Connect with us

Nusantara

Ormas BBP Desak Bank BRI Banjarsari untuk Evaluasi E-Warong

Published

on

Tim investigasi Ormas Badak Banten Perjuangan (BBP) DPAC Banjarsari melayangkan surat audiensi ke pihak Bank BRI Kabupaten Lebak

LEBAK, CAKRATARA – Tim investigasi Ormas Badak Banten Perjuangan (BBP) DPAC Banjarsari melayangkan surat audiensi ke pihak Bank BRI Unit Banjarsari Kabupaten Lebak guna mendesak BRI selaku mitra E-Warong sekaligus pemberi rekomendasi agar mengevaluasi E-Warong yang dinilai tidak layak.

Hal tersebut menindaklanjuti polemik E-Warong Putri Hanum yang berlokasi tepatnya di Kampung Sindang RT. 009 RW. 003 Desa Tamansari Kecamatan Banjarsari Kabupaten Lebak Provinsi Banten yang menuai permasalahan karena sebelumnya diduga tidak layak menjadi E-Warong BPNT penyalur program sembako.

E – Warong Putri Hanum Desa Tamansari milik Hendra yang diduga bermasalah terkait kelayakannya yang diduga tidak sesuai dengan pedoman umum program sembako BPNT 2021 dan juga dugaan kekecewaan KPM terhadap salah satu komoditi buah jeruk asam yang dibagikan oleh E-Warong milik Hendra pada penyaluran bulan April 2022 kemarin sehingga menjadi sorotan Ormas BBP DPC Kabupaten Lebak.

Dalam prosesnya kasus yang pada akhirnya menyeret nama kepala unit Bank BRI Banjarsari bermula karena ormas BBP DPAC Banjarsari mendorong permasalahan e-warong milik Hendra yang berlokasi di desa taman sari agar segera ditindak lanjuti oleh pihak Bank BRI unit Banjarsari dengan menyampaikan surat edaran audiensi kepada pihak Bank Penyalur yang memberikan rekomendasi e-warong di Kecamatan Banjarsari.

“Surat Audiensi ini telah saya sampaikan ke pihak Bank BRI pada tanggal 27 April 2022 dan diterima langsung oleh security Bank BRI namun pihak bank melalui securitynya menyampaikan bahwa pihak BRI meminta waktu untuk berkoordinasi dengan pihak BRI Cabang Rangkas” ujar Sujana

Advertisement

Dikatakan juga oleh Sujana selaku anggota tim investigasi BBP yang mempertanyakan kembali jadwal undangan audiensi dengan pihak BRI pada hari berikutnya tanggal 9 Mei 2022 dan pihak Bank BRI melalui securitynya, menyampaikan bahwa pihak BRI mempersilahkan untuk audiensi pada hari Kamis tanggal 12 Mei 2022 pukul 15.00 WIB. Namun ketika pada saat di temui pada hari Kamis kurang lebih pukul 14. 50, pihak BRI Unit Banjarsari melalui securitynya menyampaikan bahwa Kepala Unit BRI Banjarsari sedang tidak ada di tempat. Hal ini membuktikan pihak BRI tidak konsisten dengan janji yang telah di jadwalkan oleh mereka. Tutur Sujana, Jum’at (13/05/2022).

“Inkonsistensi Kepala Unit BRI Banjarsari terhadap jadwal Audiensi yang telah ditentukan menunjukkan sikap yang diduga tidak ada itikad baik untuk menuntaskan polemik E-Warong Desa Tamansari yang di pertanyakan oleh pihak BBP” Pungkas Sujana

Terkonfirmasi melalui pesan WhatsApp :
[13/5 13.53] Independen: Ijin mengkonfirmasi terkait audiensi dengan ormas BBP yang seharusnya kemarin diagendakan, kenapa tidak dilakukan??
[13/5 14.02] Ka unit : Waalaikumussalam
Iya pak kemaren sy ada kegiatan dadakan di Labuan
[13/5 14.08] Independen: Mohon maaf pak seharusnya bpk konfirmasi kalau tidak jadi karena dirasa audiensi itu sangat penting dan harus diprioritaskan
[13/5 14.12] Independen: Kemudian pihak BBP butuh penegasan juga pa krna permasalahan tsb harus segera diselesaikan oleh bapak sebagai kepala unit yang memberikan rekomendasi di kecamatan Banjarsari terkait e-warong
[13/5 14.21] Ka unit : Tahu ga pak Adnan klo dr surat permohonan mereka itu audiensi di minta tgl 28 april. Tp tidak ada,maka dr itu kemarin sy sampaikan utk dilaksanakan hari kamis karena perrimbangan sy 3 hari pertama masuk setelah libur kami ada frekuensi pekerjaan yg lebih padat. Terkait agenda sy hari kamis kan memang sifatnya insidentil,,
[13/5 14.22] Ka unit : Pada prinsipnya surat dr mereka sudah sy pahami dan juga sudah disampaikan ke tim Patugas Agen BRILink,, mohon waktunya karena kami juga ada mekanisme dan butuh waktu utk proses.

Sementara itu, saat ditemui di rumahnya Ketua DPC BBP Lebak Erot Rohman angkat bicara,”Statement yang disampaikan oleh Kepala BRI unit Banjarsari, ( ada frekuensi pekerjaan yang lebih padat ) terke san audiensi yang telah disepakati dengan ormas BBP tidak menjadi prioritas bahkan dirasa agenda audiensi diabaikan oleh Kepala BRI unit Banjarsari.

Adnan Rohim
Cakratara

Advertisement
Advertisement
Advertisement

Facebook

Trending

Cakratara.com Klik allow notifications untuk menerima berita dan pembaruan dari kami
Dismiss
Allow Notifications