LEBAK, CAKRATARA – Kepala Desa (Kades) Mekar Jaya Dodi menanggapi pemberitaan terkait dugaan penggelapan anggaran 8% dari dana desa untuk alat kesehatan (Alkes) Covid-19 sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas kesalahpahaman.

“Dalam hal ini saya kepala desa mekar jaya meminta maaf kepada rekan media ini atas kejadian yang terjadi pada saat ingin mengkonfirmasi terkait isu dugaan penggelapan anggaran  8% dana desa di desa mekar jaya, pada hari itu saya sedang tidak ada di kantor desa dikarenakan sedang ada keperluan di luar,” ucap Dodi.

“Mengenai staf saya yang menyampaikan statement kepada awak media bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti anggaran alkes covid 19 dialokasikan atau belum di desa mekar jaya  itu hanyalah kesalah pahaman saja,” imbuhnya.

Hasil konfirmasi dan klarifikasi dari kepala desa terkait dirinya saat di konfirmasi via telepon seluler maupun WhatsApp tidak dapat dihubungi dikarenakan nomor tersebut sudah tidak digunakan lagi.

“Adapun anggaran 8% dana desa yang dialokasikan untuk prokes covid 19 Alhamdulillah saya belanjakan alat kesehatan dan sudah melakukan pemesanan tinggal menunggu pengiriman dari pihak penjual,” terang Dodi.

Sementara itu Ade selaku anggota BBP DPAC Cileles yang turut mendengar langsung klarifikasi Kades Mekar Jaya dirinya membenarkan bahwa ini hanya ada sedikit mis komunikasi akibat dari komunikasi yang terputus antara pihak media dan Kepala Desa dan juga oknum pihak prades Mekarjaya yang abai terhadap pelayanan publik ketika ada pihak luar seperti wartawan datang ke Desa Mekarjaya mempertanyakan transparansi angggaran desa.

“Saya berharap pada perangkat Desa khusunya Prades Mekarjaya ke depan untuk lebih meningkatkan pelayanan publik agar setiap orang luar siapapun itu ketika ingin silaturahmi atau mempertanyakan terkait transparansi anggaran desa Mekarjaya usahakan untuk dilayani sesuai tupoksi nya masing-masing biar tidak ada mis komunikasi dan menimbulkan kegaduhan,” tutupnya.

Adnan Rohim
Cakratara

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook