau kalau petugas saya ikut membagikan juga. Jadi ini ada dua titik lokasi dimana yang saya tau pembagian BLT itu ada di Kantor Desa Kalaparea,” kata Kepala Kantor Pos Nagrak Rahmat, Jumat (23/9/2022).
Sementara hal itu baru terungkap oleh wartawan pada Rabu (14/9/2022) dimana petugas kantor pos membagikan BLT subsidi BBM di e-Warung dan para KPM yang baru menerima uang bantuan itu langsung diarahkan berbelanja sembako di e-Warung tersebut.
Atas kejadian itu, Kepala Kantor Pos Nagrak menjelaskan telah berkoordinasi dengan Kades Kalaparea Heri Kurniawan bahwa pembagian di e-Warung tersebut adalah arahan dari Heri Kurniawan.
“Kepala Desa Kalaparea Heri Kurniawan mengatakan bahwa itu tanggungjawabnya,” terang Rahmat singkat.
Terpisah, diberitakan sebelumnya hal yang sama juga terjadi di Kantor Desa Kalaparea, dimana KPM langsung dicegat di depan pintu untuk membelanjakan uang bantuan Rp 200 ribu pada sembako yang sudah di paket dilokasi kantor desa.
Sementara Camat Nagrak Drs Sabar Suko dihubungi via sambungan WhatsApp mengatakan pihaknya telah melaksanakan rapat pada hari Kamis 8 September 2022 untuk mengantisipasi adanya penyimpangan penyaluran BLT subsidi BBM dan BPNT Tunai.
“Saya sudah melaksanakan rapat pada Kamis 8 September 2022 kemarin, hal itu untuk mengantisipasi adanya penyimpangan penyaluran BLT BB dan BPNT Tunai, dan sebagai hasil rapat telah ditegaskan agar tidak mengarahkan KPM untuk berbelanja di e-Warung tertentu, tidak ada pemaketan,” tegas dia, Jumat (23/9/2022).
Sementara untuk masalah teknis dan titik penyaluran BLT BBM dan BPNT Tunai adalah kewenangan pihak kantor pos untuk itu, Sabar Suko menyerahkan sepenuhnya secara teknis kepada kantor pos.
“Apakah mau di kantor pos atau di desa untuk mempermudah pelayanan dan pihak Polsek maupun Koramil siap untuk mengawal keamanan petugas kantor pos,” terangnya.

Terpisah TKSK Kecamatan Nagrak Indra menambahkan dirinya sebagai TKSK sudah mensosialisasikan hal itu. Namun menurutnya ia sendiri tidak mengetahui kapan jadwal pembagian BLT BBM dan BNPT Tunai di Desa Kalaparea.
“Sebab dari kantor pos tidak pernah ada tembusan ataupun pemberitahuan kepada TKSK, dan dengan adanya kejadian seperti ini sebenarnya kami secara tidak langsung sudah gugur kewajiban, karena semua sudah disampaikan pada saat rapat,” ujar Indra, Jumat (23/9/2022).
Dengan adanya kejadian ini Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi harusnya bergerak cepat mengantisipasi dugaan adanya pelanggaran Pedoman Umum (Pedum) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Selain lokasi kantor desa dijadikan e-Warung dengan cara langsung mencegat para KPM dan juga adanya dua titik pembagian selain di kantor desa juga oleh petugas kantor pos. Dinsos Kabupaten Sukabumi diminta agar bisa membina dan memberikan sanksi tegas terhadap oknum-oknum yang bermain.
Reporter : Nandang Setiawan Meionk




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook