Peternakan Ayam di Cantayan Tebarkan Lalat dan Bau, Warga Pasrah
SUKABUMI, CAKRATARA – Adanya peternakan ayam dengan 4 kandang besar berkapitas ribuan ekor menebarkan lalat dan aroma bau tidak sedap di sekitar perkampungan Cibarongbok RT 01/RW 05 Desa Cicantayan Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.
Dengan banyaknya lalat dan aroma bau masyarakat tidak bisa berbuat apa apa dan tidak berani melaporkan yang terjadi di lingkungan mereka, masyarakat hanya bisa diam pasrah dan mengeluh.
Peternakan ayam yang berada di lahan H. Hamid terdapat 4 kandang besar yang dapat berkapasitas mencapai ribuaan ekor tidak diketahui nama dan pemilik cv/pt dikarrnakan tidak ada petunjuk yang jelas bahkan masyarakat sekitar pun tidak mengetahui.
Sumantri Ketua Bumdes yang juga pelaksana di kandang dengan tegas menyebutkan proyek peternakan tersebut tidak ada izin.
Dikonfimasi ke H. Andi selaku Kepala Desa Cicantayan menjelaskan adanya peternakan mungkin ada ijin dari warga sehingga berdiri, dan sampai saat ini tidak ada keluhan warga ke desa.
Namun sangat terasa janggal ketika di tanya pemilik dan nama cv/pt Andi menjawab “bagaimana kita tau, ijin ke desanya saja ga ada,” jawab Andi.
Inisial A ,warga setempat menyebutkan warga di periode panen secara bergiliran dapat 1 ekor ayam itupun untuk 2 keluarga, selain itu tidak ada, mungkin tambahanya lalat sama baunya saja” ucap inisial A.
Senada dengan seorang ibu warga yang pasrah mengatakan lalatnya banyak, makanan, kopi selalu kena lalat, dari proyek sendiri tidak ada obat pengusir lalat,” tutupnya.
Peternakan ayam yang berdampak langsung pada masyarakat alangkah bijaknya pengusaha tidak hanya memikirkan keuntungan tapi perhatikan juga lingkungan dan masyarakat. Begitupun perangkat di wilayah setempat seharusnya punya ketegasan dalam menindak untuk memperingati pengusaha yang semaunya tanpa melalui prosedur ijin yang harus ditempuh.
Nandang Setiawan (Meionk)
Cakratara



Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook