Connect with us

Nasional

Berbagi Spirit Belajar di Mancanegara, Wali Kota Bogor dengan Delegasi PPI Dunia

Avatar

Published

on

By

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto Berbagi Spirit Belajar di Mancanegara dengan PPI Dunia digelar di Ruangan Paseban Sri Bima,

Cakratara.com – Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto Berbagi Spirit Belajar di Mancanegara dengan PPI Dunia digelar di Ruangan Paseban Sri Bima, Balaikota Bogor, Minggu (22/8).

Delegasi PPI yang datang dari 60 negara untuk menguatkan pengalaman dan kesamaan yang akan menautkan semangat dua generasi yang berbeda. Itulah kesan yang mendalam dari pertemuan antara Wali Kota Bogor Bima Arya dengan puluhan delegasi Simposium Internasional Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI).

Berbagi Spirit Belajar di Mancanegara, Spirit idealisme serupa diungkap oleh Wali Kota Bogor Bima Arya. Bima banyak bercerita kenangan dan pengalamannya saat kuliah di Australia. Doktor ilmu politik Australian National University ini mengawali kisahnya dari mimpi untuk meraih gelar doktor sebelum usia 30 tahun.

Karena idealisme dan jiwa aktivis yang kuat, termasuk berkontribusi untuk Indonesia melalui organisasi, Bima akhirnya memutuskan untuk aktif dalam PPI Australia. Bima bahkan diberi kepercayaan menjadi ketua umum di organisasi tersebut.

“Organisasi seperti PPI ini memiliki nilai historis dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Saat ini peran PPI di seluruh dunia harus mampu mengisi kemerdekaan dengan kontribusi positif untuk pembangunan Indonesia,” ujar Bima Arya, mantan Ketua Umum PPI Australia.

Advertisement

Wali Kota Bogor Bima Arya Berbagi Spirit Belajar di Mancanegara, di tempat yang sama dalam sesi pertemuan ini Faruq Ibnul Haqi sebagai Koordinator PPI Dunia  sekaligus memoderatori sesi inspiration talk yang mengangkat tema spirit 100 tahun PPI untuk kebangkitan bangsa.

Faruq membuka dengan narasi historis lahirnya PPI 100 tahun lalu yang terbentuk di Leiden, Belanda pada tahun 1922. Peristiwa yang ikut berperan besar dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

“Sebagai organisasi tertua yang mewadahi pelajar Indonesia di luar negeri, PPI tidak bisa dipisahkan dari gerakan kebangsaan yang melahirkan Sumpah Pemuda 1928 yang akhirnya berhasil melahirkan NKRI,” papar Faruq, alumni Arsitektur Universitas Islam Indonesia (UII) yang kini sedang melanjutkan studi S3 perencanaan kota dan wilayah di University of South Australia, Adelaide.

Berbagi Spirit Belajar di Mancanegara  dengan delegasi Simposium Internasional Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) dengan 60 Pelajar Dunia menjadikan ini Spirit untuk kebangkitan seluruh pelajar Indonesia dalam berkontribusi mengisi kemerdekaan Indonesia.

Ramah tamah yang dikemas dengan sesi Inspirational Talk bertemakan ‘Spirit 100 Tahun PPI Untuk Kebangkitan Indonesia’ merupakan salah satu rangkaian Simposium Internasional XIV Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia.

Advertisement

Rudi Supriyadi

Cakratara

Advertisement
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications